Produsen ganti komponen SSD baik atau buruk Update


Shortstory | 2 December 2020

Ketika kita melihat review produk, menunjukan sebuah produk dengan performa sangat baik.
Tetapi satu tahun berlalu, ada yang berubah. Produsen bisa menganti komponen yang lebih baik, mungkin lebih rendah performa atau alasan lain.

SSD adalah salah satu komponen untuk mempercepat kinerja computer di bagian storage.
SSD juga terkena dampak ketika produsen merubah komponen yang ada, dan berbeda dengan komponen ketika diperkenalkan.
Produk yang di test di media menunjukan kemampuan kecepatan tranfer tinggi, termasuk spesifkasi lengkap dengan komponen.
Tetapi, apakah SSD tersebut sama seperti produk yang dipasarkan.

Dari Toms menguji model yang sama tapi dari 3 SSD NVMe dengan komponen berbeda.
Produsen menjual produk ke pasar dengan spesifikasi berbeda dari generasi sebelumnya.
Komponen yang dipakai berbeda dengan komponen chip yang dipasarkan setelah 2 tahun kemudian.

Produsen SSD menganti chip

ADATA model awal dengan produk yang dipasarkan berbeda kecepatan.
Performa SSD NVMe dengan kemampuan turun 500MB/s dibanding kecepatan tranfer model poertama.
Satu model dengan model yang sama, memiliki kemampuan 3,5GB / 3GB perdetik untuk read write. Sedikit lebih rendah dari kecepatan tranfer model pertama yang mencapai 4GB/s

Yang berdampak seperti model SSD kapasitas kecil. Chip controller diganti dengan versi lain.



Produk ADATA XPG SX8200 Pro NVMe bukan satu satunya model SSD dari produsen menganti komponen tanpa memberitahu ke pembeli.

SSD tersebut masuk sebagai performa SSD terbaik ketika di uji tahun 2018. Sekarang komponen tidak sama seperti model 2 tahun lalu atau sudah diganti.

ADATA XPG SX8200 Pro di awal mengunakan chip controller SMI SM2262ENG dan model terbaru sudah diganti ke SMI SM2262G.
ADATA mengatakan performa chip memiliki kecepatan yang serupa. Pada test, kecepatan tranfer lebih rendah. IOPS hanya mencapai 390K / 380K.

ADATA merubah Firmware, chip controller dan komponen NAND untuk model lebih baru.
Beberapa orang yang membeli bahkan mengembalikan ke toko, setelah melihat performa berbeda dari spesifikasi yang ditawarkan.

Penjelasan dari ADATA mengatakan, chip controller yang dipakai SM2262EN sama seperti SM2262ENG, sedangkan SM2262G adalah versi terbaru.

Dari SMI, pihak perusahaan pembuat chip controller SSD, membuat model chip lain tersebut untuk pelanggan tertentu.
Tujuannya bagi daya tahan chip NAND SSD, misal controller SMI SM2262G agar SSD NVMe mereka bekerja lebih lama.

Seharusnya produsen SSD mencantumkan perubahan komponen seperti seperti perubahan model chip yang dipakai.
Dan memberi tambahan keterangan, bahwa chip controller yang dipakai berdampak lebih lambat, tapi memberikan nilai lain.

SSD 1TB ADATA yang di uji di awal perkenalan berbeda dengan produk dipasarkan.
Produk yang dapat dibeli mengunakan chip SM2262G dengan clock lebih lambat.
Chip NAND mengunakan TLC Samsung 64 layer, produk yang dipasarkan bekerja dengan clock lebih rendah.
Bahkan Toms menyebut dengan nomor model yang sama, ada 3 varian SSD NVMe dengan komponen berbeda.

Produsen yang baik memiliki komitmen untuk tetap mempertahankan kualitas produk tetap sama.
Produsen SSD model SSD Enterprise atau DataCenter akan lebih ketat sebelum dipasarkan.
Bila ada yang tidak beres, dapat merugikan konsumen dengan kemampuan storage yang dipakai.

SSD kelas Enterprise membutuhkan valitasi cukup lama. Sedangkan SSD DataCenter setidaknya menawarkan perbaikan dari Firmware bila ada masalah di masa mendatang.

Berbeda dengan SSD konsumen seperti storage untuk gamer atau penguna biasa. Secara umum mereka mencari performa untuk kecepatan.


Tentu saja pengujian berbeda dibanding prosedur tes SSD Enterprise atau DataCenter.

SSD untuk konsumen dapat berbeda, ketika begitu banyak orang membeli.
Sampai satu saat persediaan komponen akhirnya tidak mencukupi. Dan produsen terpaksa menganti dengan komponen lain.
Yang lain memilih cara berbeda, diam diam menganti chip agar konsumen mendapatkan usia pemakaian lebih lama.

Bagi kelas gamer tentu tidak menguntungkan, karena mendapatkan spesifikasi lebih rendah karena mereka hanya mencari kecepatan terbaik.
Performa kadang dapat bervariasi dari konfigurasi berbeda, dan tentu saja kualitasnya bisa saja lebih rendah.
Tidak semua produsen merubah komponen chip lebih rendah. Beberapa produsen malah menganti dengan generasi baru yang lebih baik,

Crucial MX500 ketika dipasarkan mengunakan chip NAND tipe Flash 64 Layer TLC.
Tetapi perusahaan meningkatkan ke komponen Flash 96 layer yang lebih baik setelah pengunaan tipe chip 64 layer berakhir.
Tentu saja spesifikasi tersebut lebih baik dibanding produk sebelumnya.
Crusial secara jelas memberi nomor SKU baru dan spesifikasi kapasitas berbeda, untuk generasi ke dua Crucial MX500 ketika berpindah dari chip TLC ke QLC.

