Probe ExoMars di planet Mars lepas unit lander jatuh ditemukan


Kategori : Science | Date : 21 October 2016
Probe ExoMars sudah berangkat ke planet Mars.

Diperkirakan akan tiba di planet Mars pada 19 Oktober 2016.

Setelah mencapai orbit di planet Mars, tim ESA dan Roscomos akan meluncurkan 1 lagi probe pada tahun 2018.

ExoMars dikirim mengunakan roket Proton-M dari Baikonur di Kazakhstan. Roket pertama mendorong sampai di ketinggian 4900km, disusul roket kedua Breeze-M di atasnya untuk mendorong dengan kecepatan 33 ribu km perjam. Kecepatan tersebut cukup untuk menuju ke planet Mars pada Oktober 2016 nanti.

ExoMars melakukan perjalanan sejauh 496 juta km. Pada tanggal 16 Oktober 2016 nanti satu unit TGO - Trace Gas Orbiter akan dilepas dari ExoMars, untuk mempelajari kandungan gas dan melihat materi yang mungkin ditemukan dari bekas kehidupan disana.

TGO akan memeriksa gas metana yang dihasilkan dari begas geologi, kimia dan biologi. Diharapkan adanya kandungan gas metana di Mars, untuk mencari bukti bekas kehidupan selama 400 tahun sebelumnya

Probe ExoMars menuju planet Mars untuk mempelajari bekas kehidupan

Oktober 2016
Lander Exomarts melepas unit Schiaparelli lander. Tapi pendarat tersebut kabarnya hilang. Sinyal dari lander menghilang 50 detik sebelum mendarat. Mungkin ada kesalahan pada langkah akhir.
Probe tersebut dikirim ke Mars pada 20 Oktober 2016. membawa peralatan untuk memeriksa atmofer planet Mars
Teleskop di India Giant Metrewave Radio Telescope / GMRT dikabarkan sudah menerima sinyal dari probe Schiapareli. tapi ESA mengatkan sinyal radio dari probe hilang.

Rencananya pendarat akan turun dengan kecepatan 21 ribu km perjam, dan parasut akan terbuka untuk memperlambat turunnya unit lander sampai 250km perjam.


1km mendekati permukaan Mars, parasut dan penahan panas dilepas. Otomatis sistem roket pendorong akan menurunkan laju lander selama beberapa detik

Probe ExoMars kirim unit pendarat Schiaparelli tapi hilang kontak di Mars

Nasa membantu badan antariksa Eropa ESA. Menemukan jejak jatuhnya probe Schiaparelli milik ESA tersebut, dengan membandingkan 2 foto, yang pertama diambil pada 29 Mei 2016 dan foto kedua pada 20 Oktober 2016

Terlihat bercak hitam, diperkirakan tempat bekas jatuhnya Lander Shiaparelli. Kemungkinan modul lander tersebut mendarat keras akibat sistem pendarat yang sudah leih dulu aktif sebelum mendekati permukaan planet Mars. Foto diambil dari satelit milik NASA yang berada di planet Mars - Mars Reconnaissance Orbiter. Spot hitam terlihat memiliki luas sekitar 15-40 meter

Probe ExoMars kirim unit pendarat Schiaparelli jatuh ditemukan NASA

Gambar animasi jatuhnya Shiaparelle dari Nasa

Sekarang kita dapat mengetahui laporan cuaca di planet Mars. Nasa JPL membuat data suhu di planet Mars setiap hari. Maret 2019, telah 100 hari bekerja.Nasa mengirim probe Insight ke planet Mars, dirancang menelaah permukaan tanah planet Mars. Robot InSight menditeksi adanya gempa di planet Mars, sepertinya terjadi getaran kecil dari getaran gempa

Robot Curiosity sedang jalan jalan di planet Mars. . Dengan 130 shot foto dari camera MastCams dan lebarnya 30 ribu pixel.2 tahun berlalu. Rekaman selama 5 tahun robot Curiosity jalan jalan di planet Mars. Seperti apa gerhana matahari di planet Mars



Pesawat ruang angkasa membuktikan adanya jejak air di planet Mars. Tetapi ilmuwan tidak dapat menyimpulkan dari mana air disana. Apakah adanya awan, hujan atau aliran air dari gletser. Melihat jalur air yang bercabang, mungkin di planet Mars dahulu memiliki atmofer cukup tebal. Dan planet lebih hangat dibanding saat ini.

Bukan diakhiri karena ilmuwan akan mempertahankan pesawat ruang angkasa terus beroperai selama mungkin, walau misinya sudah selesai. Beberapa pesawat akhirnya tidak lagi mengirim data ke Bumi. Alias hilang kontak, akibat masalah power, software di dalam pesawat ruang angkasa dan hal lain.

Tahun 2004 Nasa mengirim robot Opportunity ke planet Mars, 15 tahun berlalu robot tersebut ada disana. Awalnya untuk misi selama 90 hari. Nasa mendapat kabar buruk, robot Opportunity sementara tidak bekerja masalah baterai. Setelah beberapa bulan tidak mengirim sinyal. Panel surya tertutup debu, membuat robot kehabisan power pada baterai. Kemungkinan tidak dapat bekerja lagi.

Sebuah satelit Osiris Rex milik Nasa diluncurkan 8 September 2016. Akan melintas ke Bumi untuk Slingshot mengitari matahari. Satelit ini akan mengejar asteroid Bennu. Juni 2018 berhasil melakukan manuver DSM-2, Des 2018 tiba di asteroid Bennu.

Yang terbaru adalah ESA engan CNSA, kedua badan antariksa tersebut pada hari Minggu menyatakan ingin saling bekerja sama untuk mengirim manusia ke bulan. CNSA saat ini memiliki program untuk mengirim manusia ke bulan yang ambisius. Ruang angkasa sekarang menjadi tempat yang damai dan dapat saling bekerja sama



Video ini adalah foto asli di permukaan planet Mars. Diambil oleh pesawat ruang angkasa mengunakan camera HiRise. Dari gambar yang ditangkap, Jann mengkonversi dalam bentuk 3D, jadilah sebuah video yang memperlihatkan permukaan planet Mars.

Apakah mungkin pesawat ruang angkasa terbang dekat dengan matahari. Nasa menyebut ini misi pertama mereka untuk mengirim sebuah pesawat penelitian atau probe untuk meneliti permukaan matahari. Tetapi pesawat tidak terbang sampai ke permukaan matahari. Hanya mencapai jarak 6 juta km dari bintang yang menyala.

Nasa sedang merancang roket paling besar dan kuat, memiliki tinggi lebih dari 100 meter. Mengalahkan roket Saturn V yang mengangkut manusia ke Bulan. Agustus 2015 baru diuji coba mesin roket RS-25 sebagai mesin roket paling rumit dan efisien. Kemungkinan proyek SLS batal

Gambar baru spektakuler dari Bima Sakti telah selesai dibuat oleh APEX Telescope Large Area Survey of the Galaxy (ATLASGAL). Apex adalah teleskop yang berada di Chile untuk memetakan seluruh galaksi, khususnya wilayah yang tidak terlihat dibagian selatan Bumi.



No popular articles found.