Galaksi Rebel 800 juta tahun setelah Big Bang tidak sengaja terlihat masa Cosmic Dawn


Science | 24 September 2021

Secara kebetulan, para astronom telah menemukan dua galaksi yang berada di tepi ruang dan waktu
Kedua galaksi seperti tersembunyi di balik tabir debu tebal hingga sekarang.

Galaksi yang sangat kabu tersebut terbentuk lebih dari 13 miliar tahun yang lalu
Atau hanya 800 juta tahun dari waktu kelahiran alam semesta itu sendiri.

Bukti tersebut dapat membantu ilmuwan untuk menemukan benda galaksi kuno ketika awal terbentuk alam semesta.

Tim Yoshinobu Fudamoto, astronom di Research Institute for Science and Engineering di Waseda University, Jepang, dan National Astronomical Observatory of Japan (NAOJ), melihat sinyal spektral menakutkan dari kedua galaksi secara tidak sengaja.
Ketika tim mempelajari galaksi di sebelahnya yang bersinar, dan sinyal yang ditangkap jauh lebih terang dalam sinar ultraviolet (UV).

Tapi sinyal Rebel S-29-2 seperti gambar dibawah ini terlihat kosong
REBELS-12 REBELS-29 REBELS-12-2 REBELS-29-2

Tim mencatat penemuan kebetulan dari dua galaksi yang tertutup debu tipis itu berada di tepi alam semesta.
Menunjukkan data galaksi awal (berbasis UV) yang tercatat masih belum lengkap.

November 2019, Fudamoto dan rekan-rekannya mengamati galaksi di era alam semesta yang jauh ini menggunakan teleskop radio Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA).
Sistem teleskop mengunakan teknik interferometer yang sangat sensitif di Chili.



Fudamoto dan rekan-rekannya adalah bagian dari program ALMA yang disebut Reionization-Era Bright Emission Line Survey (REBELS) tengah mempelajari 40 galaksi bercahaya yang ada saat fajar kosmik.

Tim sedang memeriksa dua galaksi target, yang dikenal sebagai REBELS-12 dan REBELS-29, ketika mereka melihat pola emisi kabur terletak beberapa ribu tahun cahaya dari sumber terang yang diketahui.

REBELS-12 dan REBELS-29 terdeteksi gelombang radiasi UV dana teleskop optik, sedangkan REBELS-12-2 dan REBELS-29-2 hanya tertangkap dengan instrumen gelombang inframerah yang sangat sensitif oleh teleskop ALMA.

Menurut Fudamoto, galaksi tersebut tertutup oleh debu tipis di depannya.

REBELS-12 REBELS-29 REBELS-12-2 REBELS-29-2

Sinyal yang dianggap keruh tersebut berasal dari 2 galaksi lain yang sebelumnya tidak diketahui.
Tim akhirnya memberi nama sebagai galaksi  REBELS-12-2 dan REBELS-29-2

Keduanya tidak dapat diamati secara visual seperti teleskop optik karena amat sangat jauh. Dan tidak terlihat di gelombang UV kecuali 2 galaksi REBELS 12 dan REBEL 29 yang sedang diteliti..
Keberadaan kedua galaksi hanya tertangkap dengan panjang gelombang inframerah dan khusus terditeksi oleh teleskop ALMA.

Fudamoto mengatakan ada hal menarik dimana beberapa galaksi yang begitu jauh dan sulit dilihat.
Sekitar 1 dari 5 galaksi di area Cosmic Dawn belum dapat dipetakan, kemungkinan galaksi tersebut terhalang oleh awan debu kosmik untuk di teliti.

Teleskop ALMA dapat mengintip melintasi jarak yang sangat jauh dan menembus lingkungan berdebu untuk melihat objek selama era kuno atau dikenal sebagai "Cosmic Dawn" atau "zaman reionisasi".


