Bintang SN 1987A tipe bintang Neutron yang hilang ditemukan


Science | 29 April 2021


Sisa-sisa dari supernova yang spektakuler dapat merevolusi pemahaman kita tentang bagaimana bintang mengakhiri hidup mereka akhirnya ditemukan oleh para astronom di Universitas Cardiff.

Cerita pencarian bintang neutron yang hilang tersebut dimulai ketika peneliti mendapatkan sebuah gambar dengan nebula 1987A.
Bukan hilang dari tempatnya, hanya tidak terlihat.

Nebula adalah kumpulan materi dari sisa sebuah bintang yang hancur, atau mengalami masa akhir hidupnya. Biasanya nebula membentuk awan besar ke segala arah.

Letak nebula 1987A berada di satelit galaksi Bima Sakti. Dengan nama umum LMC - Large Magellanic Cloud.
Jarak dari Bumi ke sana sekitar 168 ribu tahun cahaya. Dan nebula 1987A tersebut paling terang untuk diamati pada bulan Mei, walau kecerahannya hanya 3 Magnitude.
Tapi masih lebih cerah dibanding nebula Orion yang mencapai keredupan +4

Nebula 1987a

Supernova 1987A pertama kali ditemukan oleh para astronom pada 23 Februari 1987, ketika ditemukan masih menyala di langit malam dengan kekuatan 100 juta matahari, dan terus bersinar terang selama beberapa bulan.

Selama lebih dari 30 tahun, para astronom tidak dapat menemukan bintang neutron — inti sisa runtuhan dari bintang raksasa — karena telah disembunyikan oleh awan tebal debu kosmik.

Gambar dibawah ini terdapat sebuah cincin lingkaran. Yang dikenal dengan nebula 1987A, dari jejak sisa bintang mati.
Gambar dibawahnya diambil dari teleskop Chandra X-Ray, Hubble dan kombinasi gambar teleskop radio ALMA untuk menangkap citra radiasi dan bentuk di bagian dalam nebula.
Lingkaran terbentuk dari gelombang kejut yang melemparkan sebagian sisa bintang, dan membentuk cincin gas raksasa.



Zoom Nebula 1987A dari teleskop Chandra X-Ray

Cincin gas tersebut sudah ada sejak 20.000 tahun lalu.
Kilatan cahaya ultraviolet dari ledakan memberikan energi pada cincin tersebut bersinar selama beberapa puluh tahun.
Dari citra Hubble, cincin gas telah membesar sampai membentuk jarak setengah tahun cahaya.

Peneliti masih mencari sisa bintang tersebut, yang dipastikan akan menjadi bintang neutron atau lubang hitam baru.

Menggunakan gambar yang sangat tajam dan sensitif yang diambil dengan teleskop Atacama Large Millimeter / submillimeter Array (ALMA) di Gurun Atacama di Chili utara, tim telah menemukan sepetak awan debu tertentu yang lebih terang dari sekitarnya, dan yang cocok dengan yang diduga lokasi bintang neutron.

Pandangan close-up dari berbagai komponen dalam sistem SN 1987A: gas molekul karbon monoksida ditunjukkan dalam warna oranye, gas hidrogen panas ditunjukkan dalam warna ungu, dan debu yang mengelilingi bintang neutron ditunjukkan dalam cyan. Kredit: Universitas Cardiff

Letak bintang neutron 1987A

Para ilmuwan mengklaim telah menemukan bukti lokasi bintang neutron yang tertinggal ketika bintang besar mengakhiri hidupnya dalam ledakan raksasa, yang mengarah ke supernova terkenal yang dijuluki Supernova 1987A. Temuan ini telah dipublikasikan di The Astrophysical Journal.

Penulis utama studi ini, Dr. Phil Cigan, dari Fakultas Fisika dan Astronomi Universitas Cardiff, mengatakan: "Untuk pertama kalinya kita dapat mengatakan bahwa ada bintang neutron di dalam awan ini di dalam sisa-sisa supernova. Cahaya telah diselubungi oleh awan debu yang sangat tebal, menghalangi cahaya langsung dari bintang neutron dari berbagai panjang gelombang seperti kabut yang menutupi "

Dr. Mikako Matsuura, anggota penelitian terkemuka lainnya, menambahkan: "Meskipun cahaya dari bintang neutron diserap oleh awan debu yang mengelilinginya, pada gilirannya membuat awan tersebut bersinar dalam gelombang cahaya sub-milimeter, yang sekarang dapat kita lihat dengan teleskop ALMA yang sangat sensitif"



Itu adalah ledakan supernova terdekat yang diamati dalam lebih dari 400 tahun sejak penemuannya, Dan terus memikat para astronom agar mendapat kesempatan sempurna untuk mempelajari fase sebelum, selama, dan setelah kematian sebuah bintang.

Ledakan supernova yang terjadi pada akhir kehidupan bintang ini menghasilkan sejumlah besar gas dengan suhu lebih dari satu juta derajat, tetapi ketika gas mulai mendingin dengan cepat di bawah nol derajat celcius, beberapa gas berubah menjadi padatan, yaitu debu.

Kehadiran debu tebal ini telah lama menjadi penjelasan utama mengapa bintang neutron yang hilang belum dapat diamati.

"Temuan baru kami sekarang akan memungkinkan para astronom untuk lebih memahami bagaimana bintang masif mengakhiri hidup mereka.
Dan akan meninggalkan sebuah bintang-bintang neutron yang sangat padat ini," lanjut Dr. Matsuura.

