Jepang cara pengemudi mengucapkan terima kasih di jalan


Stuff | 17 August 2014

Macetnya jalan raya tidak membuat pengemudi di Jepang seenaknya saja saling potong lajur. Pengemudi di Jepang malah memiliki kebiasaan dengan mengucapkan terima kasih kepada pengemudi lainnya, bila mereka diberikan kesempatan mengambil jalur di jalan

Misalnya seorang pengemudi memberikan jalan bagi kendaraan lain yang ingin berpindah jalur. Atau sebuah mobil memberikan kesempatan dengan berhenti sebentar untuk memberikan lewat sebuah kendaraan untuk keluar dan masuk ke jalur utama. Jika pengemudi lain memberikan jalan bagi pengemudi tersebut. Mereka akan menyalakan lampu kuning sebagai ucapan terima kasih.

Seperti gambar dibawah ini. Ketika jalan macet, sebuah kendaraan akan mengambil jalan. Setelah masuk maka kendaraan di depan akan memberikan lampu ucapan terima kasih. Gambar kedua dan ketiga, memperlihatkan sebuah kendaraan berhenti untuk memberikan jalan bagi kendaraan lain untuk keluar dari tikungan. Tetap ada lampu yang mengucapkan terima kasih.



Ini salah satu budaya dari pengemudi di Jepang. Budaya sederhana ini membuat masyarakat Jepang dapat saling menghormati sampai di jalan raya. Seperti pengemudi kendaraan di Singapura, bila ada jalur kosong di lampu merah, misalnya antrian dengan selisih 3 atau 5 kendaraan lebih pendek. Pengemudi disana lebih memilih tetap di jalur dibanding pindah jalur untuk posisi lebih depan. Karena tidak ada perbedaan antara antrian di lampu merah yang selisihnya 3 kendaraan pendek. Mereka lebih memilih tertib.

Kalau melihat pengemudi kendaraan di Indonesia, bisa geli sendiri karena lebih banyak yang adu nyali dibanding adu sopan. Tidak heran setiap hari ada saja berita kecelakaan.

Berita terkait
Kereta super cepat Maglev antara Jerman, Jepang dan China akan mencapai kecepatan 500km perjam lebih. Badan kereta yang ringan, dan bahan karbon mencapai tahap prototipe. Pengembangkan kereta Maglev di Asia terlihat cukup lambat, karena ini urusan kereta kecepatan super cepat.

Jalan Eyre Highway adalah jalan yang menghubungkan Australia Barat ke Selatan melalui Nullarbor Plain. Dijalur ini relatif datar dan jalannya hanya lurus saja. Tapi Eyre sekarang menduduki rangking 2, ada satu lagi jalan dan jauh lebih panjang dan lurus



Bila ke Jepang biasakan dengan budaya mereka. Tidak terlalu aneh tapi menarik. Antri, makanan porsi kecil, barang hilang, harga buah, barang ditinggal pemiliknya,  dan kebiasaan makan. Paspor asli akan mendapat potongan harga. Stasiun kereta MRT memiliki nada berbeda beda.

Sebuah studi menunjukan orang bekerja kurang lebih untuk mendapatkan kenaikan gaji atau bonus, dibanding orang yang bekerja seperti biasa. Budaya Jepang bekerja lembur sudah umum, apakah meningkatkan produktivitas, atau malah membuat banyak kesalahan

Cerita pencinta musik atau dikenal dengan Audiophiles. Tidak heran mereka berani membeli sebuah headphone yang harganya sama dengan satu kendaraan. Tapi sampai mengeser tiang listrik, apakah suara musik memang terganggu.

Jepang sebagai negara yang rapi. Kereta terlambat maka masinis akan meminta maaf ke penumpang. Ketepatan transportas kereta MRT hanya berbeda dalam hitungan detik, kereta akan tiba sesuai jadwal. Bagaimana dengan taksi disana apakah sama tertib

Satu lagi tentang kereta di Jepang, bagaimana meminimalkan tenaga kerja. Seperti membali kursi ketika kereta akan kembali. Untuk melewati rute pulang, bangku diputar secara otomatis dari sistem gerbong kereta



Dari Discovery membuat cuplikan film ketepatan waktu kereta di Jepang. Tidak pernah terlambat bahkan masinis akan mengawasi pada jam berapa kereta akan sampai, apakah terlalu cepat atau terlambat sampai. Ketepatannya mencapai microdetik

Tentang kartel di Mexico, kereta cepat di Jepang, planet Pluto dan mengembalikan SIM yang hilang di Amerika.




No popular articles found.