LG Autonomous disinfektan dengan UV 15 sampai 30 menit bersihkan ruangan


Green | 17 December 2020

Teknologi mempercepat pengembangan perangkat. Dari pengembang baru sampai industri masuk ke bidang kesehatan.
Tiba tiba kebutuhan teknologi membuat produsen membuka mata, produk apa yang harus buat sesuai kebutuhan masyarakat.
Produsen pembersih debu, mendadak menyiapkan mesin ventilator di awal pandemi.
Mempersiapkan alat bantuan pernapasan dan siap diproduksi untuk warga Eropa khususnya Inggris.
Alasannya, pasien yang sakit tidak selalu memerlukan alat bantuan pernapasan yang canggih. Mereka hanya butuh asupan oksigen selama pemulihan.

Kebutuhan sistem robot, sensor dan kecerdasaran  diawal berjalan lambat untuk kesehatan.
Tapi tahun 2020 mendapat akselerasi, setelah beberapa teknologi baru ternyata bisa dimanfaatkan bagi kesehatan masyarakat. Produsen besar di Amerika membuat sistem robot dengan berbagai teknologi, sehingga robot bekerja sendiri dan dapat mengenal lingkungan disekitar

Salah satu produsen adalah LG yang membuat sistem disinfektan berteknologi robot. Tidak secanggih sistem robot besar, tapi cukup untuk skala ruangan.
LG kembangkan robot yang dapat bergerak sendiri secara otonom untuk membersihkan ruangan seperti kamar.

Mengunakan cahaya sinar UV, dengan sistem robot yang otomatis bekerja sendiri.
Robot membawa lampu UV-C untuk membersikan ruangan.

Tetapi robot bukan dirancang untuk berjalan, hanya bergerak di sekitar ruangan dan putaran cahaya untuk melakukan disinfektan.
Pengunaan robot lebih efektif dan tidak menimbulkan dampak dibanding cairan.

Sistem kecerdasaran ditambahkan pada robot ini. Robot mengenal dengan sensor bila ada orang yang melintas.



LG Autonomous bukan untuk pemakaian dirumah.
Untuk ruangan  kamar seperti kelas sekolah, restoran, dan kamar hotel.
Memberikan penyinaran di bagian permukaan yang sering tersentuh. Ruangan akan dibersihkan dengan durasi 15 - 30 menit.

Sistem kendali dapat di kontrol dengan smartphone.
LG Autonomous UVC ini dapat menditeksi bila ada gerakan dari orang disekitar misalnya petugas yang kurang waspada.
Dan menghentikan sementara sistem otomatis, agar petugas tidak terpapar radiasi sinar UVC atau minimal meminalkan.

LG akan menampilkan robot LG Autonomous di pameran CES 2021.
Sepertinya Covid masih memiliki waktu panjang, membuat perusahaan besar merancang alat sanitasi.

Robot autonomous UVC

Berita terkait
Dua kata yang berbeda fungsi dan sering disebutkan adalah Sanitasi dan Disinfektan di era pandemi. Sanitasi terkait dengan membersihkan, seperti sabun. Sedangkan Disinfektan mengunakan cairan kimia. Keduanya memiliki tujuan yang sama, tapi pemakaiannya berbeda.

Banyak tipe masker, banyak masker N95 palsu. Bagaimana kita mengetahui keamanan masker yang dipakai, apa dampaknya. Sekarang kita dapat melihat dengan jelas. Tipe masker apa yang harus dikenakan, tidak begitu mudah. Mengunakan masker kain kadang membuat kita kesulitan bernapas. Peneliti menguji dengan cahaya laser



Teknologi wireless charger mulai digunakan untuk smartphone. Perangkat praktis tanpa perlu membawa kabel, letakan smartphone di atas adaptor wireles charger. Xiaomi membuat 50W wireless charger yang efisien.

Melihat aktivitas masyarakat terkait pandemi.Mei 2020 Jakarta parkir turun drastis. Apa yang dilakukan oleh perusahan besar teknologi dan layanan online.

Virus, disini bukan berbicara virus computer. Tapi kesehatan dan penyakit terhadap manusia. Virus memiliki kemampuan melakukan replika tapi membutuhkan induk atau inang sel. Hal ini membedakan antara virus dan bakteri. Media menyebut virus kolera, apakah virus dan bakteri sama.

Lingkungan anda bersih bahkan terlalu bersih. Maaf sistem kekebalan tubuh anda mungkin belum siap.Para ilmuwan Inggris menyarankan hubungan antara peningkatan kebersihan dan kondisi alergi - membuat sistem kekebalan tubuh kita menjadi tidak terlatih dengan baik. Ketika Medis dan kita salah

Cahaya UV dari matahari dapat mencapai permukaan bumi. 95% radiasi ultra-violet adalah tipe UV-A dimana dapat merusak lensa mata. UV_B yang beresiko menganggu mata. UV-C lebih berbahaya tapi tidak menembus permukaan Bumi. Kulit juga terkena dampak radiasi sinar UV, membuat keriput tapi bagaimana terjadinya.




No popular articles found.