Google Play Protect lebih penting dari Antivirus


Software | 11 July 2021

Bila smartphone Android sering di install. Sempatkan memeriksa dengan Google Play Protect dan aktifkan

Berfungsi untuk memeriksa aplikasi yang mungkin menganggu smartphone seperti tidak sengaja anda mendownload aplikasi malware

Setting Google Play Protect berbeda beda dari tiap versi OS Android.

Setting pemeriksaan aplikasi dapat di aktifkan dan di nonaktifkan sesuai kebutuhan penguna smartphone.

Untuk mengaktifkan Google Play Protect dapat melihat setting dibawah ini

1. Click Google Play Store, lihat di setting atas dengan tanda tiga garis.
2. Akan muncul menu, Scroll ke bagian bawah dan lihat bagian Play Protect. Dan click
3. Lihat status keamanan dari aplikasi yang di install di smartphone. Bila memberikan tanda perisau hijau dengan keterangan Looks good. Aplikasi yang ada di smartphone aman digunakan.

Antivirus Google Play Protect

Untuk mengaktifkan Play Protect

Caranya
• Buka aplikasi Google Play Store Google Play.


• Di kanan atas, ketuk ikon profil.
• Ketuk Play Protect.
• Di bagian "Sertifikasi Play Protect", cari tahu apakah perangkat telah bersertifikasi Play Protect.

Mengaktifkan atau menonaktifkan Google Play Protect
Penting: Google Play Protect aktif secara default, tetapi dapat menonaktifkannya. Demi keamanan, sebaiknya selalu aktifkan Google Play Protect.
• Di ponsel atau tablet Android, buka aplikasi Google Play Store Google Play.
• Ketuk Menu Menu lalu Play Protect lalu Setelan Setelan.
• Aktifkan atau nonaktifkan Pindai aplikasi dengan Play Protect.

Mengirim aplikasi yang tidak dikenal ke Google
Jika ingin menginstal aplikasi dari sumber tidak dikenal di luar Google Play Store, dengan mengaktifkan setelan “Tingkatkan deteksi aplikasi berbahaya”, sistem Google Play Protect dapat mengirimkan aplikasi tidak dikenal ke Google untuk melindungi Anda dari aplikasi berbahaya.
Jadi anda bisa mengirim APK yang anda download untuk diperiksa
• Di ponsel atau tablet Android, buka aplikasi Google Play Store Google Play.
• Ketuk Menu Menu Lalu Play Protect Lalu Setelan Setelan.
• Aktifkan atau nonaktifkan Tingkatkan deteksi aplikasi berbahaya.

Google Play Store mengirim pesan peringatan.
Bila ada aplikasi yang diperiksa di Play Store ternyata berbahaya, smartphone akan mendapat notifikasi untuk menghapus aplikasi.
Google Play Protect akan meng-disable aplikasi bila kritis sampa anda meng-uninstall sendiri.


Menghapus aplikasi secara otomatis. Secara umum, aplikasi berbahaya akan terditeksi, dan smartphone akan mendapat peringatan.
Jadi jangan abaikan peringatan tersebut.

Google Play Protect

Bagaimana cara kerja Play Protect
Sistem koneksi perangkat dapat dimonitor bila ada hal mencurigakan.
Adanya link ke alamat berbahaya
Sistem OS Android, App yang terinstall akan terlindung bila anda menginstall dari Play Store.

Seandainya, ada aplikasi mencoba terhubung ke satu alamat yang tidak aman atau berbahaya.
Aplikasi dan link akan di block untuk di Install oleh Google. "jika" google mengetahui ada ancamana bahaya untuk perangkat, data atau penguna.
Walau anda mengabaikan peringatan, Google tetap memantau aktivitas aplikasi baik dari sumber yang bukan di download dari Play Store.

Info Google Support

Tentang Google Play Protect Harmful Behavior
Salah satu aplikasi Malware yang menganggu adalah Malware. Bila smartphone model lama dan di Root dapat terkena malware Copycat misalnya, kata perusahaan keamanan Checkpoint
Penguna ponsel di Asia pernah mencapai jumlah infeksi paling banyak, 280 ribu perangkat smartphone, dan posisi kedua di Amerika.

Google telah menyelusuri malware jenis Copcycat selama 2 tahun, dan telah mengupdate sistem keamanan Play Protect untuk memblok malware Copycat.

Jutaan perangkat tetap tidak aman, karena menginstall apliklasi di tempat tidak resmi. Sejauh ini tidak ditemukan penyebaran malware Copycat berasal dari layanan Google Play. Lalu darimana malware tersebut disebarkan, tentu dari situs download aplikasi tidak resmi.

Malware Copycat akan menguasai smartphone yang telah mendownload aplikasi palsu. Seperti Zygote Launcher yang di download malware Copycat, bila di install maka akan mengendalikan smartphone untuk download aplikasi lain.

