Tanaman penghasil oksigen malam hari dan pohon penyerap gas karbon terbaik


Green | 10 December 2019

Pohon menghasilkan oksigen malam hari

Pohon atau tanaman menjadi paru paru Bumi.

Tanpa pohon bisa dibayangkan pembakaran yang dilakukan manusia.

Bumi tidak menghasilkan oksigen untuk manusia bernapas.

Semua gas di bumi adalah campuran, dan tidak selalu berisi oksigen. Dibawah ini komposisi gas di atmofer kita.

Komposisi gas di Atmofer

Nitrogen 78%
Oksigen 20%
Argon 0,93%
H2O atau air 7%
Ozon atau O 0,01%
Karbon Dioksida 0.01 - 0,1%

Mahluk hidup menghasilkan gas CO ketika mengeluarkan napas, dan mengambil O2 dari udara yang digunakan metabolisme tubuh.

Tidak hanya manusia, termasuk hasil pembakaran industri, kendaraan.
Bahkan kebakaran hutan, aktivitas gunung berapi dan lainnya menghasilkan gas CO (karbon).



Kebalikannya, tanaman menyerap gas CO2, dan membutuhkan untuk proses fotosintetis dan mengeluarkan / menghasilkan oksigen.
Air yang di bawah dari akar naik ke daun, dan menguap dalam proses transpirasi.

Tanaman di rumah atau gedung kantor juga membantu meningkatkan kualitas udara / Oksigen di ruangan kita.
Bahkan tanaman mampu menyerap beberapa jenis gas / racun yang tidak baik bagi kesehatan dan mengambil dari udara di sekitar. Tapi gas tersebut bermanfaat untuk tumbuhan sendiri.

Proses tumbuhan siang dan malam hari

Sementara manusia bernapas mengambil O2 dan mengeluarkan CO.
Tumbuhan berbeda, ada 2 proses antara siang dan malam.

Proses fotosintetis
Membuat tanaman mengambil gas CO2 dan melepasnya menjadi gas O2.
Dari energi dari matahari untuk mengubah CO2 (karbon dioksida) dan H2O (air) menjadi gula (C6H12O6) dengan sisa oksigen (O2).

Proses repirasi.
Ketika tidak ada matahari, proses pada tanaman yang terjadi adalah kebalikannya.
Di malam hari tanaman juga melepas gas CO atau karbon dioksida untuk respirasi.
Proses tersebut dibutuhkan untuk memecah gula (C6H12O6) menjadi CO2 (karbon dioksida) dan H2O (air), tetapi tumbuhan membutuhkan (O2) oksigen untuk melakukannya



Proses fotosintetis

Singkatnya sebagian besar tumbuhan mengambil sebagian besar Karbon dioksida (CO2) dan melepaskan oksigen pada siang hari (fotosintesis).
Sedangkan malam hai, mengambil oksigen dan melepaskan CO2 dalam proses respirasi

Tetapi tanaman tetap menjadi penyerap karbon bersih, karena menyerap lebih banyak dari yang dihasilkan.

Untuk tanaman dekat dengan kita, khususnya untuk meningkatkan kandungan oksigen bagi pernapasan.

Kita sebaiknya memanfaatkan tanaman ketika cahaya matahari bersinar, pada waktu tersebut tanaman menjadi paling baik bagi kita.

Tetapi apakah anda tahu beberapa tanaman masih memproduksi oksigen walau di malam hari.

Tanaman ini berguna bagi kita, dan membantu meningkatkan kandungan oksigen di sekitarnya.

Sehingga aman berada di dekat kita, termasuk jendela kamar bahkan diletakan di dalam ruangan.

Tanaman seperti ini disebut Crassulacean Acid Metabolism (CAM).

Jenis tanaman penghasil oksigen malam hari setidaknya ada 3 jenis 
menyerap CO2

Tanaman yang dapat menghasilkan oksigen di malam hari.

Kata sederhananya, tanaman jenis ini memberikan manfaat sepanjang waktu.

Tanaman Ular, atau entah apa namanya
Lebih umum disebut tanaman Sansevieria trifasciata, atau tanaman lidah mertua
Tanaman ini memang unik, karena kemampuannya merubah gas CO2 dari siang sampai malam, baik matahari bersinar maupun tidak.

