AC Gradient pendingin ruangan masa depan kinerja lebih efisien


Green | 27 July 2021


AC sekarang lebih banyak dipasang model outdoor, dibanding AC di jendela.
AC semakin banyak digunakan, karena suhu Bumi terasa semakin panas.

Banyak AC Windows dipasang tapi tidak terlihat indah. Seperti rumah di luar negeri yang disewakan, memasang AC Windows dipasang  di jendela. Kadang harus menutup sebagian bidang pandang jendela kamar.

Perkiraan pada tahun 2050, pengunaan AC akan melonjak. Dari 1,6 miliar unit AC sekarang, meningkat menjadi 5,6 miliar unit AC di bumi.

Beberapa perusahaan mencari solusi agar AC dapat dibuat lebih baik, lebih hemat power.

Satu rancangan AC Gradient adalah perusahaan yang merancang AC model baru dari San Francisco.
Mereka mencari disain alternatif untuk mengantikan AC tradisional, sekaligus berfungsi ganda. Sebagai pemanas saat musim dingin, dan pendingin di musim panas.

AC buatan Gradient dapat menurunkan dampak jejak karbon untuk sistem pemanas, ventilasi dan pendingin udara sampai 75%.
Dimasa mendatang, ketika energi terbarukan sudah digunakan sepenuhnya. Setiap perangkat elektronik dan rumah tangga akan mencapai 0%.

Tujuannya, untuk mengurangi keburukan AC dimana pengunaan terlalu banyak di Bumi. Diharapkan dapat mengurangi pemakaian listrik, karena AC saat ini menjadi perangkat yang memakai power istrik terbesar dari seluruh perangkat rumah tangga.
AC seperti lingkaran setan bagi energi. Tidak mengunakan AC maka orang akan merasa udara panas dan menganggu kesehatan.
Mengunakan AC dapat melindungi orang yang tinggal di rumah, tapi dampak terhadap energi listrik yang dipakai.

Tim laboratorium dan inovasi Otherlab, sebuah perusahaan yang mempelajari sistem energi secara detail juga merancang solusi baru.


Mencoba membuat solusi tanpa menganggu energi, tapi tetap membua sejuk udara.

Gradient mengatakan, banyak kinerja AC yang efisien tapi membutuhkan instalasi profesional dan tentu saja biayanya lebih mahal.
Sebagian lainnya lebih memilih produk murah, walau kinerjanya tidak efisien atau lebih boros listrik.

Karena biaya yang mahal, mereka yang memiliki AC berkualitas baik harus membayar lebih mahal di depan.


AC pendingin Gradient kinerja efisien

Gradient merancang pompa dengan kinerja 2 sistem. Baik pemanas dan pendingin dalam satu unit.
Walau belum disebutkan berapa harga jualnya, disebutkan akan bersaing dengan produk AC yang paling murah nanti.

Lebih tepat disebut pengatur suhu udara. Gradient mengunakan sistem variabel (seperti kinerja AC inverter).
Tetapi hanya mengunakan energi yang tepat ketika bekerja.
Dapat terhubung ke WIFI, sehingga AC dapat mengatur kinerja ketika pemakaian listrik meningkat.
Rancangan pertama hanya cocok untuk daerah dengan suhu cukup hangat.
Kedepan sistem suhu ruangan mereka akan dibuat untuk kondisi suhu dingin yang ekstrem.

Disain AC Gradient tidak perlu instalasi, cukup di gantung di jendela dengan disain menarik.


Kotak AC tidak berisik, dan sistem motor variabel dapat mengatur suara yang ditimbulkan.

Perusahaan sedang mencari peserta dalam uji coba beta perangkat sekarang, dan berencana untuk memulai produksi komersial pada tahun 2022.

Berita terkait
Perangkat paling boros listrik adalah AC dan dampak psikologi udara panas. Di pasaran AC murah mengkonsumsi 50% energi listrik. Indonesia masuk daftar, sekitar 9% rumah memiliki AC. Dunia membutuhkan invoasi. Jika saya bisa bekerja dengan suhu 30C, Anda juga bisa - percayalah pada saya."

Beberapa orang ingin menjadi kaya raya, bahkan super kaya. Sesampai disana akan muncul perasaan berbeda ketika kehidupan sebelumnya. Banyak perasaan yang tidak lazim bahkan tidak di alami ketika seseorang masih menjadi pekerja. Seperti apa yang mereka akan hadapi.



Rancangan kedua penemu tersebut adalah lembaran seperti film. Memantulkan gelombang panjang matahari seperti cahaya inframerah yang membawa panas.MIT membuat jendela transparan dan berubah menjadi buram bila terkena panas menolak cahaya matahari.

Teknologi pendingin ruangan AC Samsung Wind Free. AC hemat hemat energi, konsumsi listrik sampai 72% setelah memasuki mode Samsung Wind Free. Mengandalkan lubang kecil tanpa efek angin dingin yang kuat dari mesin AC, udara dingin menyebar dari lubang kecil

Kopi memiliki kandungan fosfor, potasium, magnesium dan tembaga tinggi. Bubuk kopi dapat menambah nutrisi bagi kebun dan menjadi pupuk sayuran, bunga bahkan rumput di kebun rumah. Ampas kopi dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami. Atau sampah kulit pisang dan kulit telur sangat berguna bagi tanaman.

Membuat pupuk organik dapat mengunakan bahan sederhana. Kulit pisang, kulit telur, ampas kopi, air aquarium sampai cuka dapat dijadikan pupuk untuk penyubur dan menjaga tanaman lebih sehat. Sampah dirumah anda adalah pupuk untuk tanaman.

Pemanasan global memang terjadi. AS, China, Rusia, Brasil, India, Jerman dan Inggris seharusnya bertanggung jawab atas 60% pemanasan global yang terjadi dari tahun 1906 sampai 2005. Dijelaskan dalam gambar oleh Damion.



Data terbaru yang diungkap, energi solar cell saat ini bisa ditawarkan dengan harga 14 sen atau kurang untuk per KWh. Sementara nuklir membutuhkan dana 14-18 sen untuk per KWh.




No popular articles found.