Kurang angin pada ban memboroskan bahan bakar


Green | 15 June 2017

Ide menarik dari iklan RightPSI bagi pengendara mobil dengan aman dan hemat bahan bakar. Badan regulasi AAA di Amerika mengatakan setahun kendaraan menghabiskan 4 juta ban karena ban cepat habis. Diluar 25 ribu kecelakaan akibat kesalahan dalam tekanan ban mobil.

Tekanan angin pada ban yang tidak pernah diperiksa dapat memboroskan bahan bahar. Membuat ban lebih cepat tipis dan meningkatkan polusi udara.



Pesan ini adalah iklan dari sebuah produk RightPSI yang dapat menunjukan tekanan angin mobil kurang atau masih baik. Bentuknya menyatu dengan pentil ban dengan petunjuk tekanan ban terlalu rendah berwarna orange atau berwarna kuning bila terlalu tinggi. Dengan tekanan ban yang tepat, maka ban yang dihabiskan oleh pengendara dapat berkurang 25% di tempat sampah
Tersedia dalam tekanan 28,30,33, 40 dan 45 PSI.

Intinya periksa ban secara berkala (setidaknya 2 minggu sekali untuk memeriksa tekanan ban) agar kendaraan tetap aman dan tidak memboroskan bahan bakar.

Product Information from RightPSI, Inc on Vimeo.


Berita terkait
Bagaimana merawat kendaraan dengan baik. Pemilik kendaraan tahu kendaraan butuh perawatan, dari pelumas dan pemeriksaan rutin agar kendaraan siap setiap waktu. Merawat kondisi kendaraan tetap prima dan menambah usia kendaraan lebih lama.

Masih dalam pengembangan dan pencarian dana. CycleAT adalah alat untuk memeriksa tekanan ban. Seperti ban motor, mobil atau ban sepeda, alat ini mengirim data tekanan ban ke smartphone. Alat CycleAT terdiri dari 2 sensor. Satu sensor untuk mengukur tekanan ban sampai 14 bar.



Memiliki AC dirumah, biasanya memberikan udara dingin. Setelah lebih dari setahun , AC menjadi tidak dingin lagi. Namanya saja mesin, tentu perlu perawatan. Tapi tidak semua memerlukan perbaikan seperti AC kurang dingin, bahkan bisa menghemat listrik

Asahi Glass melakukan uji coba dengan kaca Attoch e-Glass untuk menghemat energi di gedung bertingkat. Kaca Low-eGlass dapat menahan udara panas dari luar dan mempertahAsahi Glass melakukan uji coba dengan kaca Attoch e-Glass untuk menghemat energi di gedung bertingkat.




No popular articles found.