Anda hanya perlu menempatkan beberapa pohon ini, di dekat jendela kamar dan dekat ke matahari pagi.
Tanaman ular dapat dapat menghilangkan formaldehide dari udara di sekitar rumah.

Nama inggris Formaldehyde adalah racun yang sering ditemukan di udara khususnya di dalam ruangan.
Dihasilkan dari emisi perabotan rumah seperti tirai, kayu lapis, asap tembakau, furnitur, perekat, kain, tisu wajah, pernis dan lainnya.

Lidah ibu mertua atau apa namanya, dapat tumbuh hingga setinggi 1 meter.
Memiliki sifat unik yang terus menerus menyerap karbon dioksida dari udara dan menghilangkan gas formaldehida
Mudah menumbuhkan tanaman dengan pemeliharaan sederhana yang tidak membutuhkan air secara teratur.

Tanaman laba laba
Disebut dengan Lili Paris atau Chlorophytum comosum

Nasa mengatakan Spider Plant menjadi pembersih utama udara.
Tes oleh Nasa menunjukan, tanaman ini mampu menghilangkan 90% gas formaldenida yang berbahaya bagi tubuh.
Spider Plant dapat menyerap gas kimia, dan asap, serta mempertahankan kadar oksigen di dalam ruangan.

Pohon Peepal
Disebut pohon Bodhi, nama ilmiah Ficus religiosa.
Berasa; dari India, pohon ini mudah ditemui di Asia Tenggara, China barat daya, bahkan di kaki gunung Himalaya.
Dari pohon Bodhi, Pippala, Peepal atau Ashwattha.
Pohon Bodhi memang tidak jauh dengan kata Budha, ketika bermeditasi dibawah pohon tersebut.



Jenis tanaman Ficus religiosa memiliki kemampuan menghasilkan gas oksigen pada malam hari dan menyerap gas CO.
Salah satu kemampuannya dengan Crassulacean Acid Metabolism.

Disebut pohon Bodhi atau pohon suci, dibawah ini ukuran kecil yang sudah di bonsai. Ukuran aslinya seperti pohon biasa yang besar.

Jenis tanaman penghasil oksigen malam harii Pohon Bodhi

Aloe Vera / lidah buaya
Tanaman Aloe Vera terkenal untuk menghilangkan racun dari udara seperti aldehida dan benzena.
Tidak seperti kebanyakan tumbuhan, ia melepaskan oksigen di malam hari juga dan cocok untuk kamar tidur dan lingkungan dalam ruangan.
Mereka tumbuh perlahan dan memiliki daun runcing tebal dengan gel transparan putih.
Ini adalah tanaman obat yang digunakan untuk berbagai perawatan seperti pelindung dari luka bakar, atau penumbuh rambut.
Ini sebagian besar tumbuh subur dalam suasana cerah dan air yang berlebihan dapat merusak akarnya.

Setidaknya  tumbuhan tersebut sangat berguna bagi kita untuk mendapatkan oksigen di rumah. Khususnya bagi mereka yang mengalami masalah pernapasan, tumbuhan tersebut dapat membantu meningkatkan kandungan oksigen di halamam rumah.

Masih ada lagi beberapa jenis tumbuhan seperti bambu tapi yang cukup kecil adalah beberapa tumbuhan diatas.

Pohon penyerap gas karbon dari polusi terbaik

Sekarang kita pindah, dan meninggalkan tanaman kecil yang menghasilkan oksigen di malam hari.

Pohon yang mampu menyerap karbon terbesar.

Pohon empress Splendor besar atau jenis pinus memiliki kemampuan menyerap CO luar biasa, sekitar 103 ton karbon perhektar per tahun.

Untuk membantu memerangi pemanasan global, perusahaan di seluruh dunia diperkirakan menghabiskan miliaran dolar selama dekade berikutnya untuk membangun perangkat yang bertujuan menyedot karbon dari atmosfer.
Mengurangi emisi dengan teknologi canggih, sepeda, mobil, motor listrik. Teknologi perangkat hemat energi dan lainnya. Tujuannya satu, mengurangi konsumsi energi manusia terhadap gas CO.
Biaya yang sangat mahal bagi manusia untuk mengunakan teknologi, walau mungkin suatu hari nanti dapat dikembalikan bagi perubahan lingkungan lebih baik.

