Lukisan tertua ditemukan di gua Maros Sulawesi pulau Kisar dan Kalimantan


Shortstory | 4 November 2018


Desember 2019

Lukisan tertua ditemukan di Indonesia, menjadi lukisan paling lengkap dengan usia 43.900 tahun lalu telah di konfirmasi dengan uji isotop..

Manusia di pulau Sulawesi Indonesia telah mulai melukis beberapa cerita mereka dalam gambar di dinding gua yang telah ditemukan.
Sebuah lukisan yang baru ditemukan di gua terpencil menggambarkan pemandangan perburuan, dan itu kisah tertua yang telah direkam oleh manusia.

Arkeolog Griffith University Maxime Aubert dan rekan-rekannya benar, itu juga bisa menjadi catatan pertama keyakinan spiritual — dan wawasan pertama kami tentang apa yang dipikirkan oleh para pembuat seni gua.
Dinding batu sepanjang 4,5 meter x 3 meter (9,8 kaki) di atas lantai ruang atas gua yang sulit dijangkau di situsLiang Bulu'Sipong 4.
Terdapat lukisan babi liar dan kerbau kerdil yang disebut anoa dihadang sekelompok pemburu kecil dengan warna merah tua. Sebuah stensil tangan merah gelap menghiasi ujung kiri mural, hampir seperti tanda tangan seniman kuno.

Liang Bulu'Sipong 4 adalah gua dibentuk kembali air yang mengalir, dan lapisan-lapisan batu mulai tumbuh di atas lukisan di beberapa titik.
Mineral-mineral yang membentuk lapisan-lapisan itu termasuk jejak-jejak kecil uranium, yang seiring waktu meluruh ke thorium-230. Berbeda dengan uranium, thorium tidak larut dalam air dan hanya bisa masuk ke batu melalui pembusukan. Dengan mengukur rasio uranium-234 terhadap thorium-230 di dalam batu, para arkeolog dapat mengetahui usia di lapisan batu itu terbentuk.

Deposit telah perlahan tumbuh di atas mural berburu setidaknya 49.300 tahun lalu, yang berarti lukisan itu sendiri mungkin bahkan lebih tua dari itu.
Lukisan dinding Liang Bulu'Sipong 4 menjadi rekor tertua (yang kita tahu) dengan gambaran kisah nyata.
Di mana orang dan hewan serta mengarahkan mereka ke garis pemburu dengan tombak atau senjata lainnya.
Jika Aubert dan rekan-rekannya benar tentang hal itu, itu berarti di 44.000 tahun yang lalu manusia telah menciptakan catatan langsung tentang bagaimana mereka mencari makan.
Adegan Dari Legenda?

Angka-angka itu bisa mewakili pemburu manusia yang dibalut kulit atau topeng. Aubert dan rekan-rekannya, bagaimanapun, mengatakan mereka lebih mirip therianthropes: hibrida manusia-hewan yang muncul dalam budaya di seluruh dunia, termasuk dalam lukisan berusia 15.500 tahun di gua-gua Lascaux di Perancis dan sosok berukir berusia 40.000 tahun. dari Jerman.



Apakah mereka manusia, hewan, atau sedikit dari keduanya, para pemburu menghadapi hewan buas proporsi mengerikan atau mitologis. Dalam kehidupan nyata, seekor anoa memiliki tinggi sekitar 100cm (39,4 inci), dan seekor babi liar di Indonesia tingginya hanya 60cm (23,6 inci). Namun, di dinding Liang Bulu'Sipong 4, makhluk-makhluk itu tampak berkali-kali lebih besar daripada para pemburu yang berhadapan dengan mereka. Itu tampak seperti adegan dari legenda, bukan catatan kering tentang perburuan hari lain.

Dan kehadirannya menunjukkan bahwa Liang Bulu'Sipong 4 mungkin merupakan tempat yang sakral, atau setidaknya penting, bagi orang-orang yang pernah tinggal di daerah tersebut. Para arkeolog tidak menemukan jejak puing-puing kehidupan manusia yang biasa — alat-alat batu, tulang-tulang yang dibuang, dan api yang membakar — di mana saja di dalam gua atau di ruang yang jauh lebih besar di bawahnya. Tidak heran: Liang Bulu'Sipong 4 terletak di tebing 20 meter di atas lantai lembah, dan orang tidak hanya berjalan masuk.


Lukisan tertua di Sulaesi usia 43900 tahun lalu

November 2018


Ilmuwan menemukan lukisan tertua dengan siluet merah, berbentuk banteng merah di sebuah gua di Indonesia.

DIperkirakan gambar sketsa tersebut berusia 40.000 tahun, dilansir dari AP. Sedikit lebih tua dari lukisan serupa yang ditemukan di gua gua terkenal di Spanyol dan Perancis.
Dimana peneliti mengatakan Eropa menjadi tempat enenk moyang kita dan mulai mengambar binatang atau tokoh lain.

Tetapi penemuan terbaru bulan November 2018 di Indonesia, masuk dalam jurnal Natura. Dan kedua lukisan tersebut memiliki usia yang bersamaan.

Maxime Aubert, seorang arkeolog dan geokimiawan di Griffith University di Australia menemukan di batu gamping di hutan Kalimantan. Untuk menemukannya harus masuk ke dalam hutan dan menerobos hutan lebat di sudut pulau.

