Moxie membuat oksigen di planet Mars telah di uji


Technology | 22 April 2021


Moxie dapat bekerja April 2021
NASA mengumumkan telah berhasil mengubah atmofer Mars menjadi oksigen.
Penemuan tersebut dapat membuka jalan penyimpanan oksigen di Mars, dan skenario futuristik membuat oksigen bagi astronot di masa depan.

NASA menjelaskan sistem eksperimental seukuran pemanggang roti. Adalah demonstrasi teknologi yang melibatkan konversi atmosfer berbasis karbon merah dioksida merah dan dirubah menjadi gas oksigen.

Tetapi ini bukan satu satunya peralatan yang membantu astronot di masa mendatang.
Roket juga tergantung dengan gas oksigen sebagai salah satu elemen roket pendorong. Membuat astronot dapat terbang ke luar dari Mars setelah misi mereka selesai dan kembali ke Bumi.

Percobaan awal, Moxie melakukan pemanasan selama 2,5 jam.
Dan pengoperasian selama 75 menit menghasilkan gas oksigen 5,37g dari bahan karbon dioksida di atmofer planet Mars.

MOXIE percobaan telah berhasil

Bila percobaan tersebut layak, dapat dibuat ukuran lebih besar dan lebih kuat.
Instrumen Moxie di awal percobaan cukup memberikan oksigen bagi astronot untuk bernapas selama 10 menit.
Pengujian lanjutan dalah kinerja perangkat tersebut dalam perbedaan suhu dankondisi. Mengingat Mars memiliki suhu sangat dingin dan kurangnya cahaya matahari.
Pertanyaan kedua, oksigen memiliki titik beku -218 derajat Celcius.
Suhu Mars rata rata -62 deg.C., suhu malam dapat turun sampai -140 deg.C sedangkan siang dengan jarak terdekat ke Matahari mencapai 30 deg.C
Tentu oksigen harus ditampung dan di hangatkan untuk astronot. Bila oksigen terlalu dingin, dapat membekukan paru paru



Moxie Maret 2021
Sebuah kotak kecil terbungkus warna emas dibawa bersama robot Perseverance. Alat seukuran pemanggang roti akan diuji coba
Peralatan tersebut akan membuka salah satu kunci dari tantangan manusia menjelajah ke planet Mars.

Karena peralatan tersebut harus membuktikan apakah teknologi mampu membuat oksigen sendiri di planet Mars yang penuh dengan gas CO2.

Setelah mendarat dengan selamat di Mars pada 18 Februari, penjelajah terbaru NASA Perseverance, baru saja memulai eksplorasi ilmiahnya di Planet Mars.

Robot seukuran mobil akan membantu membuka jalan bagi manusia masa depan untuk melakukan perjalanan ke dunia tetangga.
Karena robot Perseverance membawa sebuah instrumen kecil yang dikenal Mars Oxygen In-Situ Resource Utilization Experiment (MOXIE).

Mars Oxygen In-Situ Resource Utilization Experiment (MOXIE)

Moxie, akan segera mengeluarkan oksigen berharga dari atmosfer beracun Mars.
Memiliki bentuk kubus berwarna emas dan seukuran kotak roti.

Moxie tersimpan di dalam sasis Perseverance, di mana nanti akan melakukan demonstrasi pertama di planet lain tentang pemanfaatan sumber daya di lokasi eksplorasi atau disebut ISRU.
Artinyai menggunakan sumber daya lokal seperti membuat oksigen untuk eksplorasi dibanding membawa semua bahan yang diperlukan untuk penjelajahan dari Bumi.



Dari mana pembuata Moxie. Penemunya berkat ketekunan Eric Daniel Hinterman, seorang mahasiswa doktoral teknik kedirgantaraan di Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan anggota tim MOXIE.

Oksigen berguna bagi astronot untuk bernafas, tetapi Hinterman mengatakan oksigen lebih penting sebagai propelan roket atau bahan bakar roket.
Ketika dikombinasikan dengan hidrogen, oksigen terbakar dengan ledakan kuat yang digunakan untuk pendorong banyak roket modern dari tempat peluncurannya.

