Galaksi NGC 4569 ini ngebut meninggalkan gas yang dibutuhkan untuk bintang


Kategori : Science | Date : 24 February 2016
Peneliti dari pusat International Centre Radio Astronomy menemukan sebuah galaksi yang luar biasa.

Dinamakan galaksi NGC 4569 terlihat bergerak begitu cepat sampai meninggalkan gas di belakang galaksi sendiri sejauh 300.000 tahun cahaya.

Bahkan gas yang tertinggal memanjang seukuran 5x dari ukuran galaksi NGC 4569 itu sendiri

Ada yang aneh dengan galaksi ini, mengapa bergerak dan meninggalkan gas yang ada di dalam galaksinya sendiri.

Galaksi NGC 4569 terletak 55 juta tahun cahaya dari Bumi. Bentuk galaksi seperti spiral yang tidak biasa.

Sampai berita ini dipublikasikan, peneliti tidak mengetahui mengapa galaksi NGC 4569 dapat meninggalkan gas di belakang, yang seharusnya menjadi bahan pembentukan bintang.

Astronom internasional yang dipimpin Alessandro Boselli dari Perancis mengatakan galaksi tersebut bergerak ngebut sampai kecepatan 1200km per detik. Berada grup dekat  konstelasi Virgo.

Terlihat dari foto teleskop radio, galaksi NGC 4569 seperti memiliki bagian gas yang tertinggal di belakang. Peneliti mengatakan gas tersebut merupakan bahan bakar yang diperlukan pembentukan bintang disana. Tapi seperti dilucuti atau terlepas meninggalkan badan galaksi sendiri.

Kata peneliti mengatakan galaksi ini jelas sudah mati. Dan akan sangat minim dengan kehadiran jumlah bintang disana

Galaksi NGC 4569 ini ngebut meninggalkan gas yang dibutuhkan untuk bintang

Galaksi NGC 6052 letaknya 230 juta tahun cahaya dari Bumi. Terletak di konstelasi Hercules. Disana terlihat satu galaksi, tapi sebenarnya ada 2 galaksi. Mengapa terlihat satu, sangat mudah ditebak. Kedua galaksi sedang tabrakan. Diabadikan oleh teleskop Hubble dengan kerjasama antara ESA dan Nasa.

Bila 2 galaksi bergabung, ada 2 dampak yang terjadi. Bergesernya debu dan gas dapat memicu pembentukan bintang baru. Tetapi ada biaya yang harus dibayar oleh kehidupa di sebuah galaksi. Lubang hitam juga berperan aktif, dan mengambil sebagian dari debu dan gas tapi hanya di lontarkan ke ruang angkasa kembali.



Ketika galaksi terbentuk dan mulai membentuk bintang. debu dan gas baru ada setelah ledakan bintang generasi pertama. Tapi di galaksi A2744_YD4 terlihat sudah ada dengan 3 materi dari bekas supernova

2 galaksi ini berbeda ukuran, satu dengan ukuran sangat besar, tapi yang satu lagi lebih kecil. Galaksi dengan nomor  NGC 1510 dan NGC 1512 terlihat memiliki bentuk spiral galaksi, tapi keduanya seperti pertarungan di ruang angkasa. Pastinya galaksi kecil akan ditelan oleh galksi lebih besar.

Tim ASAS-SN bahkan tidak terlalu yakin apakah cahaya yang mereka dapatkan berasal dari sebuah supernova. Bila benda tersebut adalah ledakan bintang supernova, menjadi ledakan paling kuat saat ini. Bila dihitung ledakan cahaya tersebut mencapai 570 miliar kali lebih terang dari matahari, dan setara 20 kali lebih terang dari sumber bintang di galaksi Bima Sakti.

Peneliti menemukan sebuah galaksi Dragonfly 44, ukurannya tidak besar tapi sepi dengan bintang. Setelah diteliti ulang, bintang disana terkumpul sangat kompak dalam cluster masing masing.

Sebuah perusahan tambang ingin menambang di asteroid. Nah ini baru seru. Apakah kegiatan menambang asteroid dilarang. Tidak, setiap badan usaha boleh mengambil bahan tambang dari ruang angkasa secara bebas. Selama aktivitas tidak menganggu badan antariksa lain. Mereka akan mengirim robot kecil ke asteroid terdekat selama 3 tahun ke depan



Di daerah konstelasi Eridanus yang letaknya 50 juta tahun cahaya. Terdapat sebuah galaksi spiral berukuran besar yang dinamakan galaksi NGC 1532. Galaksi tersebut terlihat sudah mengunci sebuah galaksi yang jauh lebih kecil

Disebut kelompok galaksi Hickson Compact Group, disana terdapat 4 galaksi yang saling berdekatan. Bahkan ke 4 galaksi tersebut saling mempengaruhi, lalu apa yang terjadi disana. Satu galaksi baru saja bertabarakan dan membentuk pola tidak biasa, 2 lainnya saling tarik menarik.

Tim astronomi dari universitas Yale dan UC Santa Cruz baru saja mengumumkan mereka menemukan galaksi paling jauh yang ditemukan saat ini. Galaksi EGZ-ZS8-1, diperkirakan memiliki jarak 13 miliar tahun cahaya. Bila dihitung mundur, baru terbentuk 670 juta tahun setelah alam semesta mulai terbentuk

Biasanya ukuran bintang besar akan berada dibagian dalam. Bintang di bagian tengah atau dekat inti galaksi memiliki kepadatan sampai 10x lebih banyak dibagian pusat. Sebuah galaksi merah disamakan bintang disana sudah berwarna merah atau bintang kuno. Semakin tua, sebuah galaksi akan membentuk tonjolan ditengah

Coma Cluster atau satu kluster galaksi berada di konstelasi Coma Berenices. Tapi bisa terlihat dengan teleskop ukuran besar untuk kelas amatir. Posisinya berada di antara rasi leo dan Bootes, dan paling mudah dilihat pada musim semi dan musim panas.



No popular articles found.