Smartwatch procesor Snapdragon W5 Plus Gen1 4nm kecil tahan 3 hari disain 2022


Technology | 21 July 2022

Qualcomm menampilkan procesor Snapdragon W5 Gen1 dan W5 Plus Gen1

Kedua procesor ditujukan untuk smartwatch atau jam pintar.

Mengunakan teknologi lebih efisien dengan produksi 5nm, jauh lebih baik dari procesor generasi sebelumnya Snapdragon 4100.

Snapdragon W5 Gen1 lebih hemat 50%, tapi performa 2x lebih baik dibanding SP 4100.
Juga mendukung teknologi terbaru, kabarnya disiapkan untuk Smartwatch berbasis Android.

Generasi jam pintar sebelumnya kurang menarik penguna Android.
Masalah Buggy, dan daya tahan baterai hanya 1 hari saja.

Contoh model LG Watch Style yang dirilis tahun 2017, memiliki tampilan yang baik dengan procesor Snapdragon Wear 2100.
Tapi disain jam rata rata hanya bertahan sampai 8 jam, walau smartphone jarang aktif.

Dari teknologi jam pintar, yang dibutuhkan adalah daya tahan, perangkat OS yang memadai, dan kinerja yang memenuhi kebutuhan penguna.

Google dan Samsung telah mengembangkan War OS 3 bersama-sama.
Memungkinkan kedua pengembang dan produsen dapat menempatkan procesor Snapdragon W5 lebih baik, setidaknya bertahan lebih dari 1 hari.



Sementara disain Snapdragon seri 4100 memberi peningkatan dari generasi sebelumnya.
Tapi tidak terlalu inovatif bagi disain dan penguna.

Snapdragon W5 Gen1 membawa kemampuan yang ditunggu penguna Android.

Teknologi Bluetooth 5.3, terintegrasi dengan speaker.
4 core Cortex A53 1,7Ghz
GPU A702 1Ghz
16 RAM LPDDR5


Mendukung modem wireless LTE Cat1
Fitur deep sleep dan Hibernate mode membantu smartphone mengurangi pemakaian baterai.

Disain OS dari Wear OS Google, Android, RT OS

Qualcomm Snapdargon W5 Plus

Ukuran chip lebih kecil, membuat produsen OEM dapat menempatkan ruang dengan kapasitas baterai lebih besar.

Produsen dapat menempatkan kapasitas baterai 300mAh dengan Snapdragon W5 Plus Gen1, dan baterai bertahan sampai 43 jam.
Model 600mAh membantu daya tahan baterai sampai 3 hari.

Qualcomm telah mengkonfirmasi produsen Oppo dan Mobvoi menjadi produsen penguna SP W5.
Pabrikan pembuat perlengkapan smartwatch dari akan merancang smartwatch dengan Snapdragon SP W5 adalah Compal dengan Wear OS, dan Pegatron berbasis Android AOSP.


Jam pintar Amazfit T-Rex 2 internal GPS dan baterai besar, termasuk sensor SpO2, detak jantung dan lainnya. Untuk aktivitas luar ruangan, baik dingin dan berdebu. Peta di layar jam pintar layaknya fitur jam futuristik.

Smartwatch BIP 3 memiliki sensor detak jantung untuk olahraga, sensor SpO2 dan tahan 14 hari. Untuk pemakaian berat sekitar 7 hari. Memiliki 60 mode aktivitas, dan memonitor detak jantung 24 jam, termasuk sensor tingkat stres



HUAWEI Watch D memiliki internal sensor untuk memeriksa tekanan darah, salah satu fitur yang jarang dimiliki model smartwatch lain. Sensor utama lainnya seperti sensor suhu tubuh, dan SpO2 ada di jam ini.

Huawei Band 6 dilengkapi layar AMOLED dengan 96mode dan monitoring SpO2. Huawei Band 6 memiliki layar lebih besar dengan 1,47 inci, dan disain 2,5D layar sentuh. Jam pintar tersebut tahan air, dengan fitur kesehatan khususnya aktivitas seperti olahraga.

Jam pintar BP Trace Wearable Blood Pressure Monitor dapat membantu memonitor tekanan darah secara pribadi. Ini yang membedakan, BP Trace Wearable Blood Pressure Monitor sama seperti perangkat tekanan darah di medis. Jam dapat digunakan selama 3 hari dengan 20 kali pemeriksaan.

Teknologi pengukur tekanan darah datang di aplikasi Samsung Health Monitor. Dan sudah ada yang menguji cukup akurat. Mengunakan sensor smartwatch dan kalibrasi tekanan darah. Jam pintar dapat mengukur tekanan darah ketika berolahraga. Serta mengukur kemampuan paru paru terhadap serapan oksigen dalam tubuh

Realme Watch model yang dirilis Mei 2020 memiliki tambahan fitur SpO2 untuk mengukur kadar oksigen dalam tubuh. Harga Realme Watch juga murah, termasuk fitur memeriksa detak jantung. Dan disainnya mirip seperti Apple Smartwatch. Realme Watch memiliki layar 1,4 inci dengan panel LCD, dengan ketajaman pixel 320 x 320p 323ppi.



Piaget Altiplano Ultimate jam tangan mekanik ini memiliki tebal 2mm. Lebih tipis 5x dari ukuran Apple Watch. Menjadikan disain Piaget Altiplano Ultimate sebagai jam mekanik tertipis yang pernah dibuat. Mengunakan bahanmetalyang lebih kuat 2x dibanding metal emas.

Seri jam pintar Huawei GT2 mendapat update versi 1.0.6.26 untuk memonitor SpO2 atau pengukur kadar oksigen dalam darah. Salah satu fitur mengetahui kesehatan seseorang dengan kemampuan tubuh menyerap oksigen secara efisien. SpO2  yang diukur mewakili perkiraan dari kadar oksigen di dalam aliran darah.

Jam tangan pintar atau Smartwatch sudah banyak dipasaran. Tapi dari Casio seri G-Shock yang baru ini agak berbeda. Casio G-Shock GBD-H1000 adalah jam pintar dengan daya tahan. Tapi sudah ditambahkan sensor detak jantung termasuk menerima sinyal GPS.




No popular articles found.