Teknologi Samsung QD OLED untuk TV dan monitor


Technology | 27 November 2021

Teknologi QLED monitor dengan micro LED belum murah, Samsung menyiapkan teknologi baru QD OLED.

Kali ini dibuat untuk TV dan Monitor berbasis panel OLED display

Berbeda teknologi LCD dan lampu LED sebagai pencahayan, QD OLED mengunakan QLD layer dan lampu biru.

Teknologi QD OLED model pertama dipastikan tidak murah.
Samsung akan memproduksi masal TV QD OLED untuk ukuran 55 inci dan 65 inci. Ukuran lebih besar akan dibuat untuk 70 inci.
Sedangkan monitor dibuat untuk 34 inci.

Monitor QD OLED nantinya akan dibuat lebar, dengan rasio 21 banding 9.

Perbedaan struktur QD OLED hanya mengunakan 4 lapis, dibanding LCD mengunakan banyak lapisan.
Tapi bagian utama pembentuk gambar hanya memerlukan 2 lapis dari pencahayaan dan langsung ke layar panel OLED.

Keunggulan panel OLED pada warna, khususnya hitam yang lebih hitam dibanding LCD.
Warna dan kecerahan yang tidak dapat ditandingi oleh panel LCD.

Dibawah ini lapisan layar yang diperlukan untuk struktur lapisan QD OLED. Perbedaan dengan panel LCD yang membutuhkan banyak lapisan dari filter, LCD, polarizer, panel TFT, Diffuser, prizma dan terakhir lampu penerang layar.
Kelebihan OLED dapat dirancang sebagai panel, layar TV, monitor lebih tipis.



Monitor QD OLED

Satu yang menganggu dari Blue OLED, sebelumnya usia pakai layar OLED lebih rendah dibanding LCD.
Tetapi teknologi berubah, dan Samsung mengunakan teknologi tinggi.

LG sudah lebih dahulu memasarkan panel OLED yang kita kenal dengan AMOLED.
Demikian juga smartphone dengan layar OLED memberikan ketajaman lebih baik dibanding panel LCD.

Samsung berpindah ke layar OLED karena margin produksi LCD sangat rendah.
Bahkan pabrik Samsung L8-1 untuk produksi panel LCD akan diganti dan siap menjadi pabrik QD OLED di tahun 2021.



Berita terkait
Samsung Odyssey Neo G8 memiliki ukuran layar 32 inci, seperti ukuran TV LCD. Tapi resolusi layar menecapai UHD / 4K dengan kecepatan refresh 240Hz. Layar tidak dibuat flat, tapi mengunakan panel Curved Display.

Layar TV, OLED TV umumnya ditutup di bagian belakang. LG menampilkan konsep layar TV tembus pandang, dapat terlihat di bagian depan dan belakang. Menampilkan gambar seperti estalase toko yang bergerak



TV Xiaomi Mi TV EA70 tampil dengan bingkai tipis, hanya 2mm di tepi frame. Memiliki resolusi 4K dengan internal CPU Quad Core A35. Walau disebut TV terbaru, dirancang untuk penerimaan IPTV bagi konten resolusi tinggi.

Monitor LG 28MQ780 monitor untuk kebutuhan khusus. Dibuat dengan lebar keatas dengan bentuk hampir kotak dengan rasio 16:18. Agar tampilan lebih mudah di baca tanpa perlu nengok kiri kanan dibanding layar Ultra Wide.

Xiaomi TV ES50 menyusul setelah model ES43, dan 2 model lebih besar ES55 dan ES65. Tampilan gambar 4K seharga TV FHD yang ada saat ini. Ukuran layar 50 inci, bodi metal, mendukung suara DTS dan Dolby.

Teknologi terbaru di smartphone adalah camera. Xiaomi mengembangkan sendiri camera dibawah layar generasi ke 3. Cahaya yang tertangkap sensor dapat melewati subpiksel dan tidak merubah warna RGB. Awalnya diragunkan, ketika ZTE menampilkan smartphone camera In Display, hasilnya kurang baik.

Samsung menawarkan SSD ZNS Samsung PM1731a dengan fitur ZNS. Membuat SSD bekerja lebih lama, karena mengurangi penulisan data. Teknologi NVME 2.0 memiliki fitur terbaik dengan ZNS. Mencegah penulisan data pada chip yang mengurangi usia pakai chip NAND.



Intel Rocket Lake CPU Binning di jual 60 persen lebih mahal (April 2021). Chip Binning adalah istilah dalam menyeleksi sebuah procesor terbaik. Chip GPU juga sama, memiliki chip pilihan yang ditawarkan oleh produsen VGA

Mengunakan panel layar smartphone yang fleksibel. Oppo X1 model 2021 memiliki panel yang dapat di gulung. Layar smartphone dapat di dorong masuk ke dalam atau di tarik untuk membuat layar lebih lebar.




No popular articles found.