Samsung 850 EVO produk awal dan pembaruan, telah menganti tipe NAND flash dengan model Layer lebih besar.
Dampak baik malah meningkatkan kinerja SSD lebih tinggi dari model awal dan kinerja lebih efisien juga.

Team Grup, mereka pembuat hardware computer.
Menawarkan storage NVMe SSD MP34, mengunakan controller E12 Phison. Tapi diganti ke chip Silicon Motion SM2262EN.
Garansi yang ditawarkan juga berubah dari 3 tahun menjadi 5 tahun. Produsen Team tidak merubah nama dari nomor model SSD.

Kingston KC2000 generasi sebelumnya diganti komponen controller
Kingston menganti model menjadi KC2500 , dan performa lebih baik dengan teknik sederhana merubah kecepatan bus interface pada NAND

Western Digital melakukan perubahan spesifikasi harddisk tanpa menempatkan keterangan perbedaan kecepatan putaran RPM harddisk.
Akhirnya diketahui oleh pemakai harddisk WD untuk storage NAS yang biasa mengabung beberapa harddisk menjadi satu drive untuk backup.
Dampaknya, di sistem NAS kinerja harddisk lebih lambat, membuat tidak kompatibel dan tidak dapat digabung dengan harddisk WD lama mereka.
Jadi pembeli menanyakan, mengapa model sama tapi tidak bisa bekerja dengan baik dengan versi sebelumnya.
WD akhirnya memberi perbedaan keterangan dari tipe model yang sama tapi berbeda spesifikasi.

Western Digital Black SN750 NVMe storage.
Western Digital hanya merubah dari Firmware, dan menyebut sebagai SN750 NVMe New.
Agak lucu sebuah Firmware sampai harus menganti nomor model sebuah SSD.

Silicon Power, mengakui juga menganti komponen tapi dapat memenuhi kemampuan perangkat sesuai spesifikasi.

OWC, memilih menganti nomor SKU bila ada pengantian komponen.

SK Hynix, kami tetap mempertahankan komponen yang sama. Karena Hynix adalah produsen chip NAND. Dengan asumsi dari pihak pemasok (diluar chip NAND), tidak merubah spesifikasi.

Produk dengan perubahan komponen lebih baik tentu menguntungkan.
Tetapi produk dengan komponen yang diganti, lalu berdampak dengan performa. Membuat konsumen tidak menyukai, khususnya performa yang terlalu berbeda.
Perubahan komponen Storage tentu memberi manfaat bagi konsumen, tetapi produsen seharusnya memberi keterangan lebih jelas apa yang telah diganti oleh mereka.

Bagi kita, dari sisi mana melihat sebuah produk. Apakah mencari kecepatan untuk SSD, sedangkan SSD dengan tranfer rendah dianggap tidak baik.
Atau kita melihat kemampuan SSD dengan usia pemakaian lebih lama.
Kita sendiri yang dapat melihat manfaatnya, dan membedakan tujuan produsen untuk membuat produk mereka lebih bermanfaat.
Bila performa turun tetapi harga yang ditawarkan tetap sama, tentu menjadi pertanyaan. Mengapa membeli mahal tapi performa lebih rendah

Berita terkait
Kingston KC600 storage SATA lebih cepat harga tetap terjangkau. Versi upgrade SSD tipe 2,5 inci drive dengan koneksi SATA. Jangan ganti notebook atau PC lama, dapat di coba menganti harddisk ke SSD. Membuat kinerja notebook dan PC lebih cepat. Kecepatan dengan SATA 3, 550 MB/s dan 520MB/s untuk read dan write sekelas SSD high end.

Nevada baru menganti rambu batas kecepatan menjadi 129km perjam, beberapa negara juga menetapkan batas kecepatan 130km perjam . Tapi ditempat inilah siapa saja boleh ngebut secepat mungkin. Hanya batas kecepatan maksimum 10 Mach.



Ketika membeli SSD, yang dilihat adalah performa kecepatan read dan write. Setiap produsen mengeluarkan satu model SSD dengan berbagai kapasitas. Mengapa SSD kapasitas lebih kecil untuk model yang sama, memiliki performat lebih lambat

Berapa kecepatan tranfer tertinggi untuk SSD. Untuk kecepatan tertinggi bukan di interface SATA, tapi melalui jalur PCIe. SSD dengan interface SATA 6Gbps hanya mencapai kecepatan 500MB/s tapi tidak melewati angka 600MB/s. Batas kecepatan SATA hanya sampai disana

Android perlahan mendapatkan musuh. Bukan dari OS lain tapi dari cabang OS Android sendiri. Dari Cyanogen, Oxygen, Hydrogen, MIUI. Dan OS dari produsen Android sendiri yang membuat Tizen dari Samsung dan Huawei. Padahal seluruhnya berawal dari perkembangan dari OS Android




No popular articles found.