Malware Copycat dapat menganti Referrer ID dari aplikasi yang di install menjadi ID yang dinginkan malware.

Tidak berbahaya bagi penguna, tapi iklan yang ditayangkan diambil alih aplikasi Copycat setelah merubah ID aplikasi yang baru di install.

Google Play Protect dapat membantu memeriksa aplikasi yang telah di install. Bila ada tanda-tanda bahwa aplikasi yang di install ternyata berbahaya bagi penguna atau menganggu..

Dengan Google Play Protect, penguna smartphone Android dapat terlindungi, bahkan dapat mengetahui apakah ada aplikasi berbahaya telah di install di dalam smartphone. Termasuk fitur Control device
Google Play Protect menjadi bagian di aplikasi Google Play Store.

Info Google Play Protect

Perbedaan Antivirus dan Play Protect
Android berkembang menjadi platform komputasi terbesar di planet ini, dan menjadikannya target, kata sederhananya dimanfaatkan.

Di internet ada beberapa malware Android yang 100 persen akan merusak ponsel.
Laporan-laporan ini selalu didasarkan pada fakta, tetapi laporan bisa saja berlebihan. Maklum kebanyakan temuan adalah perusahaan antivirus, tentu mereka ingin memperlihatkan dampak tertinggi.
Tetapi definisi merusak agaknya kabur untuk dijelaskan.

Perusahaan security menempatkan aplikasi untuk memindai / scanning. Sementara pada dasarnya Android lebih aman dari computer berbasis Windows.
Di OS Android terbaru memiliki fitur Permission, sebagai sistem keamanan yang selalu tampil dan kita periksa.
Misal ada aplikasi yang dicurigai sebagai game tapi mengakses banyak perangkat.

Ke khawatiran kadang membuat kita merasa penting menginstall Antivirus di smartphone. Faktanya dibawah ini.



Laporan AV-Comparatives 2019.
Sebagian besar aplikasi antivirus tidak melakukan apa apa, kecuali pemiliknya mengaktifkan scanning manual.
Aplikasi antivirus hanya mengambil data berdasarkan daftar database, apakah aplikasi masuk daftar hitam atau putih.
Virus yang ada di smartphone adalah malware, kadang tidak terkait untuk merusak smartphone dan kerugiannya minimal.
Misalnya secara umum bikin boros baterai, smartphone menjadi panas, data internet dipakai dan teknik lainnya.

Kita telah di program sejak jaman computer dan beralih ke smartphone Android.
Melihat pengalaman yang ada di PC ketika trojan, ransomware, malware dapat menginfeksi sistem OS computer, lalu terbawa dengan kebutuhan yang penting untuk menangkal virus di smartphone.

Aplikasi yang mencuri data di smartphone, sebenarnya bagian itulah yang penting diamankan.
Karena menjadi target malware untuk mendapatkan informasi yang berharga.
Contoh pada bulan Juni 2021 lalu, login Facebook adalah target untuk dikumpulkan pembuat malware.

Tetapi merusak smartphone bukan target utama mereka.
Kecuali aplikasi Spy misalnya penguna kelompok sosial, diplomat dan militer. Itu berbicara lain, menanggap aktivis, mencurigai sebuah kegiatan bukan urusan penguna ponsel umumnya.

Bagaimana aplikasi lolos di Play store
Ada resiko Google meloloskan aplikasi  ketika anda install, dan baru mengumumkan di masa mendatang ada aplikasi yang di curigai.
Misal aplikasi mengambil data di smartphone, lokasi keberadaan yang tidak terkait dengan aplikasi sendiri, sampai mengaktifkan camera tersembunyi.
Yang menyebalkan paling iklan POP yang ngak jelas, ketika kita tahu dan merasa jengkel, dan bisa di Un-install

Google sendiri akan cepat tanggap ketika aplikasi mulai membuat radang penguna.
Dan dapat dicabut oleh Google, dengan catatan smartphone anda sudah terhubung ke layanan Google Play Store.

Antivirus Android, apakah akan menangani gangguan tersebut, sepertinya tidak.

Coba anda lihat Antivirus yang anda pasang. Pasti meminta Scanning manual.

Apakah Antivirus dapat melakukan pemeriksaan secara realtime. Tentu saja.
Masalahnya satu, akan menguras baterai ponsel kita.
Di computer tidak masalah, begitu software masuk ke harddisk maka akan di periksa. Ketika software di install akan diperiksa.
Ketika browsing, antivirus akan memeriksa apakah sebuah situs melakukan infeksi mencurigakan.

