Google Drive satukan layanan ke Google Docs hapus dokumen 30 hari


News | 14 September 2020

Google satukan layanan QuickOffice ke Google Drive dengan Google Doc.

Edit dokumen atau spreadsheet sudah terintegrasi di Google drive. Tidak memerlukan software untuk mengetik, serta aplikasi spreadsheet diberikan oleh Google Doc.

Ketika mengetik dokuman, maka file otomatis di simpan ke dalam folder Google Drive

Sebelumnya Google memberikan aplikasi QuickOffice yang dapat di download dari Google Play. Aplikasi tersebut sempat dipromosikan dengan bonus 10GB space gratis selama 2 tahun. Pemilik akun Google akan mendapatkan bonus space bila menginstall QuickOffice ke perangkat Android

Bulan ini QuickOffice akan dihapis dari Google, termasuk versi Android dan iOS. Dan disatukan ke dalam layanan Google Drive dan Google Doc.
Penguna Google Drive dapat langsung membuat dokumen, presentasi, spreadsheet, form dan gambar langsung di Google Drive. Dengan membuat (create) dokumen virtual. File akan disimpan ke storage berbasis Cloud Google Drive.



September 2020
Google akan otomatis menghapus file folder Trash secara otomatis setelah 30 hari.
Perubahan tersebut diberlakukan untuk layanan Google lain.
Sebelumnya Google Drive tetap menyimpan file yang sudah masuk di kotak sampah, sampai user menghapus sendiri.

Ada 2 sisi yang perlu diingat. Bila user membuang file data dan lainnya, pastikan tidak melewati 30 hari sebelum di delete permanen.
Baiknya, penguna tidak kehabisan space karena lupa membuag dokumen di Trash, karena Google membantu membersihkan file sampah secara otomatis



Maret 2016
Google menambah fitur Google Doc sistem dokumen online. File dapat di download ke format ePUB, selain fitur yang sudah ada untuk menyimpan file ke Docx, Odt, Rtf, Pdf, TXT, dan HTML

Dibawah ini pada arah panah untuk menyimpan file ke format ePUB.




+ drive.google.com

+ Google Blog

Berita terkait
Google Privacy adalah sistem perlindungan akun anda. Seluruhnya dimasukan dalam satu tempat. Anda bisa mengatur sistem keamanan akun Google+, Email, sampai perangkat Android. Termasuk data pribadi yang mungkin tidak ingin dipublikasikan

Google ambul perusahan Odysee sebagai layanan backup video dan foto untuk iOS dan Android. Odysee memberikan layanan backup foto kualitas penuh untuk disimpan ke server mereka. Sekarang tim Odysee berada di tim Google+



Studi terbaru hilangnya data dari harddisk lebih besar dari SSD. Data dari Kroll Ontrack menyebutkan sekitar 72% kegagalan harddisk notebook atau desktop membuat data tidak bisa dikembalikan. Padahal ada sistem yang lebih aman dengan membackup ke Cloud. Bagaimana dengan SSD.

Google memberikan storage 15GB, dibagi dari Drive (cloud storage), Gmail dan Google+ Photo. Untuk memeriksa berapa sisa storage dapat dilihat via /www.google.com/settings/storage/




No popular articles found.