Jaman tersebut yang terjadi sudah amat lama bahkan sebelum terbentuknya galaksi kita Bima Sakti.
Disamakan ketika generasi bintang dan galaksi pertama terbentuk.
Dimana letak galaksi REBEL yang ditemukan tersebut

Berita terkait
Kota Tikal merubah buku sejarah Mexico, dari hubungan biasa ternyata sangat erat setelah ditemukan bangunan kuno dengan teknik LIDAR. Penemuan arkeologi lain ditemukan seorang remaja. Tidak sengaja ditemukan dengan teknik rasi bintang, setelah melihat setiap titik koordinat bangunan yang sama seperti posisi bintang.

Apakah galaksi Bima Sakti perputar rata atau seperti ombak. Peneliti IAC mengatakan ada data di tepi galaksi semuanya naik turun layaknya air pasang surut. Kadang diatas kadang lebih di bawah, tetapi periode waktu 600 juta tahun. Ada bagian lengan galaksi seperti keluar di lengan Sagitarius. Sulit melihat lengan galaksi kita sendiri, astronom hanya melihat gambaran kasar saja.



Teleskop eROSITA khusus untuk memetakan ruang angkasa dari radiasi sinar X-ray. Menunjukan isi galaksi Bima Sakti sebagian besar aktif. Gambar terbaru lubang hitam yang jauh dapat tertangkap karena pancaran sinar-X. Dan beberapa lubang hitam dapat ditemukan di sekitar galaksi Bima Sakti

Galaksi MCG + 01-02-015 adalah galaksi yang kesepian. Berada 330 juta tahun cahaya dari Bumi. Galaksi tersebut tidak memiliki galaksi tetangga dalam bentang 200 juta tahun cahaya. Atau tidak menemukan galaksi lain dengan radius 100 juta tahun cahaya.

Sebesar apa yang anda temukan ketika meletakan jempol tangan anda di atas untuk observasi bintang dilangit. Tidak kurang dari 100 juta bintang bila dilihat lebih dalam. Anda dapat melihat kepadatan bintang lebih dalam, setiap titk cahaya memang berasal dari bintang bintang di galaksi

2 Cluster galaksi akan bertabrakan, apa yang terlihat di antara keduanya seperti ada jembatang penghubung. Masalahnya luas struktur mencapai panjang 6,5 juta tahun. Disebut filamen dari penghubung antar galaksi, yang membentuk jaringan kosmik atau Cosmic Web sebagai jaring di antara galaksi di alam semesta

Galaksi yang sedang mengalami ledakan pembentukan bintang ketika usia alam semesta baru 1 persen, terlihat galaksi menyalakan gas yang mengelilingi galaksi. Awan tebal debu mengaburkan sebagian besar cahaya, menyebabkan galaksi tampak redup bahkan bentuknya tidak teratur. Mirip menemukan mahluk mitos Yeti di hutan belantara. Teknologi saat ini hanya mampu melihat benda kabur dengan teleskop sinyal radio



Ketika alam semesta lahir, ada galaksi diawal pembentukan alam semesta. Tapi tim peneliti yang dikepalai Tanaka melihat ada galaksi yang sudah redup lebih dahulu. Bahkan disebut galaksi yang sangat awal. Dimana gambar yang terlihat baru berusia 1,5 miliar tahun setelah pembentukan alam semesta. Mengapa bisa terjadi galaksi sudah redup.

Astronom membuat sebuah gambar dengan observasi dari teleskop radio. Dimana gambar setiap titik ini adalah gambar galaksi yang sangat jauh. Dan belum pernah terditeksi sebelumnya. Bagaimana setiap titik ini di dapat. Foto tentang galakasi ini diabadikan dari teleskop radio South African Radio Astronomy Observatory MeerKAT.

Seberapa besar alam semesta, dapat dilihat dengan membagi beberapa bentuk struktur raksasa. Dari planet yang dikira sebuah bintang, kumpulan galaksi yang bergabung menjadi kluster galaksi, cahaya ditengah galaksi yang disebut Fermi Bubble, sampai Supervoid atau wilayah dingin yang berada di tengah alam semesta tapi ilmuwan tidak tahu mengapa tempat tersebut relatif kosong.




No popular articles found.