Mengapa hanya manual
Setiap smartphone terhubung ke internet, memantau aplikasi, memeriksa trafik data yang mencurigakan.
Semuanya akan mengunakan power di CPU, RAM, dan storage. Tentu semua memerlukan tenaga yaitu power baterai.
Bila antivirus terus aktif, power baterai akan terus terkuras.

Antivirus perlu, tentu saja

Bila kita ingin memeriksa, agar lebih yakin smartphone kita tidak terinfeksi.
Antivirus dapat di install, tapi tidak menjamin semua sistem smartphone terlindungi.
Hal yang tidak penting seperti Adware, bukan urusan antivirus smartphone seandainya kita menginstall aplikasi dari sumber resmi.

Smartphone tetap aman
Sekali lagi bila tidak menginstall aplikasi di luar Play Store.
Di luar itu, kita tidak tahu apa yang dilakukan Aplikasi yang di unduh bebas.

Alasannya ada Play Protect
Hampir sebagian besar malware tidak ada di aplikasi yang kita download melalui Play Store
Google memiliki Play Protect, dan sistem pemeriksaan sebelum aplikasi masuk di daftar dan resmi dapat di download untuk umum.
Play Protect yang aktif di smartphone, akan menjaga sebuah aplikasi yang dicurigai dan di keluarkan secara otomatis oleh sistem Google Play Store.

Bagaimana dengan sumber resmi lain, Seperti Amazon atau toko app lain.
Jawabannya tidak tahu. Kecuali Google dengan Play Store lebih terjamin

Menjaga data dan privasi
Sangat mudah, khususnya di OS Android 6.
Aplikasi akan meminta ijin / permission kepada anda. Dan anda dapat menyetujui atau tidak.
Bila aplikasi media sosial resmi meminta data pribadi anda, itu aman saja.
Tapi aplikasi senter / Torch meminta kontak telepon, itu lucu, anda perlu curiga.
Jadi kita gunakan logika atau akal sehat bila merasa penting dengan privasi.

Berita terkait
Cara memeriksa file online file Android atau Windows. Setidaknya 4 layanan dapat digunakan memeriksa apakah file terinfeksi dan menganggu computer OS Windows. Termasuk data file pernah masuk ke layanan antivirus dan kapan sudah disebarkan. Virustotal.com layanan terbaik, dengan data engine antivirus paling lengkap

Pegasus ditemukan setidaknya 50 ribu nomor telepon. Menyusup di smartphone kalangan eksekutif, jurnalis, aktivis yang menjadi target. NSO grup pembuat software mata mata tersebut menolak pengunaan software mereka untuk warga biasa. Yang terjadi berbeda, setelah terungkap oleh badan Amnesty dan dilakukan investigasi lebih lanjut. Aplikasi Pegasus sudah menyusup di smartphone jurnalis.



Bagaimana membalik semua tampilan gambar dari aplikasi Android tampil Landscape. Hal sederhana yang tidak terjadi di smarthphone Android. Tapi tidak nyaman di Android TV, STB dengan gambar horizontal. Aplikasi ini memutar semua aplikasi menjadi horizontal di TV

Storage smartphone penuh, tapi tidak tahu penyebabnya. Smartphone mengunakan cache dan temporary file, kadang file tertinggal di smartphone tanpa terlihat. Aplikasi membersihkan file dari internal memory, dapat melihat file apa yang tertinggal dan membuat storage penuh.

Aplikasi untuk tranfer file untuk smartphone ke smartphone. Tanpa melewati WIFI Router atau Hotspot. Files LLC aplikasi untuk tranfer file offline. Dan ShareMe XIaomi lebih sederhana, untuk mengirim file antar smartphone langsung. Google Nearby Share dirilis Agustus 2020

Siaran TV luar negeri dapat ditonton dengan mencari kanal IPTV dari M3U file. Nonton TV siaran langsung dari smartphone. Dapat mengunakan browser tanpa perlu menginstall aplikasi. Atau mengunakan aplikasi TV, termasuk VLC Player dapat nonton siaran dalam dan luar negeri

Android Fast Share aplikasi Android memberikan kemudahaan berbagi file tanpa jaringan / network. Seperti fitur pesaing iPhone dengan app AirDrop. Mengunakan jaringan Bluetooth atau WIFI DIrect diaktifkan pada smartphone. Mengirim file atau koneksi 2 smartphone langsung tanpa dibantu perangkat lain. Google berencana membuat fitut tersebut di Android, tampil Screenshot aplikasi Fast Share



Melacak ponsel Android bila lupa ditaruh dimana, atau melacak smartphone hilang. Dengan Find My Phone kita dapat mencari keberadaan smartphone mengunakan browser. FItur untuk mengaktifkan nada atau berbunyi, dapat mengunci smartphone yang hilang, menghapus data smartphone anda. Pilihan dari Browser atau App Find My Device




No popular articles found.