Bahan bakar propelan yang dibutuhkan untuk berangkat dari Bumi dan terbang ke Mars.
Pesawat ruang angkasa yang membawa manusia ke Planet Merah setidaknya membutuhkan antara 66.000 dan 100.000 pound (30.000 - 45.000 kg)  oksigen untuk kembali pulang ke Bumi
Kita bisa mengirim oksigen dari Bumi ke Mars, tapi jika kita bisa dibuat disana akan menghemat dana eksporasi" kata Hinterman.

Setiap oksigen tambahan yang dihasilkan melalui teknologi ISRU dapat masuk ke sistem pendukung kehidupan untuk astronot, seandainya nanti mereka berada di permukaan Mars, kata Hinterman.

Sementara Hinterman dan tim masih menunggu uji coba Moxie mereka berhasil.
Bila eksperimen yang dilakukan di planet Mars memang berhasil, akan menjadi data awal yang berharga.

Percobaan Moxie belum dijawalkan. Tapi akan dilakukan dalam waktu tidak lama.

Moxie berisikan sistem elektrolisi oksigen padat kata Hinterman.
Prosesnya melibatkan pengambilan sampel kecil dari atmofer planet Mars.
Atmofer planet Mars hanya berisikan karbondioksida dengan urutan elemen 1 atom karbon dan 2 atom oksigen atau CO2.

Perangkat Moxie akan melakukan proses dengan memanaskan udara mencapai 800 derajat Celcius dengan memberikan tegangan di atasnya.
Fungsinya untuk memisahkan gas CO2 menjadi CO dan O.

Perangkat Moxie tidak dilengkapi alat penyimpan seperti apa yang kita bayangkan.
Tapi hanya memeriksa bila elemen CO2 dapat dirubah menjadi satu elemen penting gas O2.
Karena Moxige hanya alat prototipe kecil, yang mungkin setelah menjadi unit eksporasi akan berukuran 200x lebih besar.

Untuk percobaan tidak dilakukan satu kali. Tapi berkali kali selama satu tahun penjelajahan robot Perseverance.
Termasuk percobaan pada siang di planet Mars,  malam yang amat dingin, dan percobaan ketika terjadi badai debu.
Mengapa dilakukan dengan banyak variasi iklim di planet Mars.
Agar alat instrumen Moxie memang diyakini bekerja dalam segala kondisi. Atau setidaknya peneliti tahu, dalam kondisi apa dari perangkat Moxie tidak dapat bekerja.

Hinterman juga menyebutkan, alat tersebut harus dilakukan beberapa kali percobaan.
Untuk memastikan kehandalan perangkat dapat bekerja. Bila instrumen tersebut berhasil, menjadi perangkat paling penting bagi manusia dapat bertahan hidup di planet Mars.

Hinterman mengatakan dia sangat senang melakukan percobaan yang sangat penting. Khususnya bagi penjelajahan manusia ke planet Mars yang akan dilakukan dalam beberapa dekade mendatang.

Agustus 2014

Ini bukan film tapi rencana Nasa pada tahun 2020. Nasa akan mengirim Rover ke Mars untuk memompa karbon dioksida ke atmosfer Mars. Sekaligus mempompa oksigen murni untuk ditampung sebagai cadangan, siapa tahu manusia jadi bermigrasi ke Mars.

Peralatan Mars Oxygen In-Situ Resource Utilization Experiment (MOXIE) menjadi salah satu satu dari tujuh instrumen yang dibuat Nasa.

Teknologi yang sama pernah digunakan beberapa tahun, dengan mengolah oksigen dari gas karbon dioksida di stasiun ruang angkasa (ISS).


Berita terkait
Teori astronom untuk Goldilock, dimana sebuah planet memiliki suhu yang tepat untuk kehidupan. Asisten profesor Washington University, ada faktor penentu baru dengan  ukuran planet bukan hanya besar dan kecil, tapi berdampak mempertahankan magnetik planet, cairan, atmosfer yang ada sesuai bobot ukuran planet.