Aubert dan rekan rekan peneliti pernah melaporkan penemuan di tahun 2014. Tentang seni gua di pulau tetangga Kalimantan yaitu Sulawesi.
Sedangkan di Kalimantan ditemukan gambar banteng dengan lebar 1,5 meter, dan stensil tangan berwarna merah dan ungu dengan adengan manusia.

Sekitar 14 ribu tahun lalu dimana manusia purba menghuni gua. Membuat lukisan sketsa manusia ketika itu. Seperti gambar berburu atau menari, dan memaka penutup kepala yang besar.

Pulau kalimantan masih terhubung dengan daratan Asia Tengggara ketika gambar dibuat pada 40 ribu tahun lalu. Bersamaan dengan penemuan lukisan tertua di Perancis dan Spanyol yang diperkirakan dibuat pada 33.5000 sampai 37.000 tahun lalu.

Lukisan tertua terdapat di Afrika dengan bentuk abstrak yang dibuat 73.000 tahun lalu.

Menariknya gambar banteng merah masih menjadi misteri bagi penelit. Kami pikir itu bukan makanan untuk manusia ketika itu. Atau sesuatu yang istimewa.

Lukisan tertua di kalimantan gambar banteng

Desember 2017
Para arkeologi menemukan lukisan di sebuah gua di Sulawesi. Disana terlihat seperti tergambar di dinding beberapa gua. Terdapat gambar tangan manusia dan 2 gambar hewan di gua Maros Sulawesi.

Melihat penemuan ini, mungkin Indonesia sudah memiliki peradaban lebih tua dibanding manusia purba lainnya. Setelah diperiksa, umur lukisan di dinding gua tersebut mencapai lebih dari 39.900 tahun. Lukisan tersebut tercatat menjadi lukisan dengan purba yang pernah ditemukan.



Berita dari BBC, lukisan dibawah ini merupakan lukisan tangan tertua di dunia. Sebuah lukisan babi kijang diperkirakan paling tidak berusia 35.400 tahun lalu. Tidak hanya di satu tempat tapi di beberapa gua berbeda.

Penemuan lukisan ini penting karena menunjukan awal kecerdasan manusia. Karena seni (gambar) abstrak merupakan perbedaan antara manusia dengan binatang.

Dengan penemuan ini akan mempengaruhi pandangan tersebut kata Prof Chris Stinger dari museum Natural History London.

Penemuan ini dipublikasikan via Nature. Bersama tim dari Place Australia, Center for Archaeological Science Australia, Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Makasar, ARKENAS Jakarta,  Research School of Earth Sciences Australia, penelitian Wollongong Isotope Geochronology Australia, Enveromental Future Australia.



Lukisan prasejarah di dinding kapur pulau Kisar Maluku.
Lukisan yang ada di dinding ini berusia 2.500 - 3.500 tahun lalu. Mungkin menjadi tanda kehidupan di jaman perunggu.
Arkeolog Sue O'Connor dari Australian National University (ANU) di Canberra memimpin ekspedisi tahun 2014-15 di kepulauan Kisar Maluku.

Connor cukup heran bila pulau kecil tersebut dapat menopang kehidupan untuk manusia purba.
Dari semua temuan, lukisan ini yang membuat kami takjub. Batu kapur yang mengantung disebut Jawalang 6 adalah satu dari 30 situs batu prasejarah yang ditemukan peneliti.

Bahkan luasnya terpencar sampai 80 km persegi. Lukisan yang terlihat di atas batu kapur terlihat pucat dengan pigmen merah.
Terlihat manusia yang pernah tinggal di pulai Kisara mengambar seperti anjing, tombak, ayam dan kuda.

Gambar bawah lokasi penemuan lukisan prasejarah di pulau Kisar

Lukisan prasejarah di pulau Kisar Maluku berusia 2500 tahun sampai 3500 tahun

Fosil mahluk tertua di bumi, disebut amoeba Dickinsonia. Memiliki ukuran 1,4 meter sebagai amuba purba atau fosil tertua yang pernah ditemukan. Seorang anak berusia 9 tahun membuat kagum teman sebayanya bahkan para ilmuwan. Jude Sparks menemukan fosil yang terkubur ditanah ternyata fosil berusia jutaan tahun.

Manusia modern bertahan sampai saat ini, menjadi mahluk penguasa bumi. Apakah nenek moyang kita adalah satu satunya homo sapien yang ada dan berasal sama. Berdasarkan penemuan benda purbakala, Homo Florensiensis terpisah dari Homo Erectus. Manusia modern lebih cepat 100.000 tahun sudah hadir lebih cepat



Di sebuah kota kecil di Ottosdal Afrika Selatan, penambang menemukan benda misterius. Bentuknya seperti bola kecil yang disebut Klerksdor. Seperti bola bulat tapi pipih. Beberapa dari mereka memiliki3 garis melingkar. Terlihat seperti buatan manusia, tapi benda tersebut jauh lebih tua.

Foto pertama dari beberapa harta karun penemuan hutan tua di China. Mungkin sangat tua, karena berumur 298 juta tahun lalu. Ditemukan di bawah tambang batubara di Wuda Mongolia Cina.




No popular articles found.