Bahan baterai lithium diganti Sodium Sulfur kapasitas usia pakai lebih baik


Technology | 9 December 2022


Bahan lithium ditambang dari padang garam, tapi kandungan hanya terdapat di beberapa wilayah / negara.

Bahan lithium saat ini paling efisien, murah, dan menyimpan energi lebih besar dari baterai lain dengan ukuran yang sama.

Di dunia, China memiliki cadangan lithium, tapi tidak cukup untuk kebutuhan seluruh dunia. Ketika meningkatnya kebutuhan kendaran listrik, yang membutuhkan bahan tersebut jauh lebih besar.
Ditambah sebagian sektor juga beralih ke baterai li-ion.
China memproduksi produksi lithium, harus dibuat menjadi produk jadi di dalam negeri.
Membuat produsen baterai membangun pabrik baru di China, seperti Tesla, Panasonoc, Samsung dan LG membuat baterai langsung di China.

Alternatif pemakaian bahan baterai penganti harus ditemukan, bahan tersebut adalah sodium atau garam.

Baterai Sodium Sulfur Universitas Sydney 2022
Dr Shenlong Zhao dari University’s School of Chemical and Biomolecular Engineering, membuat penelitian untuk mengembangkan baterai natrium sulfur yang lebih murah.
Baterai natrium mengunakan nama elemen Na-S, sudah dikenal setengah abad. Digunakan untuk kapasitas lebih rendah, pengunaan yang luas tapi umur pakai lebih singkat.
Tapi proses sederhana dari elektron berbasis karbon, dapat meningkatkan reaktif belerang dan membalik reaksi antara belerang dannatrium.
Baterai dapat menghilangkan kemampuan yang lambat, kembali dengan kapasitas lebih tinggi dan usia pakai lebih lama.

Baterai Na-S merupakan jenis baterai dengan kepadatan tinggi, dan tidak beracun dibanding bahan lithium. Proses daur ulang juga lebih mudah.
Baterai tersebut lebih cocok untuk kinerja tinggi, seperti penyimpan energi terbarukan. Misal jaringan listrik.
Biaya yang dramatis lebih murah, tapi kapasitas penyimpan 4x lebih besar.


Baterai natrium mengunakan bahan yang di proses dari air laut.

Baterai Sodium Sulfur

Belerang adalah bahan elektroda yang menarik untuk baterai generasi baru, karena bahan yang berlimpah.
Reaksi sulfur secara elektrokimia dalam baterai logam sulfur alkali, adalah proses transfer 16 elektron.
Belerang memiliki sifat isolasi, membuat reaktivitas menjadi lambat.

Pengembangan dengan baterai RT-Na/S memberi kapasitas awal 1017mAh g, dan mempertahankan kapasitas 505 (50%) setelah pengisian 1000x.


Membuat daya tahan baterai lebih lama sampai 4x dibanding baterai lithium.

Natron 2022
Mengunakan bahan natrium-ion, memiliki keamanan sangat baik dan pengisian sangat cepat.
Tapi tidak mengunakan bahan lithium apapun.

Natron bekerja sama dengan Clarios, mulai memproduksi bahan baterai tersebut tahun 2023.
Bahan baterai berwarna biru, di cetak dalam bentuk balok baterai.
Baterai tidak seperti baterai biasa berbentuk bulat, tapi di kemas dalam rak.

Disebutkan cocok untuk energi bagi data center, stasiun pengisian baterai mobil listrik, dan industri lain.

Tantangan baterai lithium kapasitas besar ada di penyimpan baterai sendiri, walau sering terjadi pelarian energi dan membuat baterai tidak stabil sampai terbakar serta usia pakai.

Natron mengatakan, kapasitas baterai antara baterai Accu ke Lithium
Pengisian 99% kapasitas hanya 8 menit
Siklus baterai yang luar biasa 50.000x pengisian atau 25x usia pakai baterai biasa.
Baterai stabil secara termal dan aman diangkut.

Baterai Sodium Ion Natron

Natron mengatakan hal lain, baterai mereka tidak cocok untuk mobil listrik, karena ukuran masih besar dan berat.
Tetapi di bidang lain, seperti kendaraan listrik berat seperti forklif, atau kendaraan industri lain masih memungkinkan.

Bila kebutuhan baterai Sodium-ion dapat dikembangkan ke aplikasi, dipastikan harga baterai nanti akan stabil.



Bahan Sodium-ion nantinya tidak lagi bertentangan dengan regional antar negara. Karena bahan yang tersedia lebih banyak.
Dibanding bahan lithium yang saat ini mulai menjadi perdebatan, perselisihan dagang dan lainnya.



Bahan Sodium-ion 2021
China telah mengembangkan bahan Sodium-ion untuk baterai tahun 2021, tapi kepadatannya hanya 50% dari baterai li-ion biasa.
Ditujukan untuk mobil listrik dengan spesifikasi 160Wh/kg.


Layanan transportasi di Singapura mulai menguji coba panel surya untuk bus kota. Tahun ini akan dipasang di 52 bus, dengan tujuan mengurangi emisi karbon. Panel surya di atap bus dapat mengurangi beban mesin untuk sistem elektrik bus. Dampak yang baik, dapat menurunkan kebutuhan bahan bakar.

Sistem penyimpan listrik Tesla Megapack telah dibangun di Inggris. Memberikan power cadangan untuk 300.000 rumah selama 2 jam. Atau digunakan untuk power cadangan, dan menyimpan energi dari panel surya dan turbin angin sementara waktu.



Baterai Lithium generasi baru, aman dan tidak menimbulkan api. Mengunakan bahan graphene, dapat di isi ulang 3x lebih banyak. Menyimpan energi lebih cepat seperti supercapacitor. Pengembangan baterai dari Nanotech Energy yang lebih aman dari baterai lithium biasa.

Teknologi penyimpan energi listrik tampil dengan Flow Battery cair. Tidak berbentuk baterai dalam bentuk fisik, tapi baterai dengan cairan. Pertama di Jerman, tapi powerbank terbesar ini ada di China. Baru beroperasi September lalu memberikan power hitungan MegaWatt.

Lahir terlalu cepat di tahun 2006, tidak ada kendaraan listrik serta tidak ada yang tertarik. Sekarang berbeda. Aptera mobil listrik 3 roda kembali dibuat, sekarang sudah banyak yang memesan. Disain baterai dibuat dalam beberapa kapasitas, mempertahankan pengerak 3 roda dengan panel surya di atap kendaraan

Baterai dengan bahan garam dikembangkan perusahaan CTAL. Mampu menampung energi dengan bahan berlimpah, walau hanya mencapai 2/3 daya energi dibanding baterai lithium ion. Skala baterai natrium tersebut lebih tepat untuk kendaraan listrik ukuran besar atau menyimpan bagi energi power besar.

Stasiun ruang angkasa ISS sekarang memiliki 24 baterai lithium baru. Pemasangan membutuhkan waktu 14 misi ruang angkasa hanya urusan baterai. Proyek perbaikan menyusul untuk penambahan panel surya baru di tahun 2021. Kaya smartphone harus di ganti baterai



Baterai NantEnergy dengan bahan seng atau zinc mamberikan media penyimpan baterai di  beberapa desa di Asia dan Afrika. Termasuk digunakan untuk menara ponsel di Amerika dalam 6 tahun terakhir. Biayanya hanya $100 per kWh untuk baterai solar cell atau panel surya. Harga tersebut sudah cukup rendah untuk mengubah energi listrik dapat disimpan




No popular articles found.