Teknologi terbaru di smartphone adalah camera. Xiaomi mengembangkan sendiri camera dibawah layar generasi ke 3. Cahaya yang tertangkap sensor dapat melewati subpiksel dan tidak merubah warna RGB. Awalnya diragunkan, ketika ZTE menampilkan smartphone camera In Display, hasilnya kurang baik.



Helikopter Ingenuity berhasil terbang di planet Mars. Tonggak sejarah antariksa benda melayang di dunia lain. Planet berbeda, atmofer berbeda,gravitasi berbeda, aturan tentu berbeda. Kerapatan atmofer planet Mars hanya 1% dari Bumi, suhu dingin, dan partikel energi tinggi dapat menabrak masuk ke planet dan merusak instrumen.

Rover Mars 2020 adalah robot yang akan dikirim ke planet Mars. 3 antena dari rover untuk komunikasi ke Mars. Tugas mengumpulkan sampel batuan dan analisa lingkungan di planet Mars, dan sampel dikirim kembali ke Bumi untuk dipelajari. Dari 7 rover milik Nasa, hanyarover Perseverance yang memiliki kemampuan khusus membawa paling banyak instrumen di planet Mars.

Sekarang kita dapat mengetahui laporan cuaca di planet Mars, termasuk ada 100 gempa lebih disana. Data gempa planet Mars yang tercatat sejak 2019 dan 2021, dapat memperkirakan seperti apa inti planet Mars. Disana hanya terjadi gempa kecil dan sebagian saja mencapai magnitudo 4.2. Durasinya hampir selama 1,5 jam

Ruang angkasa adalah ruang vakum. Tapi apakah vakum dari seluruh isinya, tidak ada udara, tidak ada gas. Ruang hampir merupakan ruang hampa absolut, tetapi bukan karena terhisap tetapi karena hampir kosong. Lalu apa penyebanya.

Sinyal FRB 121102 menjadi sinyal pertama yang berulang setiap 157 hari. Dan pelacakan menujukan sumber sinyal berasal dari 8 miliar tahun cahaya dari Bumi. Sinyal tertangkap oleh  Observatorium Radio Owens Valley - OVRO milik CalTech di dekat Bishop, California. Kali ini tim Australia dan Rusia juga menangkap beberapa sinyal dari ruang angkasa lain.



Tahun 2004 Nasa mengirim robot Opportunity ke planet Mars, 15 tahun berlalu robot tersebut ada disana. Awalnya untuk misi selama 90 hari. Nasa mendapat kabar buruk, robot Opportunity sementara tidak bekerja masalah baterai. Setelah beberapa bulan tidak mengirim sinyal. Panel surya tertutup debu, membuat robot kehabisan power pada baterai. Kemungkinan tidak dapat bekerja lagi.

Sangat jarang kita menemukan di planet ini dari batuan dengan usia lebih tua dari Bumi. Meteorit merupakan bukti, mengapa batuan tersebut penting. Ilmuwan memperkirakan telah menemukan sebuah batu yang usianya 4,6 miliar tahun. Hampir sama tuanya dengan tata surya kita, dan jauh sebelum Bumi ada seperti sekarang.

Plasma adalah materi ke 4, setelah gas, padat dan cair. Plasma disebut sebagai gas terionisasi. Di bumi, materi plasma dapat dibuat tapi tidak bertahan lama. Seperti pemanas fusi nuklir, di alam semeta materi plasma hal biasa seperti bintang atau mataharai kita

Apakah Supernova. Sederhananya sebuah bintang yang meledak adalah Supernova. Bila letaknya tidak jauh dari Bumi akan tampak cahaya sangat terang. Apakah ledakan bintang berbahaya bagi manusia di Bumi, berapa jarak aman kembali di revisi

Rover mengirim postcard foto pagi dan malam di Mars berwarna. Foto awan di planet Mars tinggi 60km Mei 2021. Rover Curiosity mengambil foto selfie di planet Mars Oktober 2020. Robot terlihat sudah berdebu terkena material. Bagian roda robot terlihat berlubang. Sejak pertama mendarat 6 Agustus 2012.




No popular articles found.