Galaksi Black Eye Messier 64 yang aneh muncul bintang berwarna biru di tepi


Science | 28 May 2022

Teleskop Luar Angkasa Hubble NASA / ESA menangkap gambar luar biasa dari Galaksi Black Eye / Mata Hitam, juga dikenal sebagai Messier 64 (M64).

Galaksi ini mudah di identifikasi, karena seperti pita yang menyerap debu menutup sebagian area terang.

Tetapi bukan itu keunikan galaksi M64.

Yang membedakan dengan galaksi lain dengan galaksi M64 adalah gerakannya.
Galaksi umumnya bergerak mengikuti satu arah, baik semua bintang, debu dan gas dari galaksi akan berputar ke arah yang sama.

Galaksi Mata Hitam ini memiliki perbedaan, gas di wilayah luar berputar berlawanan arah, dibanding gerakan gas dan bintang yang ada di dalam.

Apa yang menyebabkan putaran bagian luar dan dalam tidak sama.

Galaksi M64 pernah bertabrakan dengan galaksi satelitnya yang lebih kecil. Kejadian sekitar 1 miliar tahun lalu, kata peneliti Nasa.

Apa lagi yang aneh, ketika gas berputar, juga terjadi akumulasi. Tentu saja penumpukan gas semakin besar lalu terjadi kompresi dan terbentuk bintang baru.

Jadi disisi lain juga memunculkan bintang bintang baru di sekitar wilayah galaksi.

Masih ada lagi yang aneh, karena akumulasi dari gas dalam jumlah sangat besar, bintang bintang yang lahir relatif sebagai bintang supermasif, atau bintang raksasa.


Terlihat titik cahaya biru adalah bintang yang umumnya sangat besar dan sangat terang sekaligus panas.

Galaksi Black Eye Messier 64 yang aneh muncul bintang berwarna biru di tepi

Cahaya bintang biru kontras terlihat di beberapa area. Demikian juga gas dari awan merah mudah yang berasal dari gas hidrogen bercahaya seperti terpapar sinar ultraviolet dari bintang bintang tersebut.

Messier 64 ditemukan oleh astronom Inggris Edward Pigott pada 23 Maret 1779, disusul penemuan oleh Johann Elert yang diumumkan satu bulan setelah itu. Dan Charless Messier pada tahuun 1780.

Letak galaksi M64 berada 17 juta tahun cahaya dari Bumi. Berada di konstelasi Coma Berenices.



Untuk menembus debu awan yang berputar-putar di sekitar pusat M64, Hubble mengamatinya dengan panjang gelombang inframerah. Hasil gambar menunjukan inti galaksi yang sangat terang serta awan pembentuk bintang yang mengelilinginya, ”kata NASA.

Tentang galaksi M64 ESA


Galaksi HIPASS J1131–31 adalah galaksi yang unik. Memiliki populasi bintang berwarna biru. Ditemukan tahun 2002 tetapi belum diketahui seperti apa, karena tertutup oleh sebuah bintang. Setelah posisi bintang bergeser, baru diketahui sebuah galaksi kerdil yang berbeda dari populasi bintang di galaksi lain.

Tim peneliti telah mengumpulkan data, inti galaksi kita Bima Sakti. Disebut Sagitarius A atau Sgr A*. Gambar yang di dapat terlihat masih sedikit kabur, tapi sudah menunjukan ciri lubang hitam supermasif memiliki ciri yang sama. Satu temuan disebut Bubble mengitari di sekitar lubang hitam



Gambar berwarna Teleskop James Webb atau JWS sangat menakjubkan untuk studi ilmiah. Ada satu tempat disebut cluster galaksi SMACS 0723, kelompok galaksi saling berdekatan. JWS juga mendapatkan 4 galaksi yang jauhnya 13 miliar tahun cahaya.

Bintang Ross 508 ditemukan ada sebuah planet yang berada di tepi zona layak huni. Disebut Planet Ross 508 b ditemukan dengan teknik doppler, ditemukan dengan gerakan cahaya bintang yang diamati dari teleskop Subaru. Orbit planet Ross 508 b hanya 10 hari mengitari bintang induknya.

Galaksi NGC 474 memiliki ukuran 2,5x lebih besar dibanding galaksi Bima Sakti. Bentuk galaksi elips ini tidak bundar sempurna. Peneliti mencari jawaban mengapa tidak bundar, apa yang pernah terjadi di galaksi tersebut. Melihat adanya ruang kosong di beberapa tempat di dalam galaksi

lmuwan sudah mendapatkan seluruh data dari isi galaksi Bima Sakti. Belum, dalam 10 tahun terakhir masih ada lagi temuan baru dengan galaksi kerdil atau galaksi kecil tepat di pinggiran galaksi Bima Sakti, apa isi disana. Foto terbaru Large Magellanic Cloud

Galaksi HD1 diperkirakan baru berada 13 miliar tahun cahaya, melihat pergeseran cahaya infra merah yang ditangkap peralatan instrumen astronomi dan teleskop ruang angkasa. Terlihat tipe bintang Populasi III generasi awal alam semesta. Tapi tim astronom akan melihat bila ada jejak radiasi X-ray, mungkin bukan cahaya dari bintang.



Bumi mengitari matahari 1 tahun, apakah matahari mengitari benda lain. Seberapa cepat memutar di tangah galaksi. Apakah posisi Bumi sejajar ketika mengitari tengah galaksi. Kenyataan posisi matahari dan Bumi berada agak ke pinggir galaksi.

Tim astronomi MaxPlanck menemukan struktur terbesar berada di dalam galaksi kita. Letaknya agak kebawah dari orbit galaksi, tapi ukurannya memanjang sampai 1.500 tahun cahaya. Disebut Maggie terlihat kumpulan gas dalam jumlah yang sangat besar

Tim ESA meneliti melihat 2 lubang hitam supermasif saling berputar di tengah galaksi NGC 7727. Terbentuk dari 2 galaksi yang bergabung, tapi inti galaksi atau 2 lubang hitam disana belum bergabung. Walau tabrakan keduanya terjadi sejak 1 miliar tahun lalu.




No popular articles found.