Rover Ingenuity helikopter mini di Mars sejarah benda terbang di dunia lain


Science | 5 April 2021


Ingenuity sebuah helikopter mini dibawah bersama rover Perseverance.

Ingenuity sudah dilepas, diturunkan dari lambung rover Perseverance. Yang berada jauh dari Bumi dengan jarak 471 juta km.
Helikopter robot tersebut memiliki bobot 1,8kg, dengan bobot baterai 273g. Memiliki kecepatan 37km perjam.
Dengan dua baling horizontal dan ditempatkan panel surya kecil diatasnya.

Menjadi sebuah helikopter yang terbang di dunia lain, kata Nasa.
Percobaan terbang dilakukan selama 30 hari planet Mars (31 hari waktu Bumi), dan dimulai bulan April 2021.

Tahap percobaan pertama mencoba kemampuan helikopter terbang dan melayang selama 20-30 detik dan kembali mendarat.
Percobaan akan berbeda bila dilakukan di Bumi, mengingat atmofer Bumi dibagian tanah yang lebih padat.
Tapi di planet Mars, memiliki atmofer yang tipis.

Terbang secara terkontrol di planet tersebut lebih sulit dibanding di Bumi.
Ketebalan atmosfer Mars hanya 1% dibanding di Bumi, tetapi gravitasi disana sekitar 1/3 lebih ringan dibanding Bumi.
Planet hanya menerima setengah jumlah sinar matahari dari Bumi.
Suhu siang dibawah titik beku, dan malam lebih dingin mencapai -90 deg.C.
Suhu terlalu dingin dapat memecahkan komponen listrik yang tidak terlindungi.
Nasa memiliki rover lain untuk mengukur kondisi cuaca dan gempa dengan Rover Insight. Perangkat disana juga mencatat suhu, atmofer, tekanan, kecepatan angin di Mars.



Agar sesuai dengan akomodasi, ukuran Ingenuity harus diperkecil. Agar dapat terbang lebih ringan di planet Mars.
Helikopter disana juga dilengkapi pemanas listrik, panel surya dan lainnya. Nasa sudah menguji coba di ruang vakum di Bumi, tapi pembuktian dapat terbang harus dilakukan bulan April 2021.

Ingenuity Mars

Ingenuity diturunkan rover Perseverance menemukan bidang kosong seluas 10x10 meter.
Di Ingenuity tidak dipasang instrumen sain, dan tidak ada tujuan ilmiah.
Hanya ingin membuktikan semua data teknik yang dihitung di bumi dapat bekerja

Masalah partikel bermuatan listrik kecepatan tinggi dapat menjangkau permukaan planet Mars.
Peneliti harus mengawasi dampak dari magnet matahari untuk mencegah helikopter terkena partikel tinggi. Bila Matahari meluncurkan partikel tinggi, penerbangan ditunda untuk mencegah kerusakana instrumn dan membiarkan sampai partikel melewati planet Mars.

Mengapa, beberapa instrumen tidak dirancang kuat terhadap partikel tersebut.
Procesor yang digunakan mirip seperti procesor smartphone. Tapi di Bumi tidak masalah karena semua terlindung magnet bumi yang kuat dan membelokan radiasi elektron dari angin matahari.
Di Mars tidak memiliki magnet untuk pelindung planet itu sendiri. Perubahan bit 0 dan 1 akan mengacaukan sistem helikopter.

