Teleskop Chandra X-ray 22 tahun kembali bekerja


Science | 10 September 2021


September 2021 memasuki jam kerja 22 tahun
Teleskop Chandra X-ray Observatory berhasil dipulihkan dari masalah satu instrumen Low Energy Transmission Grating / LETG untuk mengukur intensitas sinar-X dengan energi berbeda.
Perangkat untuk mengerakan instrumen ke posisi.
Pergerakan instrumen LETG terditeksi gagal bekerja, sehingga pengamatan tetap bekerja tanpa unit LETG pada posisinya

Informasi terbaru di awal September 2021, Nasa menetapkan teleskop dapat beroperasi tanpa unit LETG.
Chandra X-ray tetap digunakan dengan instrumen High Energy Transmission Grating / HETG.

Tahun 2020
Teleskop mengalami masalah dengan instrumen High Resolution Camera / HRC pada bulan Agustus 2020.
Nasa memindahkan ke sistem elektronik backup pada bulan September dan anomali telah diselesaikan.
Sementara unit HRC dalam pengujian, sensor camera Advanced CCD Imaging Spectrograph / ACIS terus melakukan penlitian sain dan mengambil data.
Unit HRC awalnya dirancang bekerja selama 5 tahun.
23 November 2020 perangkat HRC sudah kembali dipulihkan

Oktober 2018
Teleskop Chandra X-ray Observatory diluncurkan pada Juli 1999 sebagai observatorium ruang angkasa utama.
Sempat macet, pada 15 Oktober 2018. Terjadi kesalahan hitung membuat pesawat salah membuat perhitungan dan masuk ke Safe Mode.

21 Oktober 2018, insinyur Nasa mengatakan Chandra sudah kembali normal. dan siap melakukan observasi sain kembali.


Para ahli melakukan sebuah untuk mengkonfigurasi prosedur giroskop baru. Teleskop diperintah melakukan beberapa manuver ke beberapa arah untuk memastikan sistem sudah bekerja normaal
Tetapi pekerjaan belum selesai sampai akhir bulan Oktober 2018. Karena tim harus mengambil data observasi sebelum memasukan program ulang ke teleskop

Tentang Teleskop Chandra X-Ray.
Disebut CXO dan dikenal dengan nama lain Advanced X-ray Astrophyisc Facility / AXAF.





Teleskop Chandra diluncurkan tahun 1999, dan sudah bekerja lebih dari 19 tahun. Posisinya berada di ruang angkasa.
Berat teleskop mencapai 4,7 ton, dan mengorbit antara 14 ribu km sampai 134 ribu km dari Bumi.
Hampir sepertiga jarak bumi ke bulan. Mengapa teleskop ini ditempatkan sangat jauh, tujuannya untuk menghindari bayangan bumi ketika melakukan pengamatan. Hal lain untuk menditeksi sinar X-ray agar daerah panas yang diamati lebih presisi.

Orbit teleskop menjadi sangat elips dan kemampuan bekerja selama 55 jam dari sekali orbit 65 jam.
Ketika posisi teleskop terjauh dari Bumi, maka satelit tersebut berada pada posisi teleskop terjauh yang pernah dibuat.

Teleskop dirancanng dengan giroskop mekanik, dimana dapat mengarahkan posisi ke objek yang di observasi.

Disain teleskop Chandra.


Teleskop tidak dirancang dengan lensa optik dan sensor. Melainkan mengunakan disain teleskop Wolter.
4 instrumen terbesar milik Nasa adalah teleskop Chandra X-ray, Hubble, Compton (gagal) dan Spitzer.
Chandra X-ray diluncurkan 23 Juli 1999.

Terdiri dari permukaan parabola dalam bentuk silindris dan hyperboloid berlapis iridium / emas.
Radiasi Foton X-ray akan diserap oleh cermin normal, Dan dari sudut tertentu kembali dipantulkan.

Teleskop Chandra mengunakan sensor X-ray untuk melihat benda di alam semesta yang tidak terlihat oleh teleskop lain.

Teleskop Chandra memiliki 4 cermin sensor. Ketika cahaya sinar X masuk ke cermin Mereka difokuskan ke detektor eletronik Dan gambarnya tampil seperti dibawah ini

Teleskop X-Ray Chandra

Teleskop Chandra dibawah oleh pesawat Columbia pada tahun 1999. Dan menjadi satelit terbesar yang pernah dibawa oleh pesawat ulang alik. Di bidang astronomi saat ini terdapat 3 satelit penting dalam pengamatan benda di ruang angkasa.

4 gambar yang dipilih di situs Chandra Harvard adalah Nebula Crab, Tycho, G292.0+18 dan 3C58. Gambar diatas adalah gambar dari 4 bintang yang meledak. Seperti matahari kita suatu hari akan membentuk cahaya seperti gambar diatas sebelum memasuki fase kematian menjadi bintang mati.

