Bintang sebanyak 10 juta apa yang dilihat seluas jempol tangan di depan mata kita


Science | 29 October 2020


Planet kita dan planet lain berputar mengitari matahari, dan matahari disebut sebagai Bintang.

Bintang di galaksi kita mungkin jumlahnya miliaran bintang. Tapi kita tidak dapat melihat seluruhnya. Hanya sebagian besar bintang yang terlihat bintang terdekat.

Bagaimana melihat 10 juta bintang, sulit membayangkan tanpa mengunakan instrumen astronomi. Dengan polusi cahaya, di kota maka cahaya bintang yang lemah tidak akan terlihat.

Perkiraan galaksi Bima Sakti memiliki rentang 120.000 tahun cahaya.
Dibagian tengah sedikit mengelembung dengan tinggi 15 ribu tahun cahaya.
Matahari kita berada 26.000 tahun cahaya dari pusat galaksi.

Sun position in Milky Way

Dengan posisi Bumi dan Matahari, manusia dapat melihat bagian yang membesar di tengah galaksi.

Dibawah ini foto mengunakan teleskop, tapi hanya sebagian yang di observasi

Di bagian agak ketengah menunjukkan bintang-bintang dalam gugus di dekat padat debu antar bintang yang buram.
Pemrosesan gambar: W. Clarkson (UM-Dearborn), C. Johnson (STScI), dan M. Rich (UCLA), Travis Rector (University of Alaska Anchorage), Mahdi Zamani & Davide de Martin.

Kumpulan bintang seperti berwarna biru disebut bola bintang, bukan satu bintang tapi beberapa adalah kumpulan bintang yang saling berdekatan membentuk seperti bola.


Jumlahnya dapat mencapai ratusan , ribuan bahkan puluhan ribu. Warna biru cerah lain menunjukan individu bintang yang panas.

Dibawah ini adalah area yang sangat kecil sebesar sudut jari tangan kita ketika melihat langit.



Bila lebih luas melihat ke bagian tengah galaksi Bima Sakti, dibawah ini adalah foto dengan jumlah 10 juta bintang.

10 juta bintang

Anda dapat melihat dan zoom dibagian atas di Noirlab.edu
Anda dapat melihat lebih jelas setiap titik tersebut memang berada dari cahaya bintang di galaksi Bima Sakti

Ada bagian unik di galaksi kita yang sangat fenomenal.
Ada perkiraan bahwa bintang di bagian yang menunjol di tengah galaksi, ketika lahir terjadi dalam 2 gelombang terpisah ketika proses galaksi Bima Sakti terbentuk.
Namun dari 70.000 warna  bintang menunjukan sebagian besar bintang lahir bersamaan antara waktu 10 miliar tahun lalu.

Beberapa bintang terkumpul dalam bentuk globular cluster atau gugus bola bintang.
Gugus tersebut sangat tua, dan mencapai ratusan sampai ribuan bintang disatukan dengan gravitasi mereka. Sehingga mereka terlihat berkumpul akibat gaya tarik diri mereka sendiri dan terlihat berkelompok.

Salah satu gugus bintang yang sangat besar disebut Globular Cluster M22 / Messier 22 atau nama lain NGC 6656

Bahkan kumpulan bintang disana memiliki bentuk elips (tidak bulat), berada di dekat rasi bintang Saggitarius atau di dekat bagian tengah galaksi.
M22 merupakan gugus bintang paling terang yang dapat dilihat di langit wilayah utara Bumi.
Area gugus bintang ini cukup dekat dengan jarak 10.600 tahun cahaya dari Bumi, menjadi gugus bintang pertama yang ditemukan karena cahayanya paling terang.

Dari Bumi mungkin terlihat seperti titik yang samar, tapi bila diamati bentuk kumpulan bintang akan seperti gambar dibawah ini.

Globular Cluster M22



Walau mereka terlihat seperti berkerumun, bintang bintang tersebut sebenarnya memiliki jarak cukup jauh. Seperti Bumi memiliki matahari, dan bintang terdekat dari matahari adalah bintang Proxima yang jaraknya 4 tahun cahaya. Jangan dikira mereka berkumpul seperti jarak antar planet. Galaksi kita memiliki bentangan cukup luas 120 ribu tahun cahaya.

