Pesawat Osiris Rex mengejar asteroid Bennu 2016 sedang pulang ke Bumi 2021


Science | 11 May 2021


Jadwal pesawat ruang angkasa Osiris Rex
Sep 8, 2016: Diluncurkan
Sep 22, 2017: Memutar di atas Bumi
Dec 3, 2018: Mendekat ke asteroid Bennu dan melakukan pemetaan
Oct. 20, 2020: Berhasil mengambil sampel batuan
April 7, 2021: Memutar di asteroid Bennu
May 10, 2021: Dijadwal kembali ke Bumi.
Sep 24, 2023: Modul di turunkan ke Bumi.


Lokasi pesawat Osiris Rex .jpg"/>

Mei 2021
Pesawat Osiris Rex masih dalam perjalanan pulang ke Bumi dengan membawa batuan seberat 60g dari permukaan asteroid Bennu.
Untuk kembali pesawat akan mengitari 2x matahari untuk mengejar posisi Bumi.
Manuver keberangkatan atau untuk pulang sangat penting, pesawat harus merubah kecepatan 958km perjam untuk memotong ke Bumi dan menempuh perjalanan 2,3 miliar km.
Perjalanan pesawat ke Bumi tidak ada yang lurus kata Nasa. Pesawat tidak langsung pulang, tapi melepas muatan di atas atmofer.
Modul batuan diperkirakan tiba 24 September 2023 dan di jatuhkan di atas gurun Utah Amerika
Dimana pesawat tersebut bearda - dapat dilihat via Solarsystem Osiris Rex



Oktober 2020
Pada tanggal 21 Oktober 2020, pesawat antariksa Nasa telah berhasil mendarat di permukaan asteroid Bennu dan mengambil batuan.
Pesawat akan membawa material meteor sebagai materi asli dari pembentukan tata surya.

Asteroid Bennu benar benar gelap. Kandungan karbon hanya memantulkan 5% cahaya. Diperkirakan bahan karbon tersebut adalah bahan awal pembentukan tata surya dahulu.
Batuan disana tidak terusik selama miliaran tahun. Peneliti memperkirakan batuan disana terbentuk 10 juta tahun ketika tata surya lahir. Atau usia batuan tersebut mencapai 4,5 miliar tahun.

Permukaan asteroid Bennu 20 Oktober 2020

 

Bagaimana cara kerja peralatan di pesawat Osiris Rex mengambil batuan di permukaan asteroid





September 2016
Sebuah oesawat ruang angkasa Osiris Rex milik Nasa dijadwalkan diluncurkan 8 September 2016.



Ditugaskan untuk meneliti dan tugas utama mengambil sampel dari sebuah asteroid dan terbang kembali ke Bumi.

Menjadi misi pertama milik Amerika dibawah Nasa, diluncurkan dengan roket besar Atlas V dari tanjung Canaveral Air Force.

Perencanaan dilakukan beberapa tahun lalu. Nama Osiris Rex adalah singkatan Origins, Spectral Interpretation, Resource Identification, and Security-Regolith Explorer.

Satelit ini akan mengejar asteroid Bennu yang dekat dengan Bumi. Melakukan beberapa tugas untuk pemetaan 3 dimensi, dan mengambil sampel batuan di asteroid tersebut.


Asteronid Bennu

Cerita perjalanan Osiris Rex sama serunya dengan misi Rosetta. Pesawat ruang angkasa Rosetta mengejar sebuah komet P67. Dengan berat 2,9 ton dan membawa sebuah pendarat seberat 100kg. Diluncurkan 2 Maret 2004, terbang ke planet Mars 25 Februari 2007,  Sampai akhirnyta tiba di komet P67 pada 6 Agustus 2014. Membutuhkan perjalanan 10  tahun.

Misi ruang angkasa lain adalah Rover Opportunity, kabarnya masih jalan sampai sekarang. Walau diluncurkan pada tahun 2004 untuk misi 90 hari, tapi terakhir sampai Juni 2015 rover tersebut masih aktif di planet Mars.

Yang berlanjut adalah robot Curiosity, robot tersebut mengunakan bahan bakar nuklir dan sekarang masih jalan jalan menjelajah di planet Mars

Awal misi Osiris Rex akan dimulai 8 September 2016 adalah awal perjalanan, dan Osiris Rex akan mengejar asteroid Bennu selama 2 tahun.

Osiris Rex baru sampai di asteroid Bennu pada Agustus 2018. Membawa 5 instrumen yang digunakan untuk mengidentifikasi mineral dan kimia di permukaan. Osiris Rex lebih cepat dibanding Rosetta, hanya membutuhkan waktu 2 tahun tiba di asteroid Bennu. Dan direncanakan pulang kembali ke Bumi pada tahun 2021 atau 4 tahun setelah diluncurkan.