Cerita sebuah bintang Tycho yang meledak, terjadi pada tahun 1572. Sebuah cahaya kecil terlihat di langit pada tahun tersebut bahkan bisa dilihat langsung. Bintang Tycho sudah meledak selama 450 tahun lalu, tapi sampai sekarang gerakan sisa bintang masih dapat diamati. Foto terakhir dipublikasi Mei 2016 oleh Harvar.edu

Dari teleskop Chandra X-ray terus mengamati gerakan dari nebula tau supernova Tycho sejak 2000-2016. Benda ini tidak terlihat langsung dengan mata, tapi bentuk gas dan panas dari ledakan bintang ini terus terlihat bergerak. Foto dibawah adalah komposit atau gabungan foto teleskop lain seperti VLT dan digabung dengan gambar dari teleskop Chandra X-Ray

Ledakan bintang tersebut bergerak keluar dari inti tengah, dengan kecepatn 19 juta km perjam. Terlihat besar dari foto teleskop, tetapi benda Tycho ini berada 10 ribu tahun cahaya jauhnya dari Bumi.

Skala benda dibawah ini memiliki lebar 44 tahun cahaya atau sekitar 255 triliun km.

Teleskop Chandra X-Ray perubahan di nebula Tycho




Penemuan lain dengan teleskop Chandra X-ray.
Yang ditemukan teleskop Chandra tidak seperti teleskop optik. Melainkan menangkan radiasi, sama seperti teleskop radio.
Gambar dari teleskop Chandra lebih banyak digabungkan dengan teleskop lain seperti teleskop Spitzer untuk teleskop inframerah dan teleskop Hubble, serta gambar teleskop di Bumi.

Pertama melihat sisa dari supernova di rasi Cassiopeia A. Dan pertama astronom menemukan, kemungkinan sebuah bintang neutron atau lubang hitam yang tersembunyi di alam semesta.
Nebula kepiting atau Crab nebula. Disana menunjukan sebuah gambar cincin. Peneliti mengatakan benda tersebut adalah bintang pulsa dan aliran jet dari bintang tersebut hanya sedikit dapat terlihat oleh teleskop lain.
Melihat pertama kali emisi radiasi lubang hitamg di pusat galaksi kita. Disebut Sagitarius A.
Chandra juga menemukan gas yang jauh lebih dingin dan diperkirakan berputar di pusat galaksi Andromeda.
Chandra juga dapat melihat 2 galaksi yang saling bertabrakan. Dimana salah satu galaksi mengalami kanibal atau ditelan oleh galaksi lebih besar di rasi Perseus A.
Dan masih banyak lagi penemuan dari teleskop tersebut

+ Photo Chandra.harvard.edu/photo/2016/tycho/

Berita terkait
Mungkin tidak terbayangkan bila di sana tidak terlihat apapun, karena sebagian besar galaksi kita masih tertutup oleh debu dan gas. Dengan teleskop Spitzer dapat menembus kabut. Foto teleskop Spitzer dipublikasi Nasa, apa yang tidak dapat dilihat adalah radiasi akan terlihat oleh Spitzer.

Tugas Kepler telah berakhir mencari planet. Terkumpul 678GB data, mendokumentasikan 61 supernova, menemukan 2662 planet, dipublikasikan hampir 3000 dalam dokumen jurnal sain. Setelah bertugas hampir 10 tahun di ruang angkasa. Tugas Kepler selesai, dan terbang di ruang angkasa mengorbit ke matahari, baru kembali ke dekat bumi tahun 2071



Teleskop radio SKA selesai dibangun, setelah tahun 2016 memperlihatkan gambar pertama dari 25% kekuatan teleskop radio. Menjadi teleskop paling sensitif di dunia untuk memetakan langit dengan gelombang radio, dan menangkap paling detil dari sebelumnya. Salah satu yang dicari adalah jejak gas hidrogen.

Crab nebula, nebula Crab atau nebula kepiting adalah debu dan gas dari bintang yang telah mati. Seperti lukisan di ruang angkasa, nebula Crab dikenal dengan beberapa nama lain seperti M1, dan NGC 1952. Foto terbaru  Mei 2017 dari 5 teleskop membentuk satu gambar Nebula Kepiting.

Teleskop tahun 1893 ada di observasi Yerkes, memiliki lensa reflaktor berukuran 40 inch. Teleskop GMT - Giant Magellan Telescope dipastikan tepat waktu, mengunkan cermin hexagonal. Mengapa teleskop raksasa tidak dibuat dengan cermin utuh.

Teleskop baru Next Generation Transit Survey atau NGTS siap bekerja di tempat observasi Paranal utara Chile. Terdapat 12 teleskop tapi bentuknya tidak seperti teleskop biasa. Terdiri dari 12 teleskop yang dipasang bekerja dengan sistem robot secara otomatis.

Ilmuan mengunakan Wide Field camera 3 untuk mempelajari panjang gelombang inframerah dan mencari tanda tanda adanya air. Bagaimana ilmuwan mengetahui apakah planet seperti bumi dengan ukuran memiliki air, gas CO, metana bahkan ukurannya




No popular articles found.