Tahapan membuat video Timelapse


Software | 26 July 2013

Hasil video dan jangan lupa dengan manajemen file

Dibawah ini tip yang kami dapatkan selama proses pembuatan pengambilan foto :

Tidak ada kendala untuk hardware dan software, bila semua foto sudah diambil maka proses editing akan lancar. Semuanya memudahkan, tapi kendala utama ada pada proses pengambilan gambar.

Semakin halus video memerlukan lebih banyak foto. Buat perencanaan sebelum mengambil foto, perhitungkan berapa lama potongan klip video yang akan dibuat nantinya.

Manajemen file dengan baik, jangan sampai file master anda hilang. Bila suatu hari ingin dirubah atau di edit kembali, semua arsip masih lengkap termasuk file asli seperti JPG dan RAW foto yang anda miliki.

Tantangan cuaca, bisa berubah, bahkan hujan. Jadi camera tidak bisa di tinggal bekerja sendirian dan setidaknya perlu di awasi.

Masalah angin, akan mengeser posisi camera dan penghalang matahari bila camera harus ditutup dengan pelindung karena terik matahari. Pastikan kedududkan camera sudah baik dan tidak mudah bergeser. Contoh pada gambar dibawah, ketika mengambil foto mendadak payung penahan turun dan tampak pada gambar camera.

Jadi persiapkan tripod bila diperlukan, dengan beban untuk penopang agar tidak tergeser. Khususnya untuk gambar dengan telezoom, akan terlihat bergoyang di video timelapse.



Bila mengunakan format RAW agar foto lebih mudah di edit. Hari pertama baru menghasilkan 2GB foto. Setelah beberapa kali menambah gambar, file foto mencapai 40GB foto format RAW. Bukan masalah di storage harddisk, tapi masalah manajemen file. Karena baru belajar, lupa mengatur nama folder yang kacau.

Disarankan selesai membuat foto, masukan kedalam masing masing sesi foto dengan urutan nama, folder yang jelas dan ditempatkan dalam satu drive harddisk. Atau membuat nama dan urutan waktu, bahkan target durasi dan dimasukan dalam satu folder untuk setiap bagian video.

Demikian pengalaman pertama membuat video Time Lapse. Bila satu fotographer profesional membuat video Time Lapse membutuhkan waktu sangat lama, tidak perlu heran prosesnya memang sangat lama. Karena momen terbaik belum tentu muncul setiap hari. Beberapa fotographer profesional bahkan harus mengumpulkan foto dalam hitungan hari sampai beberapa bulan. Hanya untuk mendapatkan gambar terbaik



Bila mengunakan camera DSLR, kerusakaan Shutter bisa terjadi bila terlalu banyak mengambil foto.



Foto pengujian lensa Tamron 70-300 mm dengan teknik video dan foto time lapse



Foto timelapse menjadi video dengan orion Nebula di atas Jakarta





Video dibawah ini dimulai tahun 2015, dan beberapa konstruksi Neo+ atau Kebayoran Icon di Jakarta Selatan.
Dengan pengambilan gambar terakhir bulan Maret 2019.




Foto galaksi di atas Jakarta






Foto gedung di Jakarta tertutup kabut pada tanggal 9 Desember 2015. Bukan hanya di Dubai, membuat sebagian kota seperti hilang tersisa puncak gedung Ketika kota Jakarta berada di musim hujan dan tidak banyak kegiatan, beberapa gedung tinggi seperti tertutup awan pagi hari.

Software Lightroom adalah aplikasi untuk edit foto profesional. Update Lightroom CC 11 perbaikan Masking baru, Publish Collection update Stall, Berpindah dari PDF ke format lain gambar hilang, masalah Wacom tablet diperbaiki



Smartphone dapat dimanfaatkan sebagai camera untuk Hyperlapse dan Timelapse. Ada 3 APK di Android, Framelapse, Hyper Timelapse, dan Lapse It. Sedikit berbeda dibanding aplikasi camera di Android

Bagaimana membuat Motorized Slider sendiri. Itu loh yang suka dibuat untuk foto dokumenter atau timelapse sehingga camera bergerak. Tidak perlu membeli peralatan mahal, bisa dibuat sendiri dengan plat metal dan lebih sederhana.




No popular articles found.