2 peneliti melakukan survei Vera Rubin, kita dapat melihat sebanyak apa bintang dilangit.

Dibawah ini hanya mengambil bidang dengan sudut 4 x 2 derajat
Seperti anda melihat jempol tangan anda di langit, dan itulah wilayah yang dilakukan observasi.
Walau di area seukuran jempol tangan kita, bila diperluas dengan sudut 10 x 20 derajat yang ditemukan peneliti di daerah tersebut memiliki 250 juta bintang.



BIla melihat lebih luas seperti dibagian tonjolan, jumlahnya dapat mencapai miliaran bintang.
Tapi itu baru sebagian kecil dari seluruh jumlah bintang di galaksi kita.
Mungkin jumlahnya mencapai 400 miliar bintang, atau 1000x dari luas yang di observasi diatas.

Foto diatas diambil dari teleskop observasi Cerro Tololo di Chile.

Jumlah 400 miliar bintang amat sangat besar di galaksi kita. Tapi alam semesta tidak hanya membuat galaksi kita yang terbesar. Masih banyak lagi galaksi lain yang ukurannya saja sudah melewati ratusan kali lebih besar dari ukuran Bima Sakti.

Melihat lebih jauh berapa jumlah galaksi di alam semesta ini.
Itupun sulit, diperkirakan mencapai 2 triliun galaksi dan galaksi kita hanya salah satu darei mereka.

Kita hanya dapat mengabadikan sebagian isi galaksi kita sendiri. Walau yang dapat diabadikan jauh lebih sedikit diatas langit rumah kita.
Jauh dengan apa yang dilihat oleh teleskop untuk observasi
Video dibawah ini memiliki luas sekitar separuh dari pandangan mata kita ke langit.


Berita terkait
Bintang K2-239 diperkirakan disana terdapat 3 planet, bahkan ketiga planet memiliki ukuran seperti Bumi. Dan besarnya tidak jauh berbeda dengan Bumi. Bintang K-240 juga ditemukan 2 planet seperti bumi dengan permukaan batuan, diperkirakan 2 planet tersebut memiliki ukuran 2x lebih besar dari Bumi.

Bintang coklat atau bintang katai coklat disebut juga bintang gagal. Artinya bintang ukuran jauh lebih kecil, dibanding bindang berwarna kuning seperti matahari, dan masih lebih kecil dibanding bintang merah. Peneliti mengatakan jangan jangan jumlahnya cukup banyak.



Ukuran bintang Pi1 Gruis sekitar 700x lebih besar dari matahari kita. Dan mendapatkan tipe bintang sekelas Red Giant atau raksasa merah. Cahaya bintang ini begitu terang, mencapai ribuan kali dari kekuatan cahaya matahari.

Peneliti mengatakan ada hubungan antara magnetik bintang dengan sinar X yang dipancarkan. Ketika bintang berusia muda, mereka masih aktif secara magnetis, dan membuat putaran bintang lebih cepat. Seiring jalan, bintang mulai kehilangan energi rotasi.

Bintang HH 212 adalah bintang yang baru lahir. Bila gas disekeliling bintang baru ini berhasil menjadi satu bulatan. Nantinya akan membentuk proto-bintang bar, dan di masa mendatang akan muncul planet.

Di tahun 2012 teleskop VLT akhirnya terdokumentasi dengan baik. Dan bintang terbesar di galaksi kita yang pernah ditemukan dan diukur adalah bintang UY Scuti.  Mengalahkan rekor ukuran bintang Betelgeuse, VY Canis Majoris dan NML Cygni, yang ukurannya juga sangat besar.

Teleskop Gaia milik ESA mengabadikan beberapa gerakan bintang. Tapi 5 juta tahun kedepan, beberapa bintang yang ada bergerak. Bintang Gliese 710 diperkirakan akan menganggu tata surya kita, dengan mengeser awan Oort dan bumi terancam tertabrak komet



Apa yang dicari oleh teleskop Hera, adalah waktu dan kejadian ketika 13 miliar tahun. Masa tersebut atau ketika 13 miliar tahun lalu, alam semesta belum terbentuk banyak bintang untuk membuat galaksi. Hera akan mempelajari bagaimana benda benda yang terkena perubahan dilingkungan waktu itu.




No popular articles found.