Tembok Saab Barracuda Soft Armor anti peluru


Stuff | 31 January 2015

Perusahaan Swedia Saab mengembangkan teknologi tembok anti peluru. Walau ditembakan dalam jarak 1 meter, hanya bagian permukaan saja yang rontok, tapi tembok tidak akan di jebol oleh peluru. Dengan kaliber besar, peluru yang ditembakan pada jarak 100 meter juga tidak mampu melewati tembok Saab.

Seperti senjata Soft Armour 5,56mm. Peluru hanya memecahkan bagian pelindung di dalam, tapi peluru akan berhenti di dalam tembok dan mencegah keluar dari tembok. Bagaimana dengan senjata serbu dengan kaliber lebih besar 7.62. Sama saja, walau ditembakan dengan jarak 1 meter maka peluru hanya muter di dalam tembok. Dengan 500 peluru yang ditembakan ke dinding anti peluru Saab, tidak satupun peluru berhasil keluar dari dinding.

Bullet Proof Wall from SAAB

Saab menguji dengan senjata mesin kelas berat. Kali ini mengunakan senjata kaliber besar dengan jarak 100 meter, apakah peluru mampu menembus tembok buatan Saab. Tembok anti peluru buatan Saab memiliki ketebalan khusus, peluru FMJ berhenti pada jarak 24cm dan peluru AP berhenti pada 30cm. Dan tidak ada satu peluru dengan kaliber besar yang ditembakan pada jarak 100 meter berhasil melewati dinding Saab.


Bullet Proof Wall from SAAB

Apa rahasia Saab membuat dinding anti peluru. Mengunakan bahan keramik keras berbentuk biji keramik, dan dimasukan sebagai ke dalam 2 lapis dinding tembok. Senjata mesin pada jarak dekat tidak akan mampu menghancurkan tembok bagian dalam. Peluru akan menghancurkan keramik dan berbelok tertahan oleh biji keramik lain

Bullet Proof Wall from SAAB

Saab mengembangkan biji keramik khusus untuk perlindungan, sampai batas kaliber 7,62 AP NATO atau setingkat Stagnag III.  Tembok Barracuda Saab ini ditujukan untuk perlindungan bagi bangunan yang sering mendapat ancaman serangan dari luar tapi biaya lebih rendah.

Tembok dapat dipasang modular, dipasang di depan rumah atau dekat halaman yang memerlukan pelindung dari serangan luar. Memiliki berat 180kg per meter persegi dengan tebal 120mm. Dibanding tembok dengan bahan semen untuk pelindung, memiliki berat setengah ton per meter persegi. Tembok Saab Barracuda akan lebih mudah dipindah tanpa alat berat untuk dipasang. Saab mengatakan tembok Barracuda mereka bukan untuk militer saja, tapi siapa saja yang membutuhkan perlindungan seperti orang penting, rumah perlindungan dan lainnya.


Berita terkait
Nokia 310 dirilis tahun 2013 berhasil menghentikan laju peluru dan bersarang di dalam ponsel. Cerita Nokia berhasil menghentikan peluru pernah terjadi di tahun 2012. Nokia X2 juga mampu menahan laju peluru di Suriah.

Dave Etchells mampir ke Jepang dan dia mencoba kereta peluru disana. Karena tidak mengerti bahasa Jepang dia naik kereta yang salah. Perlengkapan camera $7000 hilang. Dia melapor ke petugas setempat, dan akan dihubungi bila barangnya ditemukan.



Sepasang  pulau berbatu di Diomede dibelah oleh 2 perbatasan negara, antara Amerika dan Rusia. Jarak keduan pulau hanya 3,8km. Keduanya bahkan terpisah antara tanggal internasional. Disisi kiri tanggal lebih awal, dan sisi masuk ke tanggal paling akhir

Gambar ini bukan cerita CGI atau film dengan 3D. Memang dibuat asli ketika sebuah pesawat F14 Tomcat melintas disamping kapal induk. Oleh Dale Snodgrass adalah seorang pilot F14, dia menjadi pilot dengan jam terbang tertinggi. Sudah mencapai 48 ribu jam terbang

Pesawat jet tempur terbang di atas jalan tol, sudah biasa. Pilot Korea Utara memiliki kemampuan harus berlatih mengunakan jalan bebas hambatan sebagai landasan. Di Finlandia dari video dibawah ini adalah video latihan pilot pesawat tempur

Video dari jet tempur Mig 31 dengan camera. Salah satu pesawat pencegat yang dimiliki Rusia. Pesawat ini dibuat hanya dibuat sekitar 400 pesawat dan 30 pesawat dimiliki Kazakhstan. Kecepatan terbang mencapai 2,8 Mach.

Rumah rancangan Al Corbi, anti peluru, mirip rumah tapi ala bunker. Rumahnya memiliki kunci ganda, dan dirancang elektronik dengan sistem biometrik. Tidak perlu takut gempa karena dirancang  rangka baja. Paranoid, mungkin. Tapi ini yang terjadi, milyader mau membangun rumah sangat mahal




No popular articles found.