Bioskop di China dan industri film sedang ramai, sebesar apa industri film disana


News | 6 August 2013

Film bajakan di China bisa dibeli dibawah $1, tetap saja orang banyak menonton film di bioskop. Tren masyarakat China memang membutuhkan hiburan. China menjadi negara ke 2 sebagai pasar film setelah Amerika. Seperti strategi China, bangun dulu infrakstruktur maka permintaan akan mengalir kemudian.

Jumlah bioskop disana naik 4x lipat dari periode 2009 sampai 2012. Banyaknya jumlah film dan turunnya harga tikes bioskop mendongkrak masyarakat nonton kembali ke bioskop. Penontonnya naik 3x kali lebih banyak. Dulu nonton ke bioskop merupakan hiburan mewah, sekarang tidak lagi.

Apakah film impor saja yang tayang di bioskop. Sejauh ini banyak produsen film lokal mendapat untung. Satu film Box Office disana dapat mencapai 1 milyar dollar dalam 6 bulan. Film lokal mampu melampaui penjualan tiket film asing. Perbedaan film versi Amerika dibuat dengan teknik animasi dan biaya mahal. Di China produser membuat film paket hemat tetap di terima penonton karena menghibur. Contoh film komedi Lost in Thailand tahun 2012, biaya produksinya hanya $5 juta, tapi meraup $200 juta di China. Perolehan itu mencapai penghasilan film asing Avatar. Bagi industri properti juga mendapat untung. Mereka membangun bioskop di pusat perbelanjaan.

Dalam 2 tahun kedepan, di China diharapkan mampu membangun 5.000 bioskop dan total bioskop yang ada dapat mencapai 30 ribu layar film. Amerika saja hanya memiliki 10 ribu bioskop. Karena di Amerika cukup mahal membangun bioskop karena ongkos properti dan lamanya investasi kembali modal.

Tidak semua beruntung dalam industri film di China. Tahun 2012 sekitar 745 film dirilis, hanya 231 judul yang masuk bioskop. Mereka yang gagal dipastikan akan rugi, karena mencari keuntungan dalam film terbesar ada di bioskop.

Berita terkait
Film di bioskop dengan ukuran 35mm seperti akan berakhir. Paramount perusahaan film mengatakan film The Wolf of Wall Street hanya tersedia dlam bentuk digital. Satu roll film analog mencapai $2000, sedangkan film digital kurang dari $100.

Bicara airport, sekarang sudah 10 layanan gratis tersedia. Walau hanya di beberapa airport menyediakan bioskop, tempat tidur kecil sampai perpustakaan. Ketiga layanan tersebut paling diminati.




No popular articles found.