Timelapse Orion Nebula di zoom keren deh si profesor ini


Stuff | 3 February 2014

Video Timelapse ini serius banget bikinnya. Ketika profesor fisika dan fotographer amatir Isidro Villo menyebut akan membawa anda ke Orion Nebula yang begitu jauh dengan cameranya.  Targetnya ada di M42, Messier 42 atau NC 1976. Jaraknya 1344 tahun cahaya. Tidak jauh sih.

Tapi video yang di abadikannya itu astaga seperti live melihat teleskop. Orion Nebula menjadi nebula paling terang bahkan bisa dilihat dengan mata di malam hari. Asalkan kondisi cuaca yang cerah dan daerahnya yang sepi dari polusi cahaya

Isidro tidak hanya mengabadikan foto statik. Dia membuat peralatan khusus untuk mentracker si objek. Isidro menghabiskan waktu selama 2 tahun untuk proyeknya. Targetnya mengabadikan Deep Space Timelapse, atau foto yang di zoom langsung ke objek. Mengunhakan Canon 5D Mark II, sebuah XSi, Sigma 50-500, + 2x zoom teleconverter dan satu unit Meade LX80 mounting untuk tracker bintang.



Pada gambar peralatan yang di modifikasi tersebut setting zoom diatur otomatis.
Dibawah ini video Deep Sky Time Lapse


Berita terkait
Foto di ruang angkasa hanya berwarna hitam putih, bagaimana foto dibuat menjadi berwarna. Nasa mengabadikan beberapa gambar berdasarkan 3 unsur dan semuanya hanya berwarna hitam dan putih. Gambar tampak berbeda dengan foto pertama Hubble 1995 dengan foto terbaru 2015

lmuwan sudah mendapatkan seluruh data dari isi galaksi Bima Sakti. Belum, dalam 10 tahun terakhir masih ada lagi temuan baru dengan galaksi kerdil atau galaksi kecil berada di pinggiran galaksi Bima Sakti. Disebut satelit galaksi Bima Sakti.



Timelapse Our True Significance ini memberikan gambaran kepada penonton, betapa kecilnya kita. Dibanding gunung dan galaksi diluar sana. Atau kita melihat bintang seperti biasa, tapi disini diperlihatkan begitu jelas dan tajam dari garis Bima Sakti. Sudah di upload ke Youtube

Video timelapse Flow Motion dari fotographer Rob Whitworth mengambil ide dengan gabungan timelapse dan hyperlapse. Seperti menonton perjalanan liburan seseorang ke kota Dubai. Camera bergerak mengikuti objek, mengambil timelapse dengan pemandangan dan zoom.

Video ini menunjukan betapa luasnya galaksi kita. Bassem pertama kali menghabiskan waktu dengan astro fotografi. Terbang ke satu tempat, dan  mendapatkan Milky Way dibalik bukit.

Justin mengunjungi Argentina selama 25 hari. Dalam kunjungannya dia membuaf foto dan berjalan jalan untuk sebuah siaran TV show Mojo Outdoor. Sementara lokasi disana sangat indah. Peralatan slider malah ditinggalkan agar bisa berlatih kompisisi foto

Navajo for Milky Way  dibuat oleh Gavin Heffenan dari SunchaserPictures.com.Dia pergi ke taman nasional Canyon dan Tribal. Lagi lagi dia mengabadikan pemandangan di malam hari dengan teknik Timelapse. Hasilnya sangat bagus, mendebarkan hati kata sebuah media



Video ini masuk kategori Hyperlapse atau video di percepat dan bergerak. Diambil dari penerbangan Tokyo ke San Francisco diatas pesawat Boeing 747.

2 keluarga, 2 camera, 30 negara, 60 kali penerbangan, 1000+ time lapse video, 200 ribu gambar lebih dan 20 TB data. Video ini direkam selama 2 tahun, ketika pembuatnya jalan jalan ke Eropa. Katanya nonton di HD video

Nathan Kaso membuat video tentang negara Selandia baru. Mengunakan 2 teknik dari video dan timelapse. Perangkat Canon 5D Mark III, motion control Emotimo TB 3 Black. Dia merubah firmware Canon dengan firmware MagicLantern.

Nicholas Buer membuat video di San Pedro Atacama di utara Chile. Dia keliling disana selama 12 hari dan nongkrong di ketinggian 2600m untuk mengabadikan landscape serta inti galaksi Bima Sakti. Musiknya sudah keren, gambarnya juga keren.

Fotographer Colin Rich membuat video timelapse mengikuti musik . Beberapa video dibuat singkat hanya 1-2 detik, video lain memiliki durasi lebih panjang. Peralatannya lengkap dengan membawa FloatCam DC Slider




No popular articles found.