Turbin angin VisionAIR5 dipasang di menara Eiffel


Green | 25 February 2015

Terdengar menarik, menara Eiffel di Paris dipasang turbin angin. Turbin angin berbentuk baling spiral atau Helix dipasang 2 unit. Menghasilkan energi listrik 10.000kWh pertahun dari satu unit turbin angin. Ditempatkan di ketinggian 120 meter sebagai tempat paling optimal memanen daya dorong angin bagi turbin.

Perusahaan Urban Green Energy atau UGE mengunakan turbin angin tipe VisionAIR5. Turbin angin tersebut dipasang di dua lantai pada ketinggian diatas 120 meter. Ditambah solar cell yang dipasang dibagian atap tempat turis. UGE juga mengunakan bahan cat yang sama seperti menara Eifel, agar tidak menganggu pemandangan dan berbaur dengan rangka menara.

UGE banyak memasang turbin angin di beberapa negara. Seperti di stasiun Philadelphia Eagles, sampai di provinsi Hebei China. Tapi di menara Eiffel ini adalah yang tertinggi dan paling menantang. Installasi turbin harus dibawa dari bawah keatas dan dirangkai kembali.

Wind Turbin VisionAIR5 dipasang di Eiffel

Berita terkait
Vattenfall membuat turbin angin dengan 3 kipas dengan panjang 80 meter untuk satu kipas. Dengan panjang rotor mencapai 164 meter dan dibutuhkan tempat untuk pemasangan sampai ketinggian 187 meter. Satu putaran cukup untuk listrik satu rumah seharian

Profesor teknik Ting Tan membuat ide menarik membuat turbin angin dari baling baling bambu. Penemu dari universitas Vermont mengatakan, mengunakan turbin angin dari bahan fiber sama saja seperti bahan alami dari bambu karena memiliki serat yang sama.



Tahun 2011 Peace Frontier membuat prototipe turbin angin yang disebut Ring dengan disain lingkaran. Untuk turbin angin baling baling sudah banyak digunakan. Tapi ukurannya menjadi sangat besar untuk menerima dorongan dari angin.

Perusahaan Sheedwind membuat teknologi turbin angin Invelox. Ukurannya kecil, tidak perlu tower dan tetap bekerja walau aliran angin minimum sampai 3,5km perjam.




No popular articles found.