Tahap awal tim Nasa harus menunggu, apakah Ingenuity dapat bertahan dengan suhu dingin disana setidaknya di hari pertama setelah di turunkan.
Dilanjutkan dengan pengujian memutar baling dan memeriksa kinerja unit dan rotor dengan putaran 2.547 rpm.
Untuk upaya terbang seperti itu, di Bumi hanya membutuhkan putaran 300-500 rpm.
Di Bumi harus di lakukan dengan percobaan di ruang vakum. Dibutuhkan pilot drone berpengalaman hanya untuk memindahkan heli seperti ini terbang dan kembali. Percobaan sudah direncanakan sejak tahun 2014, tapi sulit dilakukan.
Solusinya, tim peneliti membuat dron dengan computer dan sensor agar helikopter dapat mengkontrol sendiri dan menyesuaikan kecepatan, arah dan ketinggian.
Benda yang diterbangkan harus sangat ringan. Helikopter dilengkapi procesor Snapdragon 801.
Instrumen harus dipertahankan untuk bekerja di suhu cukup hangat. Procesor Snapdragon hanya bekerja sampai suhu -40 deg.C, sedangkan suhu di Mars berada dibawah -70 deg.C

Misi selanjutnya menerbangkan Ingenuity, dan kembali diturunkan. Mengambil data teknik pertama termasuk video yang di rekam oleh rover Perseverance yang ada di dekatnya.

Tahap percobaan akhir melihat data dari camera ketika helikopter terbang.
Setelah pengujian selesai baru ditentukan kapan, dan bagaimana melanjutkan pengujian yang diperlukan.






+ mars.nasa.gov

Berita terkait
Rover Mars 2020 adalah robot yang akan dikirim ke planet Mars. 3 antena dari rover untuk komunikasi ke Mars. Tugas mengumpulkan sampel batuan dan analisa lingkungan di planet Mars, dan sampel dikirim kembali ke Bumi untuk dipelajari. Dari 7 rover milik Nasa, hanyarover Perseverance yang memiliki kemampuan khusus membawa paling banyak instrumen di planet Mars.

Peneliti mencari jawaban, mengapa planet dapat bergeser atau berubah seperti terjadi longsor yang sangat dalam. Walau disebutkan tidak ada aliran air, sungai, bahkan tidak ada awan seperti Bumi. Salah satu jawabannya data di Bumi memiliki kemiripan dengan Mars. Lalu apa penyebabnya



3 badan antariksa mengirim 3 pesawat ruang angkasa. Nasa dengan robot Perseverance, China mengirim Tianwen-1 dan Uni Emirat Arab mengirim Hope / Al-Amal. Ketiga pesawat sudah tiba di Mars, karena berangkat hampir bersamaan Juli 2020 lalu. Mengapa berangkat pada waktu yang hampir sama.

Sekarang kita dapat mengetahui laporan cuaca di planet Mars, termasuk ada 100 gempa lebih disana. Nasa JPL membuat data suhu di planet Mars setiap hari. Nasa mengirim probe Insight ke planet Mars, untuk mencari data di bawah permukaan tanah tapi gagal

Rover Curiosity mengambil foto selfie di planet Mars Oktober 2020. Robot terlihat sudah berdebu terkena material. Bagian roda robot terlihat berlubang. Sejak pertama mendarat 6 Agustus 2012. Masih bekerja untuk misi selanjutnya untuk menjelajah di permukaan gunung Sharp planet Mars

Ruang angkasa adalah ruang vakum. Tapi apakah vakum dari seluruh isinya, tidak ada udara, tidak ada gas. Ruang hampir merupakan ruang hampa absolut, tetapi bukan karena terhisap tetapi karena hampir kosong. Lalu apa penyebanya.

Pesawat ruang angkasa membuktikan adanya jejak air di planet Mars. Penemuan pesawat Mars Express menemukan es di atas kawah Korolev. Mungkin di planet Mars dahulu memiliki atmofer cukup tebal. Dan planet lebih hangat dibanding saat ini.



Astronom membuat sebuah gambar dengan observasi dari teleskop radio. Dimana gambar setiap titik ini adalah gambar galaksi yang sangat jauh. Dan belum pernah terditeksi sebelumnya. Bagaimana setiap titik ini di dapat. Foto tentang galakasi ini diabadikan dari teleskop radio South African Radio Astronomy Observatory MeerKAT.




No popular articles found.