Target utamanya hanya mengambil sampel seberat 60g yang ada di permukaan asteroid Bennu yang kaya material karbon.

Perjalanan pesawat ruang angkasa Osiris Rex bukan sementar, tapi berlanjut sampai Juli 2020. Sebuah pesawat kecil akan diturunkan untuk mengambil sampel batuan. Ilmuwan berharap robot kecil yang ditugaskan tersebut dapat turun dan mengambil sedikit sampel pada Maret 2021.
Lalu pesawat baru kembali pada bulan September 2023 ke Bumi.

Asteroid Bennu memiliki ukuran diameter 492 meter, bayangkan seperti sebuah gunung kecil diruang angkasa. Mengapa Nasa ingin mengejar asteroid Bennu.

Ukuran Bennu, sebagai asteroid primitif dan kaya komposisi karbon. Posisi Bennu lebih mudah di akses untuk dicapai oleh pesawat ruang angkasa. Missi senilai 800 juta dollar tersebut untuk mempelajari asal mula planet Bumi. Asteroid Bennu memiliki rotasi setiap 4,3 jam satu putaran, jadi cukup lambat dan memberi kesempatan sebuah robot diturunkan dan dapat mendarat. Bennu mengitari matahari setiap 1,2 tahun sekali, dan lewat di sekitar Bumi selama 6 bulan.

Ilmuwan mengatakan, awalnya ada 5 asteroid yang menarik. Tapi jatuh ke asteroid Bennu. Bennu juga masuk sebagai asteroid berbahaya bagi Bumi. Serta mempelajari dorongan asteroid yang disebabkan energi dari matahari.

Pesawat Osiris Rex akan mengejar asteroid Bennu tahun 2016 dan kembali tahun 2021

September 2017
Bulan ini pesawat Osiris Rex tanggal 22 September 2017, akan terbang melintas bumi, tapi bukan terbang bisa melainkan melakukan gerakan Slingshot atau seperti ketapel mengambil gravitasi bumi agar pesawat dapat terlempar lebih cepat untuk memutar ke arah Matahari.

Pesawat akan meluncur dengan kecepatan 20 ribu km perjam di ketinggian 18 ribu km dari permukaan Bumi. Mereka yang tinggal di daerah selatan, mungkin dapat melihat dengan teropong seperti munculya gelombang. Dan pesawat akan memutar di sekitar matahari dan mengarahkan kembali ke arah asteroid Bennu.
 
Mengapa Nasa mengunakan teknik Slingshot. Kata dengan teknik gravitasi Slingshot, pesawat dapat dikirim sesuai ke tujuan. Dan dapat diperkirakan kapan akan berada disana. Sambil menghemat bahan bakar, karena perjalanan pesawat ruang angkasa selalu dilakukan bertahun-tanun.

Pesawat ruang angkasa Cassini kemarin baru diterjunkan ke planet Saturunus. Sebelum pesawat tiba dan melakukan observasi, pesawat harus melakukan terbang Slingshot 2 kali ke Venus dan 1 kali ke Bumi
Untuk Osiris  Rex akan merubah orbit 6,2 derajat. Tim dapat merubah orbit sesuai posisi asteroid Bennu. Untuk merubah posisi pesawat tanpa bantuan gravitasi, memerlukan bahan bakar lebih banyak. Dengan teknik Slingslot, pesawat dapat terbang gratis dan menghemat bahan bakar.

Februari 2018 menjauh 63 juta km
Foto ini diambil dari pesawat ruang angkasa Osiris Rex pada tanggal 17 Januari 2018 mengunakan camera NavCam 1 sementara pesawat bergerak dengan kecepatan 8,5km perdetik (setara 30 ribu km perjam)
Pesawat berada pada jarak 63.6 juta km dari Bumi dan Bulan. Gambar paling terang adalah bumi, dan di sisi kanan adalah bulan.

Gambar kiri adalah cluster bintang Pleiades di konstelasi Taurus.
Cahaya paling terang adalah bintang Aries, terletak di sisi kanan gambar. Click gambar untuk memperbesar.



