Kota Mumbai dengan gedung apartemen baru


Stuff | 20 January 2014

Pasar perumahan di kota Mumbai boleh dibilang ekstrem. Ada ratusan gedung pencakar langit dibangun, disisi lain 60% warga tinggal di daerah kumuh. Gedung disana tidak kepalang tanggung, naik menjulang puluhan lantai.

Kota Mumbai tidak memiliki perencanaan kota terpusat dan menara terus bermunculan di semua tempat. Seperti lahan bekas pabrik tekstil dan dirubah menjadi perumahaan bertingkat. Perusahaan properti disana kabarnya didukung pemerintah dan diberikan kebebasan pajak. Gedung tinggi, kebutuhan setiap lantai dengan pendingin yang akhirnya meningkatkan konsumsi listrik.



Setiap hari libur, kota Bogota Kolombia mengeluarkan kendaraan dengan bahan bakar keluar dari jalan raya. Bagaimana masyarakat disana, sangat senang. Lebih dari 1 juta kendaraan tidak dapat berlalu lalang selama hari minggu dan hari libur dan rutin di lakukan pemerintah kota. Apa yang menarik bagi penduduk kota

Indonesia dikenal dengan liburan Lebaran, menjelang hari raya adalah hari paling melelahkan untuk mudik. Tapi di China lebih parah dari negara kita. Ketika hari libur tidak pernah anda bayangkan semua pergi berlibur. Penduduk yang berlibur bukan dalam hitungan jutaan atau puluhan juta. Tapi ratusan juta penduduk akan pergi berlibur.



Kota Beijing menghadapi masalah kemacetan, polusi yang terus memburuk. Mengapa, jawabannya sederhana dengan jumlah mobil pribadi yang terus meningkat. Upaya pengurangan jumlah kendaraan sudah dilakukan, satu lagi masalah muncul dengan Uber dan Didi dari layanan taksi online.

Yang sekarang ramai adalah kota Dhaka, menjadi kota terpadat dari beberapa ukuran, dan nomor 20 terbesar dalam jumlah penduduk. Bila sudah terjadi seperti ini, akan sangat sulit memecahkan masalah kemacetan kota tersebut. 650 persimpangan jalan hanya 60 lampu lalulintas

Fotographer Michael Wolf asal Jerman membuat seri foto "Architecture of Density". Membuat foto rumah susun. Michael Wolf pernah memenangkan juara pertama World Press Photo Competition di tahun 2005 dan 2011




No popular articles found.