Film Stowaway perjalanan ke Mars 2 tahun tapi kehabisan oksigen


Stuff | 22 April 2021


Stowaway film thriller fiksi ilmiah tahun 2021, ditulis oleh Joe Penna dan Ryan Morrison dan disutradarai oleh Penna.

Film ini dibintangi oleh Anna Kendrick, Daniel Dae Kim, Shamier Anderson, dan Toni Collette.

Film ini dirilis oleh Netflix dan Prime Video (Kanada) pada tanggal 22 April 2021

Stowaway Netflix Sinopsis perjalanan ruang angkasa

Sinopsis film Stowaway menyangkut misi tiga orang ke Mars yang melibatkan kapal ruang angkasa bersama Doctor Zoe (Anna Kendrick), Kapten Marina Barnett (Toni Collette), dan ahli biokimia David (Daniel Dae Kim).
Perjalanan yang harus dihadapi selama 2 tahun. Di awal terlihat baik baik saja. Selanjutnya siapa tahu.

Tugas tim ilmuwan ini menjadi bagian membawa peralatan dan percobaan tumbuhan penghasil oksigen, yang nantinya untuk membangun kehidupan di planet lain agar layak huni seperti Bumi.

Tapi dari 3 astronot, satu penumpang gelap ikut terbawa di pesawat. Seorang teknisi ternyata masuk ke ruang pesawat di awal keberangkatan, walau dia tidak sengaja ada disana.
Dia ingin pulang dan tidak mau menghabiskan perjalanan selama 2 tahun untuk ikut dengan tim astronot.

Adengan film dibuat cukup detil, dengan dekor pesawat ruang angkasa, mesin penelitian atau astronot ketika keluar dari stasiun.
Film ini memang kalah tegang dibanding Gravity. Tapi cukup menarik, sebagai edukasi seperti apa perjalanan di ruang angkasa yang tidak selesai satu dua hari atau satu minggu, tapi dua tahun.

Para astronot di pesawat harus menghadapi krisis tidak terduga. Apa yang harus mereka lakukan, bagaimana menangani masalah. Dimulai kerusakan alat penarik karbon dioksida sebagai instrumen penopang hidup. Alat penting tersebut rusak dan tidak diperbaiki karena terjadi korsleting.


Lalu bagaimana dengan cadangan oksigen. Ini bukan angkutan jarak dekat tapi jutaan km dari Bumi.

Dengan bahan bakar yang cukup untuk satu kali perjalanan, persediaan oksigen dirancang untuk 3 orang.
Mereka mencari cara lain agar  kecukupan oksigen untuk 4 awak pesawat.

Kapal ruang angkasa MTS53 juga menemukan masalah yang lebih buruk. Stasiun dari Bumi tidak menemukan solusi.
Perjalanan mereka hanya bertahan 20 hari untuk bertahan sebelum oksigen habis.



Apakah tim astronot di kapal tersebut berhasil selamat mencapai Mars. Dan mendapatkan oksigen yang dibutuhkan.
Kondisi ekstrim di ruang angkasa tidak semudah kita yang menonton.

Menjadi pertanyaan mengapa Zoe akhirnya tidak masuk ke kabin kapal.
Diawal cerita dia bercerita, ketika menyelamatkan pria di laut. Dia tidak peduli adanya orang lain yang membantu atau tidak. Dengan suka rela dia menyelamatkan orang lain dicerminkan di awal film, sebagai orang yang rela berkorban untuk orang lain.
Seperti film Gravity ketika astronot pria suka rela menyelamatkan satu astronot lain. Karena hanya satu pilihan yang dapat diselamatkan.

Zoe diceritakan seorang dokter, merasa bersalah karena tanggung jawab membawa tangki oksigen bersama David tapi terlepas.
Tetapi pada titik tersebut ada bagian yang tidak kita lihat dengan seksama. Zoe tidak meninggalkan dirinya dengan sengaja di ruang modul kapal.
Zoe sudah terkena efek radiasi langsung yang mematikan, wajahnya terlihat memerah dan berjerawat, serta napas yang tegang.


Diselingi beberapa tabrakan elektron di baju pelindung, dengan bercak hitam, yang sebenarnya baju pendukung hidup tidak melindungi tubuh astronot dari radiasi di ruang angkasa.

Dr. Zoe akhirnya menyerah mengambil tangki kedua, dan terduduk akibat radiasi sambil menikmati pemandangan terakhir planet Mars, membuat dirinya tidak dapat kembali ke ruang modul. Stowaway berusaha menyampaikan pesan tentang pengorbanan untuk kebaikan yang lebih besar. Dalam film lebih baik 3 orang selamat dibanding memilih 1 dari 4 orang astronot.

Dalam dunia nyata, perjalanan ke ruang angkasa selalu dirancang dengan cadangan.

Film ini seperti tepat waktu. Bersamaan dengan penelitian Nasa, dengan alat Moxie yang dapat merubah gas CO2 menjadi Oksigen.

Berita terkait
Film menceritakan memperbaiki iklim dengan solusi sederhana. Menurunkan tingkat gas karbon ke Bumi dengan energi terbarukan bukan hal utama. Gas karbon seharusnya diserap masuk ke dalam tanah kembali. Ide masuk akal yang dilupakan masyarakat dunia.

Sebuah film BBC menceritakan apa yang luput dari perhatian kita selama 1 tahun pandemi. Menceritakan alam kembali ke kota besar di luar Indonesia. Bila menonton film ini, kita dapat menebak, jangan jangan kesempatan seperti ini tidak akan terulang sepanjang hidup.



Film Voyage Of Time menceritakan perjalanan alam semesta sampai akhirnya muncul manusia seperti sekarang. Menampilkan perjalanan waktu dari kelahiran sampai muncul planet.  Film dari pengarah Malick mengembangkan proyek untuk Paramount berjudul Q.

Jason P Howe adalah seorang fotografer otodidak, dia mulai mendokumentasi konflik di Kolombia sejak tahun 2001. Sejak itu dia sudah melakukan perjalanan ke beberapa negara di seluruh dunia, dan selamat. Sampai akhirnya dibuat film dokumenter Hoka Hey

Film The Martian bercerita dengan petualangan astronot yang berhasil mendarat di planet Mars. Tapi kondisi Mars yang ekstrim membuat para astronot harus kembali keluar dari planet. Seorang astronot tertinggal, karena hilang diterjang badai. Ternyata masih hidup, bagaimana cara penyelamatan astronot.

Film Interstellar sebuah film fiksi ilmiah. Menceritakan petualangan manusia untuk pergi ke planet lain setelah bumi sudah kehabisan makanan. Satu satunya cara adalah keluar dari bumi dan pergi lebih jauh diluar tata surya. Film fiksi ilmiah dari penemuan abad ke 20

Film Into The Mind dari Sherpa Cinema, menceritakan tantangan dan ketekunan dari olahraga ski dengan mendaki gunung. Mereka bukan mencari prestasi untuk fisik, tapi menaklukan mental dalam mendaki.




No popular articles found.