Negara Arab Saudi pasang solar cell apakah ini akhir dari era minyak mentah


Green | 5 September 2014

Ketika sebuah negara dengan cadangan minyak terbesar di Dunia memutuskan untuk berinvestasi dengan energi terbarukan. Mungkin kita bertanya, apakah ini akhir era minyak dunia. Sementara Amerika masih memfokus pengeboran miyak, sampai mengimpor bahan bakar.

Kerajaan Arab Saudi telah menyadari dengan mengandalkan sumber energi yang terbatas bukan langkah cerdas. Mereka mulai berinvestasi dengan energi matahari yang berlimpah. Seperti perusahaan Israel Arava Power juga mengurangi kebutuhan mesin diesel mereka di kota Haifa dan menganti dengan peningkatan kapasitas solar cell. Bahkan mengekspor teknologi mereka ke Afrika Selatan.

Bagaiama denga Arab Saudi yang kaya miyak. 25% sumber jaringan listrik dihasilkan dari mesin diesel, dan biaya investasi mencapai 1 miliar untuk membeli mesin diesel. Mesin diesel dipasang di daerah terpencil yang jauh, serta membutuhkan biaya untuk mengirim bahan bakar ke seluruh negeri. Arab Saudi memulai program ladang solar cell mereka tahun depan. Menjadi bagian untuk investasi 109 miliar dollar dalam energi.



+ saudi-sia.com

Berita terkait
Pernah mendengar negara Bhutan yang menyandang negara minus gas carbon pertama di dunia. Mungkin upaya negara ini tidak pernah dilihat di siaran TV Indonesia. Mungkin kita sendiri tidak tahu dimana letak negara Bhutan. Mengapa negara ini tidak memiliki polusi dan disebut minus carbo

China menyiapkan anggaran sangat besar untuk energi terbarukan. Pemerintah China akan mengunakan tangan besi, setiap pelanggaran yang merusak ekologi atau lingkungan akan di hukum tanpa terkecuali. Perlahan pembangkit listrik batubara akan dikurangi.



Perusahaa Kyocera dan SPCG Mark selesai membangun pembagkit listrik dari tenaga surya atau solar cell di Thailand. Perusahaan Kyocera menyediakan 1.1 juta pannel surya. Kapasitas energi listrik tersebut diharapkan menghasilkan 345 juta kWh listrik setiap tahunnya

Ketika menonton acara bola dunia 2014, mungkin terlihat iklan perusahaan YingLi asal Tiongkok. Pabrik ini masuk bursa tahun 2007, sekarang menjadi pabrik terbesar pembuat panel surya untuk pasar global.

Ide membuat taman di atap rumah sudah dijadikan usaha oleh sebuah perusahaan. Dengan penahan panas dengan tanaman diatap gedung, mampu mengurangi pemakaian AC sampai 75 persen.

Israel memilii ladang solar cell yang mampu membersihkan kaca dari kotoran secara otomatis. Masalah solar cell adalah debu yang menghalangi cahaya masuk ke panel surya. Harus sering dibersihkan agar solar cell dapat menghasilkan tenaga listrik secara maksimum




No popular articles found.