Dampak gaji tinggi bagi CEO negatif bagi perusahaan


News | 19 June 2014

Ada cerita menarik tentang penghasilan seorang CEO, gaji sangat mahal dan bonus tidak kalah mahal. Tentu bila berhasil membawa nama perusahaan lebih baik. Tapi berdasarkan data, kemajuan perusahaan hanya maju sebentar saja, 3 tahun ke depan akan membebani keuangan perusahaan.

Berita ini menarik bagi mereka yang berinvestasi saham. Banyak pemimpin perusahaan digaji dan kompensasi sangat besar tiap tahun. Mungkin banyak orang berpikir, penghasilan besar tentu mereka pantas dibayar mahal. Karena mampu membawa keberhasilan perusahaan dari kepemimpinan mereka.

Profesor Michael J. Cooper, Huseyin Gulin, dan P. Raghavendra Rau bekerja sama untuk menguji apakah benar mereka mampu memberikan kontribusi kepada perusahaan. Khususnya nilai saham di masa mendatang. Menurut penelitian mereka, membayar mahal CEO akan berdampak negatif dengan penghasilan pemegang saham, setidaknya sampai 3 tahun. Semakin banyak CEO yang dipakai, semakin buruk hasil return saham investor.



Dengan membayar 10% diatas gaji rata rata CEO lain akan berdampak 8% penurunan pengembalian dalam 3 tahun. Mengapa bisa terjadi. Alasannya sederhana, kebanyakan CEO sangat dipercaya oleh investor. Hal ini membuat CEO lebih berani berinvestasi secara agresif untuk hal yang tidak perlu. Bahkan membeli dan mengabungkan unit usaha dari perusahaan lain atau merger yang merusak nilai perusahaan sebelumnya.
Tidak dijelaskan maksud dari insentif , apakah termasuk bonus dan gaji yang dibayarkan kepada seorang CEO.

Berita terkait
Mahasiswa cantik ini berhenti kuliah dan menjadi tukang daging. Sampai dia disebut sebagai ratu di media online. Bila menemukan tukang daging dengan wajah orang tua atau pria perawakan kasar dan memakai celemek sambil memegang pisau. Yang ini kita akan tersenyum.

Mungkin ada pertanyaan berapa  penghasilan supir taksi di Amerika. Apakah semua mendapatkan gaji dan upah yang setara, setidaknya dalam jam kerja. Satu rekaman tentang pengemudi supir taksi di New York memperlihatkan data menarik



Bila Thomas Edison berhenti sebelum kegagalan 9999x, lampu buatannya tidak akan menyala. Jika Howard berhenti sebelum kembali ke bank sampai 242 kali. Tidak ada kata menyerah, dan inovasi akan lebih baik bila di dukung bidang lain.




No popular articles found.