Masalahnya, alam sudah membuat satu. Satu jenis pohon yang ditemukan ini berbeda.

Sementara setiap hektar dari sebagian besar spesies pohon dapat menangkap dan menyimpan 1,1 hingga 9,5 metrik ton karbon dioksida per tahun, satu acre pohon jenis Empress dapat menyerap 103 ton karbon.

Pohon Empress menjadi pohon kayu keras dalam 7-10 tahun. Tidak memiliki sifat invasif, tidak transgenik dan tumbuh alami.
Ketika dewasa menghasilkan kayu keras yang ringan.

Pohon Empress Splendor adalah pohon kayu yang tumbuh paling cepat di dunia (Guinness Book of World Records) mencapai kematangan dalam 10 tahun.
Hanya tumbuh dengan pupuk organik seperti kotoran ayam, tetapi tidak merespon dengan baik bila diberikan bahan kimia.

Setelah pohon mencapai usia dewasa, petani memanen kayunya untuk digunakan di rumah atau alat musik. Investor World Tree berbagi keuntungan. Pohon-pohon dapat tumbuh kembali dengan mudah dari batangnya setelah dipanen. Kata Cathy Key, kepala operasi perusahaan: "pohon ini yang tumbuh seperti rumput."

Pohon dapat tumbuh 3-7 meter dalam setahun saja. Itupun di area yang kurang matahari seperti pertanian di Amerika.

BIla mencapai 10 tahun, batang pohon menjadi sangat besar dan dapat di panen untuk kayu potong
Sifat kayu pohon tersebut adalah kayu basah dan tahan terhadap serangga.

Pohon dibawah ini setidaknya memberikan kontribusi bagi paru paru kita. Walau tidak sekarang, mungkin nanti.

Jenis tanaman penyerab gas karbon paling efisien

Alternatif pohon terbaik menyerap polusi di hutan dunia

Beberapa negara memiliki hutan tropis yang luar biasa. Tapi ada 3 negara paling menonjol, Indonesia, Brasil dan Kongo.

Ketiga negara termasuk negara kita ini memiliki hutan tropis terbesar di perbatasan. Di sisi lain juga terjadi deforestasi tertinggi.

Hutan tropis memiliki ekosistem, menghasilkan curah hujan, menghilangkan CO2 dan mendukung kehidupan spesies dibawahnya.

Jika ekosistem itu runtuh, dampak iklim cenderung tidak dapat dipulihkan. Dan apa yang terjadi dengan hutan, telah mempengaruhi semua kehidupan di bumi.

3 pohon terbaik ada di 3 negara, memiliki kekuatan super dan bagaimana peneliti berusaha melakukan perlindungan terhadap mereka.

Brazil Nuts atau pohon kacang Brazil disebut Bertholletia Excelsa.
Menjadi ikon di hutan Amazon. Mampu tumbuh setinggi 14 lantai.
Selain kacang yang enak, kemampuan mengirim air dari tanah ke udara melalui penguapan daun, dan akhirnya membuat hujan.

Satu pohon mampu memompa 3,5 bak air penuh setiap hari dari akar ke batang dan dilepaskan melalui daun.
Dampaknya bagi hutan Amazon menjadi AC planet Bumi, menjadi sumber air dan irigasi disekitar. Bila seluruh hutan Amazon habis, suhu sekitar hutan akan naik 2,5 derajat Celcius.

Pohon Rhizophora Mangrove
Mendominasi di seluruh pantai di Indonesia, kita sudah kenal dengan kata pohon tersebut.
Pohon Mangrove melindungi pantai dari abrasi dan tsunami. Habitat bagi ikan, udang anakan dapat hidup disekitar pohon tersebut.

Tetapi yang paling mengesankan bukan daun dan batang yang ada di atas air.

