Teknologi filter air dari batang kayu menyaring air alami karena murah dari MIT


Green | 17 October 2022


Banyak perangkat dibuat produsen untuk pemurni air, tapi filter yang ditawarkan belum dapat dijangkau sebagian warga. Mahal bagi sebagian orang, unit filter penyaring air yang harus diganti juga tergantung dengan produsen.
Beberapa temuan lain untuk mendapatkan akses air bersih dibuat
Dari sistem jaring untuk menangkap dan mendapatkan embun air, panas matahari untuk pemurni air dan lainnya.

Insinyur MIT temukan cara merubah cabang pohon menjadi filter pemurni air. Hanya cabang pohon dapat dijadikan filter penyering air termurah.
Bahan dari cabang pohon tertentu dari alam ini memiliki kemampuan menyaring air.

Mereka mencoba di negara berkembang, dan batang pohon dapat dimanfaatkan sebagai filter air seperti pinus dan ginkgo (Amerika).
Uji coba dai kedua pohon tersebut tidak menghasilkan bunga, keunikan ada di batangnya. Yang dimaksud pada cabang batang pohon.

Filter air murah dari bahan alami

Jaringan xilem pada kayu gubal gymnosperma dapat digunakan untuk penyaringan air (seperti terlihat di atas).
Xilem (Xylem) terdiri dari saluran yang saling berhubungan oleh membran yang menyaring kontaminan yang ada di air (bawah). Jadi dibagian tengah ranting pohon tersebut dapat dijadikan saringan air.


Karena mengandung lapisan kayu gubal , seperti serat jerami yang disebut xilem tersebut. Pohon mengalirakan air dari bawah ke atas melalui bagian tengah di batang xilem.
Bahan tersebut dapat menyerap air (dilewati air) melalui batang dan cabang pohon sampai ke daun..

Saluran xilem saling terhubung melalui membran tipis dan berfungsi sebagai saringan alami. Dan hanya mengarahkan cairan ke satu arah.
Di alam serat tersebut dapat menyaring gelembung air dan getah.



Filter berbasis xilem ini dapat menyaring patogen berbahaya, dari e.coli, atau virus setelah di uji dalam percobaan di laboratorium.
Karena patogen sering menganggu kesehatan manusia dan bersumber dari air minum.

Filter memiliki fungsi menghilangkan bakteri yang bersumber dari mata air, keran dan air tanah yang terkontaminasi.

Selama 2 tahun tim melakukan uji coba di pegunungan, perkotaan sampai di laboratorium MIT sendiri.
Di dukung LSM lokal Himmotthan Society, Shramyog, Peoples Science Institute, dan Essmart.



Teknologi di uji di India. Dimana mereka membuat filter xilem dari pohon.
Pilihan India untuk percobaan di dunia nyata, 160 juta penduduk disana kesulitan mendapat akses air bersih.

Mereka menguji di tempat, sekaligus mendapatkan umpan balik dari warga.
Sambil mengajarkan bagaimana menganti filter, dan saringan dapat menghasilkan 1 liter perjam air minum yang dapat dibersihkan.

Ke depan peneliti masih menjajaki pengunaan filter xilem untuk skala besar sebagai produk pembersih dari bahan alam.
Khususnya menyediakan filter air minum untuk tempat air yang sudah terkontaminasi.
Dapat dijual lebih murah untuk pemurni air yang terjangkau.

Mereka yang mengunakan tidak perlu membeli mesin khusus dengan unit filter seperti mesin penyaring air pabrikan.
Dapat membuat sendiri sesuai kebutuhan mereka seperti gambar diatas. Cukup di pasang seperti filter air biasa.

Potongan kayu untuk filter air

Uniknya ketika percobaan dilakukan, ketika kayu yang mengering dan selaput seperti saringan di cabang mulai menempel ke bagian dinding.
Membuat kemampuan saringan air menyumbat dari waktu ke waktu.

Masalah tersebut dengan mudah diatasi, dengan merendam di air panas selama 1 jam, dan di celup ke bahan etanol dan dibiarkan mengering dan batang pohon kembali dapat digunakan.

Dalam pemakaian filter dapat diganti setiap hari, sampai setiap minggu, tergantung kebutuhan rumah tangga. Tinggal dibuat persediaan, lalu dibersihkan bersamaan.

Kemampuan filter dapat ditingkatkan, dengan membuat panjang kayu lebih tebal sesuai jenis pohon.

Teknik memanfaatkan bahan alami ini terlihat sederhana.
Dan mungkin memperpanjang unit filter dengan bahan piring kayu.
Bahkan ketika disimpan, dapat bertahan selama 2 tahun dan masih mampu menjernihkan air.