Pesawat ruang angkasa Osiris Rex Februari 2018

Juni 28, 2018
Probe OSIRIS-REx berhasil melakukan manuver kedua. Roket pendorong melakukan serangkaian manuver untuk mengejar posisi tepat pada 3 Desember 2018.
Remote pesawat dilakukan dari perangkat komunikasi ruang angkasa Deep Space Network untuk mempercepat lajut pesawat dan mendekati asteroid Bennu.
Diharapkan pesawat Osiris telah mendekat ke objek tersebut pada Oktober. Dilanjutkan dengan memperlambat laju pesawat dengan manuver pengereman dari roket kecil AAM-1. Menurunkan kecepatan pesawat dari 1.700km perjam menjadi 700 km perjam.

Desember 2018

Pesawat kecil yang mendarat diharapkan dapat membawa sampel antara 60g.
Asteroid Bennu diperkirakan kaya akan karbon. Artinya mengandung bahan organik yang tidak berubah sejak pembentukan tata surya kita.
Selama mengorbit, pesawat OSIRIS-REx akan memetakan bahan kimia yang ada diatasnya sebelum melepas sebuah rover kecil untuk mengambil batuan.

Nantinya sebuah rover akan dikirim untuk mendarat di permukaan asteroid. Dalam waktu 5 detik rover akan menyemburkan gas nitrogen untuk membersihkan bagian debu di asteroid sebelum mengambil sampel batuan.

Pesawat akan tetap berada di asteroid selama 2 tahun, dan kembali ke bumi ditahn 2021 dan tiba di Bumi tahun 2023 dengan membawa sampel batuan

Asteroid Bennu mungkin akan bertabrakan dengan Bumi. Pada tahun 2060, asteroid ini akan melintas hanya dengan jarak 750 ribu km dari Bumi.
Dalam perhitungan 2.700 kemungkinan tabrakan Bennu dengan Bumi dapat terjadi di tahun 2175 atau 2199.

Sekarang tugas pesawat OSIRIS-REx dapat membantu terjadinya tabrakan. Dari gaya yang bekerja di putaran asteroid. Setelah diketahui, peneliti dapat memperkirakan kemungkinan gaya putar asteroid dapat mengubah orbit Bennu agar tidak menabrak Bumi dimasa mendatang.
Salah satu teori, dengan memanaskan di satu sisi permukaan untuk mengeser orbit asteroid.

+ www.asteroidmission.org

Berita terkait
Misi Lucy adalah pesawat ruang angkasa yang meneliti asteroid Trojan. Ternyata di sekitar orbit planet Jupiter terdapat 2 kelompok asteroid. Diperkirakan asteroid disana memiliki data tentang awal pembentukan tata surya. Untuk penelitian dibutuhkan waktu bertahun tahun, Lucy dirancang bekerja sampai 12 tahun sampai misi berakhir

Asteroid 2019 LF6, memiliki orbit sangat dekat dengan Matahari sehingga satu kali orbit selama 151 hari. Sampai Juli 2019, menjadi objek paling dekat ke matahari. Bahkan berada di depan planet Merkurius Objek-objek ini sangat sulit dideteksi. Masih banyak benda atau batuan cukup besar di luar sana dan menunggu untuk ditemukan.



Melihat foto ISS ketika berada di luar modul dan melihat video. Atau melihat foto misi astronot Apollo, mungkin kita bertanya. Mengapa langit terlihat lebh gelap di ruang angkasa di banding di Bumi. Dan tidak tampak bintang seperti di Bumi. Bukan tidak ada bintang tapi camera yang digunakan dirancang khusus.

Crab nebula, nebula Crab atau nebula kepiting adalah debu dan gas dari bintang yang telah mati. Seperti lukisan di ruang angkasa, nebula Crab dikenal dengan beberapa nama lain seperti M1, dan NGC 1952. Foto terbaru  Mei 2017 dari 5 teleskop membentuk satu gambar Nebula Kepiting.

Planet baru yang terlihat oleh tim ESO dapat diperkirkan seperti apa bentuk planet nantinya terbentuk. Awalnya masih sebatas teori, sekarang mulai dibuktikan bahwa planet baru akan menyapu debu dan gas dari sisa bintang dan membuat planet tumbuh menjadi besar.

Sebuah bintang berukuran kecil atau disebut White Dwarf ditemukan sebagai bintang unik. Peneliti dari Warwick melihat dibintang yang sudah mati tersebut terlihat cincin berwarna merah. Cincin tersebut terbentuk akibat bintang tersebut hancur, dan cincin yang terlihat adalah sampah seperti batuan dan debu mengelilingi bintang.

Sebuah video tentang Accelerating Universe atau pembuktian apakah benda di alam semesta terus menjauh. Bila ada benda berada di ruang hampa seperti alam semesta ini, apakah semua akan diam ditempatnya. Dijawab semakin cepat menjauh dan terus bergerak semakin menjauh.




No popular articles found.