Harddisk Seagate Mach2 Exos 2X14 harddisk tercepat 2 actuator


Technology | 23 May 2021

Seagate Mach2 Exos 2X14 agak berbeda dengan teknologi harddisk sebelumnya.

Memiliki 2 lengan yang disebut actuator untuk membaca piring harddisk.

Secara teori dapat mencapai kecepatan tranfer 524MB/s seperti SSD SATA. Atau 2 kali lebih cepat dibanding harddisk dengan 1 actuator untuk read dan write.

Harddisk dengan 1 actuator, ketika mengambil data / read. Maka satu lengan akan mengambil 1 data di satu tempat sebelum berpindah dengan data lain.
Dengan 2 actuator, ketika satu actuator mengambil satu data dapat disusul dengan actuator kedua. Proses pengambilan data dapat lebih cepat karena satu actuator dapat mempersingkat kinerja actuator lain bergera, dan memberi actuator pertama yang selesai tidak mengambil data lain
Dampak dengan penambahan lengan harddisk, kecepatan IOPS juga meningkat 2x lebih cepat.

Tetapi harddisk Seagate Mach2 Exos 2X14 belum dijual untuk umum. Hanya pelanggan tertentu yang ditawarkan perusahaan Seagate Harddisk.

Sebagai gambaran teknologi harddisk dengan 2 lengan pembaca tulis. Model Seagate Mach2 Exos 2X14 memiliki kapasitas 14TB atau 2 harddisk 7 TB dalam satu unit.
Dalam spesifikasi, kinerja mencapai 2,5 juta jam. Suhu ruang kinerja harddisk dari 5 - 60 derajat Celcius.

Harddisk Seagate Mach2 Exos 2X14

Dengan buffer 256MB, dan port SAS 12GB/s, dan sistem controller harddisk akan menangani sebagai 2 logical drive.

Untuk kecepatan IOPS 304/384 untuk read dan write, dan latency speed 4,16ms, dengan putaran 7200RPM.



Dibanding harddisk Seagate kelas performa Seagate 15K RPM, secara teknik Seagate Mach2 Exos 2X14 masih lebih cepat.

Untuk harga, model Seagate Mach2 Exos 2X14 mendapat peluang sebagai storage murah dibanding SSD. Khususnya daya tampung vs harga dihitung dalam TB.

SSD tetap lebih cepat dibanding harddisk, khusus menangani IO atau data masuk keluar dengan kecepatan baca tulis data.
Sedangkan harddisk kelas performa lebih tepat digunakan sebagai storage ata center.

Walau secara teknik sebuah harddisk dapat bekerja lebih cepat. Pemakaian power juga meningkat.
Seagate Mach2 Exos 2X14 membutuhkan power 7,2W idle dan 13,5W ketika bekerja penuh. Sedikit diatas harddisk konvensional yang rata rata sekitar 12W.
Harddisk dengan kapasitas besar tersebut di isi dengan gas helium.

Apakah harddisk dengan dua actuator memang layak digunakan.
Seagate mengatakan sudah melakukan percobaan harddisk buatan mereka dengan Microsoft sejak 2017. Diperluas untuk mitra lain di awal tahun 2021.
Seagate sendiri sudah mengirim harddisk 2 actuator berbasis pelanggan.
Dalam historis, kapasitas harddisk harus ditingkatkan untuk menurunkan pemakaian power. Karena banyak data center seperti perusahaan raksasa internet seperti AWS, Google dan Facebook semakin membutuhkan storage.

Di belakang setidaknya 2 produsen harddisk akan mengunakan teknologi yang sama seperti Toshiba dan Western Digital



Berita terkait
Microsoft mulai mengunakan sistem pendingin 2 fase dengan cairan. Server computer direndam ke dalam cairan, kontak komponen panas akan langsung mengenai cairan. Titik didih cairan cukup 50 deg.C, dan kembali mengembun masuk ke bak penampungan.

Setelah teknologi chip 3D Nand atau dikenal dengan TriCell TLC. Kapasitas chip storage dapat ditingkatkan dengan ukuran keping yang sama. Samsung siap memproduksi masal Chip SSD generasi ke 6 256GB 3 bit vertikal NAND memory. Membuat industri akan bersaing memangkas harga.



Model SSD Samsung SZ985 dari seri Z ditujukan untuk supercomputing. Memiliki kecepatan dan respon lebih cepat dari NVMe, dan jauh lebih cepat lagi dibanding SSD SATA.

Berapa kecepatan tranfer tertinggi untuk SSD. Untuk kecepatan tertinggi bukan di interface SATA, tapi melalui jalur PCIe. SSD dengan interface SATA 6Gbps hanya mencapai kecepatan 500MB/s tapi tidak melewati angka 600MB/s. Batas kecepatan SATA hanya sampai disana

SSD terkait dengan 3 bagian penting, dari Troughput, IOPS dan Latency. Berbeda dengan harddisk, kecepatan tranfer SSD adalah konstan. Apa hubungannya dengan IOPS, kecepatan tranfer dan latency SSD dibanding Harddisk.




No popular articles found.