Kaca Corning Gorilla Glass DX dan DX Plus untuk camera smartphone belakang


Technology | 24 July 2021


Disain smartphone terbaru kelihatannya berubah.

Sebelumnya sensor dan lensa masih berukuran kecil. Perlahan ketajaman sensor juga meningkat, sekarang ketajaman 100MP.
Perkembangannya juga merubah sisi lensa camera.

Dari penambahan camera untuk telefoto atau camera sudut lebar, setidaknya 2-3 camera ada di belakang smartphone dengan kekhususan tersendiri.

Pelindung layar depan atau kaca pelindung smartphone paling terkenal dari produk Corning dengan tipe kaca yang keras Gorilla Glass.

Beberapa disain smartphone tidak hanya menempatkan di depan, tapi di belakang untuk pelindung lensa camera.

Bagian lensa camera memang sulit dijaga, bila tertutup kaca kualitas kurang baik akan mempengaruhi kualitas gambar.
Kaca juga harus anti gores tanpa menurunkan kualitas foto.

Masalahnya bahan yang protektif cenderung memantulkan banyak cahaya, dampaknya terjadi bayang pada foto.
Seperti model smartphone lama, bagian pelindung lensa camera akan menganggu hasil foto.

Di camera konvensional, lapisan pelindung untuk memantulkan cahaya dapat ditangani dengan baik. Seperti melapis filter di lensa kaca.
Walau ada kelemahan bagian filter mudah tergores. Di camera DSLR atau camera pocket mungkin tidak masalah
Karena penguna akan menutup lensa mereka.



Tapi di smartphone, orang cenderung membawa di saku. Tentu saja  kaca pelindung di depan lensa camera smartphone, dapat menganggu hasil foto.

Produsen kaca Corning membuat solusi.
Corning DX telah menjadi kaca pelindung di jam pintar, dan tidak lama lagi akan digunakan untuk menjaga lensa belakang smartphone.

Corning Gorilla Glass DX dan DX Plus untuk camera

Komposit kaca Corning DX dapat menangkap 98% cahaya yang masuk agar tertangkap sensor camera.
Memungkinkan hasil foto dan video lebih berkualitas tanpa mengorbankan pelindung sebagai fungsi tutup kaca di depan lensa camera smartphone.

Informasi ini baru diumumkan pada Juli 2021. Produsen apa yang akan mengunakan 2 model kaca Corning DX dan DX+ belum disebutkan.
Corning menyebut, kaca yang dibuat dapat membantu menangkap cahaya lebih baik.

Kabar, Samsung akan mengunakan Gorilla Glass DX untuk model Galaxy terbaru.


Berita terkait
Nama Ambarella mungkin tidak kita pernah dengar. Ambarella dikenal sebagai procesor merekam video. Dan biasa dipasang pada perangkat camera portabel atau kelas ActionCam atau camera Drone.

Pengembangan mesin AC telah berusia 100 tahun. Mengambil tenaga dalam proses pendinginan. Tapi teknologi baru dari peneliti Singapura NUS membuat mesin pendingin berbasis bahan air. Lebih hemat 40% konsumsi listrik di daerah tropis



Samsung Turtle Glass adalah kaca buatan Samsung sendiri. Dan sudah masuk ke merek dagang di Korea Selatan. Selama 5 tahun Samsung mengunakan kaca pelindung Samsung dari pabrik luar, tahun depan sepertinya berubah.

Kaca smartpone dengan pelindung baru dari CU dan Nanofiber dikembangkan oleh universitas Akron. Kendala kaca smartphone saat ini hanya tahan gores, tapi tidak anti pecah ketika terjatuh.

Disebut Ultra Ever-Dry untuk melapisi bahan seperti sarung tangan , sepatu dan lainnya. Pelindung Ultra Ever-Dry akan menendang atau tidak membiarkan cairan menempel pada permukaan yang sudah dilapis Ultra Ever-Dry.

Mengapa layar handphone ikut berputar dari 90 derajat atau lebih. Ada sensor sangat kecil membantu mengatur posisi gravitasi dari handphone. Sebuah chip disebut Accelerometer membantu mengatur layar




No popular articles found.