Karena bahan baku banyak tersedia di alam, jadi proses pembuatannya sangat mudah.

Bisa dibayangkan masyarakat yang mendapat teknologi sederhana tersebut, dapat membantu membuat filter air di sekitar mereka.
Dimana ada tempat yang memiliki air dan perlu dibersihkan.

Filter xilem dapat membantu penyediaan air bagi masyarakat, yang pasti lebih bersih dan siap minum kata Rohit Karnik si professor jurusan teknik mesin.

+ MIT



Peneliti universitas Queensland berhasil membuat solusi pembersih air yang terkontaminasi bahan PFAS, dengan menambah campuran khusus. Membuat bahan PFAS menjadi bersifat magnetik, dan dapat ditarik dengan magnet. Menangkap sekitar 95 persen kandungan PFAS dari. Bahan PFAS telah disebutkan terkait dengan kesehatan dan ada dimana-mana.

Layanan transportasi di Singapura mulai menguji coba panel surya untuk bus kota. Tahun ini akan dipasang di 52 bus, dengan tujuan mengurangi emisi karbon. Panel surya di atap bus dapat mengurangi beban mesin untuk sistem elektrik bus. Dampak yang baik, dapat menurunkan kebutuhan bahan bakar.



Fungsi tutup closet itu penting, dapat mempertahankan partikel keluar dari lubang mengunakan tutup. Beberapa penelitian melihat penyebaran bakteri di lantai kamar mandi. Tim universitas Colorado menguji dengan laser dan melihat seberapa jauh droplet yang terbang ketika di flush.

Bagaimana memanfaatkan botol bekas, apakah bisa dijadikan pendingin ruangan tanpa AC. Disain dinding keramik, dapat membantu mendinginkan udara di sekitar. Dibuat beberapa disain dengan bahan tersebut dengan bantuan air

ColdSNAP, SNAP singkatan dari proses arsitektur nano superhydrophobic, menggabungkan lapisan unik dikembangkan di universitas. Semakin banyak AC digunakan, walau di dalam ruangan pemilik AC menjadi dingin. Tetapi di luar ruangan menjadi panas. Teknologi ColdSNAP hanya membutuhkan power 25% dan air saja.

Perangkat paling boros listrik adalah AC dan dampak psikologi udara panas. Rubah 1 derajat lebih hemat 10%. Di pasaran AC murah mengkonsumsi 50% energi listrik. Indonesia masuk daftar, sekitar 9% rumah memiliki AC. Dunia membutuhkan invoasi. Jika saya bisa bekerja dengan suhu 30C, Anda juga bisa -percayalah pada saya.

Profesor Raman telah menemukan cara menolak panas matahari dan mengembalikan gelombang inframerah tertentu. Memantulkan kembali ke ruang angkasa tanpa berdampak dengan udara disekitar. Peneliti banyak memfokus untuk meredam panas atau mengurangi panas dari cahaya matahari dengan efek rumah kaca.



Microsoft mulai mengunakan sistem pendingin 2 fase dengan cairan. Server computer direndam ke dalam cairan, kontak komponen panas akan langsung mengenai cairan. Gigabyte menawarkan disain memasukan computer ke dalam cairan teknik yang sama.

Dua kata yang berbeda fungsi dan sering disebutkan adalah Sanitasi dan Disinfektan di era pandemi. Sanitasi terkait dengan membersihkan, seperti sabun. Sedangkan Disinfektan mengunakan cairan kimia. Keduanya memiliki tujuan yang sama, tapi pemakaiannya berbeda.

Banyak alat untuk penyemprot tanaman untuk kebun. Bagaimana bila kita membuat sistem penyiram tanaman di rumah. Disebut Sprinkle dapat menyebarkan air untuk menyiram tanaman. Dengan biaya murah, installasi mudah dan ketahui berapa banyak komponen yang dibutuhkan.

Fayez al-Hindi seorang warga Palestina menciptakan alat penyulingan air bertenaga surya, dan menghasilkan air sehat yang dapat di minum. Fayez bisa membantu warga disekitar agar mereka bisa membuat air minum sendiri dengan bantuan cahaya matahari.

Memiliki AC dirumah, biasanya memberikan udara dingin. Setelah lebih dari setahun , AC menjadi tidak dingin lagi. Namanya saja mesin, tentu perlu perawatan. Tapi tidak semua memerlukan perbaikan seperti AC kurang dingin, bahkan bisa menghemat listrik




No popular articles found.