Kapal cargo raksasa Ever Given panjang 400 meter nyangkut di kanal Suez akhirnya lepas


Stuff | 27 March 2021


3 April 2021
Kapten Marwa Elselehdar 29 tahun disalahkan karena kapal menutup kanal Suez, setelah muncul beberapa berita di internet pada akhir Maret 2021.
Dia tidak menyangka dirinya disangka berada di kapal Ever Given.
Marwa adalah kapten wanita perdata Mesir yang dilansir dari BBC.
Pada kejadian tersebut, Marwa dan rekan pertamanya berada ratusan km dari Alexandria di komandi Aida IV.
Dia bersama kapal latih dari akademi kelautan Mesir. Bukan menjadi pilot untuk mengantar kapal yang melewati terusan Suez
Berita palsu tersebut tidak jelas dan menyebar di media sosial.



24 Maret 2021
Sebuah kapal kontainer raksasa Ever Given nyangkut di terusan kanal Sues.
Kapal tipe Triple E tersebut kandas dengan badan kapal posisi miring menghalangi jalur kapal sebaliknya.
Sejak 24 Maret 2021 pengiriman barang melalui kanal Suez terhenti sementara.
Kapal raksasa Ever Given yang melintas memotong kanal Suez dikabarkan tertiup angin kencang. Kapal akhirnya tidak mampu di jalur, dan badan kapal bergeser miring lalu kandas menutup jalur lintasan pelayaran dunia.
Ini kejadian kedua dari kapal yang sama, 9 Februari 2019 di port Hamburg terjadi tabrakan dengan kapal feri Hadag akibat angin kencang.

Ever Given adalah 1 dari 11 kapal super cargo tipe Imabari 20000, dan salah satu kapal terpanjang di dunia.
Class Golden
Dibangun Imabari Shipbuilding Jepang.


Pengoperasian Evergreen Marine.
Beroperasi sejak 2018
Dengan daya angkut 20124 kontainer 7 meter.

Ukuran kapal dan foto satelit 26 Maret 2021

Ever Given Suez Canal

27 Maret 2021, kapal Ever Given terpantau data Vesselfinder.com, ketika signal navigasi masih berada disana.
Beberapa kapal tunda berusaha menarik kapal agar kembali ke jalur, bahkan satu traktor dan excavator membantu mendorong untuk membebaskan kapal yang kandas tersebut.
Satu kapal keruk membantu membersihkan lempur di sekitar kapal

Sebesar apa kapal Ever Given yang dimiliki maskapai Evergreen tersebut memiliki bobot 200.000 ton

Kapal cargo berbendera Panama memiliki panjang 400 meter dengan lebar 59 meter.
4 Maret 21 berangkat dari port Ningbo
5 Maret 21 Taipei
7 Maret 21 Yantian
12 Maret 21 Tanjung Pelepas Malaysia
22 Maret 21 tiba di port As Suwayz kanal Suez


23 Maret tersangkut di kanal akibat angin kencang dan badai debu.
Ever Given ada di urutan ke 5, dan 15 kapal lain di belakang.
29 Maret kapal berhasil keluar dari area kand, jadwal menuju Port Rotterdam Belanda sebagai port terbesar yang disebut Europoort.

Apa dampak penutupan jalur pelayaraan di kanal Suez.
Seperti terlihat data kapal yang diterima satelit pemantau, kanal Suez adalah rute 10% jalur transportasi perdagangan .
Beberapa kapal harus antri menunggu untuk melintasi kanal Suez.
Baik dari Eropa atau Timur tengah dan ke arah Asia menunggu di beberapa jalur masuk kanal Suez.

Canal Seuz traffic

Di sisi utara dari jalur Eropa. Kapal super tanker, super cargo untuk membaw kontainer, sampai kapal pembawa kendaraan masih antri
Di sisi selatan kanal juga terlihat seratus kapal besar masih parkir.
Yang mengkhawatirkan ada beberapa kapal sedang membawa ternak akan melintas di kanal Suez.
Satu kapal Unimar membawa ternak dari Spanyol ke Jeddah, berangkat 15 Maret 2021.
Kapal lain Omega berangkat 16 Maret menuju pelabuhan Said

Jalur kanal Suez sebenarnya sudah mencapai ambang batas untuk dilintasi kapal super cargo raksasa seperti Class Evergreen.
Jalur yang sempit, dan gangguan alam seperti angin kencang dapat mengeser posisi kapal keluar dari jalur yang dilewati.

Membebaskan kapal dengan menurunkan kontainer akan membutuhkan waktu berminggu-minggu. Tentu kapal lain yang tidak ingin terlambat harus mencari rute dengan memutar ke semenanjung Afrika menuju Eropa dan sebaliknya.

Dampak penutupan jalur pelayaran di Suez akan berdampak kelambatan pengiriman barang ke Eropa , Timur Tengah dan sebaliknya.

Jalur kanal Suez dan tracking kapal laut dapat dilihat melalui VesselFinder. Sekaligus dapat melihat berapa banyak kapal yang sedang berlayar di lautan.

29 Maret 2021
Kapal Ever Given berhasil digeser pada pagi hari. Posisi kapal sudah dapat di geser dengan ditarik sebuah kapal tongkak, dibantu dengan beberapa kapal lain.
6 hari harus menunggu dikeluarkannya kapal Ever Given, dan beberapa kapal angkut lain masih antri di jalur masuk.

Canal Seuz traffic Ever Given 29 March 2021


Berita terkait
Pesawat pembom B-52 liputan dari Smithsonian Channel. Walau sudah ada pesawat pembom B-2 Spirit, pesawat pembom B-52 tidak kalah canggih. Kabarnya baru kemarin tuh di pasangin radio baru, membawa persenjataan 31 ton

Truk Liebherr T 282 C adalah truk  dengan daya angkut luar biasa. mampu membawa beban total 600 ton, setara beban 15x truk kontainer. Truk Liebherr T 282 C dipastikan tidak akan ada di jalan raya. Karena bobotnya sangat berat dan ukuran lebih besar dibanding truk biasa.



Angkatan laut Amerika memiliki Hovercraft atau kapal ampibi yang dapat mendarat dari laut ke darat. LCAC - Landing Craft Air Cushion atau disebut juga Hovercraft ini berukuran sangat besar.  Hanya dimiliki 2 angkatan laut dari Amerika dan Jepang, dan masih bertahan sampai sekarang

Kecelakaan dua kapal kontainer raksasa saling bertabrakan di terusan Suez. Apa yang terlempar dari kapal ini, 2 kontainer nyemplung ke laut. Tidak diketahui kenapa satu kapal kontainer raksasa salah mengambil arah dan bisa saling mendekat

Jakarta ke Bandung bukan penerbangan paling singkat. Masih ada lagi jarak penerbangan paling pendek, ada di Skotlandia. Logan Air melayani penerbangan antara 2 pulai dari pulau Westray ke Papa Westray, tapi keduanya memiliki batas air laut.

Panjangnya ratusan meter, lebih tinggi dari stadium London Olympic. Itulah kapal Triple E yang mulai melayani angkutan barang bulan Juni 2012 lalu. Tahun 2018 kapal terbesar adalah kelas HMM dibangun di galangan kapal Korea.




No popular articles found.