"Kami yakin bahwa bintang neutron ini ada di belakang awan dan kami tahu lokasi tepatnya. Mungkin ketika awan debu mulai cerah (mulai menghilang) di masa depan, para astronom akan dapat langsung melihat bintang neutron untuk pertama kalinya."

April 2021
Nebula angin Pulsar terpecahkan. Data dari teleskop X-ray Chandra dan NuSTAR membuktikan adanya struktur angin pulsar dari aktivitas sebuah bintang pulsar 1987A.
Aktivitas ledakan supernova 1987A dapat terlihat selama 400 tahun kedepan. Masih menjadi objek utama para ilmuwan
Penemuan nebula 1987A ditemukan 24 Februari 1987 di jaman teleskop.
Sejak penemuan ledakan bintang tersebut, peneliti mencari keberadaan dari sisa inti bintang.
Kombinasi dengan teleskop Atacama Large Mlillimeter Array dilaporkan tahun 2020, dan gambar disatukan untuk memberi citra sebenarnya.

"Selama 34 tahun, para astronom telah memilah-milah puing-puing bintang SN 1987A untuk menemukan bintang neutron yang kami perkirakan berada di sana," kata pemimpin studi tersebut, Emanuele Greco, dari Universitas Palermo di Italia. “Ada banyak petunjuk yang ternyata buntu, tapi kami pikir hasil terbaru kami bisa berbeda.”

Gambar menunjukan, warna biru diambil dari teleskop Spektroskopi nuklir Nasa atau NuStar, dan cahaya merah dari teleskop Chandra.
Bintang pulsar di dalamnya berputar sangat cepat, menghasilkan radiasi seperti mercusuar.
Rotasi radiasi menyapu di sekiling bintang, seakan membentuk angin di ruang hampa.
Radiasi sinarX dengan energi relatif rendah yang dihasilkan bintang neutron SN 1987A, menabrak material di sekitarnya.
Bagian lain dari sinarX yang lebih energik, terlihat dengan teleskop NuSTAR

Bintang neutron 1987A



Tentang nebula.
KIta dapat melihat nebula dengan teleskop, atau mengabadikan dengan camera zoom seperti dibawah ini.
Foto dikumpulkan tahun 2015 - 2017
Nebula Orion paling mudah terlihat mulai bulan November, dimana letaknya ada di sekitar dekat 3 bintang antara Mintaka, Alnilam dan Alnitak



Lokasi beberapa objek di ruang angkasa dapat ditentukan letaknya mengunakan smartphone dan aplikasi Astronomi

Berita terkait
Sebuah tata surya meledak menjadi nebula disebut nebula Stingray atau ikan pari. Tapi disana terjadi perubahan begitu cepat. Elemen yang diteliti dalam beberapa puluh tahun lalu mendadak menghilang. Astronom sebelumnya memperkirakan baru meredup dalam ribuan bahkan puluhan ribu tahun.

Nebula RCW 36 atau Gum 20 sebuah kumpulan debu dan gas terakumulasi di satu tempat. Memiliki area yang dinamai H II atau kaya akan gas hidrogen. Badan antariksa Eropa mengabadikan bentuk dari nebula RCW 36 mengunakan FORS. Serta 2 teleskop lain X-Ray Chandra dan Spitzer, terlihat beberapa bintang muncul.



Lubang hitam tidak hanya terkati dengan inti galaksi. Atau bintang raksasa yang meledak dan mati sampai membentuk dirinya menjadi lubang hitam. Peneliti mendapatkan lubang hitam terkecil. Yang massanya setara 3,3 kali lebih besar dari Matahari. Dan sudah cukup membentuk sebuah lubang hitam baru.

Kita tahu benda menakutkan itu ada disana, dan kita tidak bisa memalingkan muka. Astronom mendapat gambar langsung bayang lubang hitam. Data berukuran Petabyte data teleskop radio dan proses superkomputer sangat khusus. Bagaimana Black Hole dapat dibedakan oleh materi lain. Peneliti menyebut lubang hitam dapat terbentuk ketika alam semesta mulai terbentuk

Nama Nebula Lagoon selain M8 atau Messier 8 disebut dengan NGC6523, membentang sampai 110 x 50 tahun cahaya. Disana terdapat bintang tipe O yang panas. Dan memancarkan cahaya ultraviolet, dari cahaya bintang memanaskan serta ionisasi kumpulan debu dan gas. Foto terbaru dari teleskop Speculoos

Sebuah bintang di tata surya akan berdampak dengan planet yang mengorbit. Tapi peneliti menemukan sebuah bintang Hat-P-2 disana terdapat exoplanet. Bintang kategori baru disebut BLAP yang kecerahannya berubah-ubah

Bintang HH 212 adalah bintang yang baru lahir. Bila gas disekeliling bintang baru ini berhasil menjadi satu bulatan. Nantinya akan membentuk proto-bintang bar, dan di masa mendatang akan muncul planet.



Bintang HR 8799 terletak 150 tahun cahaya dari Bumi. Disana terlihat ada 4 planet mengorbit. Kali ini sebuah video menarik tentang tatasurya Bintang HR 8799, karena diambil secara langsung dan terlihat jelas 4 planet sedang mengorbit bintang induknya.

KIC 11145123 atau bintang Kepler 11145123 letaknya 5000 tahun cahaya dari Bumi. Ditemukan oleh tim astronom Max Planck Laurent Gizon untuk penelitian universitas Gottigen Jerman.  Mereka mengukur seberapa bulat bintang tersebut.




No popular articles found.