Kekuatan Mangrove ada dibawah tanah. Dimana akar mampu masuk ke dalam lumpur. Memiliki fungsi :
1. Pohon menyerap karbon dari atmosfer dan menggunakannya untuk menumbuhkan akar, daun, dan batangnya.
2. Bahan nabati yang kaya karbon akhirnya jatuh dari pohon dan berakhir di tanah.
3. Dalam tanah basah di bawah akar, karbon tidak dapat kembali ke atmosfer karena disegel. Dan tetap di sana selama ribuan tahun.

Hutan hujan dipuji karena mampu menyerap karbon. Tapi ilmuwan menemukan, hutan bakau seperti ini dapat menyimpan hingga 10x lebih banyak karbon.

Pohon Mangrove tidak hanya menyimpan karbon diatas tanah, juga dibawah sedalam 3 meter.
Disanalah disebut karbon biru, sebagai brankas Bumi yang aman .

Novi Susetyo Adi berlomba untuk mengukur kandungan gas karbon di hutan bakau, dan menunjukan kepada pemerintah Indonesia adanya potensi ekosistem untuk memerangi perubahan iklim.

Novi dan tim kementrian perikanan dan kelautan dengan mitra dari Jepang berada di Kalimantan Timur untuk mengambil sampel dari pohon.
Masalahnya satu, apakah hutan jenis ini mampu dilindungi oleh penduduk sekitar. Walau memiliki luas 42% dari total hutan mangrove di seluruh dunia ada di negara Asean.
Sayangnya data di tahun 2020 menunjukan penurunan luas hutan mangrove sampai 33% di negara ASEAN.
Dalam 40 tahun kedepan hutan tersebut kemungkinan sudah lenyap bila tidak jaga.

Pohon jati Afrormosia atau jati Afrika Pericopsis Elata
Kongo menjadi negara dengan hutan terbesar seperti Amazon dan pesisir Indonesia.
Cekungan di Kongo membentang di 6 negara di Afrika.

Afrormosia  memiliki ketinggian dan daun yang lebar. Kemampuan lain menjaga eksosistem dibawahnya.

1. Ketika makanan langka, burung dan monyet dapat berpesta di atas biji polong Afrormosia yang mentah.
2. Bagian atas memberikan naungan untuk spesies tanaman dan hewan di tanah.
3. Kulit pohon yang tahan api dapat mengatasi kebakaran alami, memungkinkan pohon untuk membantu spesies lain pulih.

Masalahnya kayu pohon Afromosia baik digunakan untuk kapal pesiar, karena teksturnya yang baik dan tahan lapuk.
Penduduk lokal menebang pohon karena nilai jual tinggi.

Masalah lain pohon Afromosia membutuhkan beberapa dekade sampai matang, dan tidak mudah tumbuh cepat.

Membutuhkan banyak cahaya, sampai memanfaatkan pohon harus menunggu sampai pohon tumbang sendiri. Kecuali ditebang.

Peneliti memanfaatkan dengan memberikan bibit kepada petani. Tapi perlombaan memang terjadi, yang ditebang lebih banyak dibanding di tanam yang membutuhkan waktu lebih lama.

Jenis tanaman penyerab gas karbon di seluruh dunia dan Indonesia

Berita terkait
Membuka aplikasi di Android TV repot untuk memilih. Aplikasi Button Mapper dapat membantu dengan memprogram tombol di remote TV Android. Menekan tombol 1 langsung membuka aplikasi seperti IPTV. Dan dapat berpindah aplikasi cukup menekan 1 tombol saja. Dan fungsi lain sesuai fungsi yang tersedia di Android dapat di program

Ketika film tampil dengan layanan streaming online berbayar, juga muncul di jaringan P2P untuk berbagi konten film. Telegram mendadak menjadi tempat berbagi film. Memiliki storage 1,5GB untuk menyimpan file, download langsung mengunakan aplikasi atau langsung menonton dari Telegram.



CBN menyediakan jaringan internet fiber optik tersedia 20, 50, 100, 300 Mbps dan 1Gbps dengan CBN Internet Fiber. Paket CBN Xstream Combo dari Silver, Gold, Platinum dan Diamond. Bonus Speed Booster, pembayaran dimuka, paket diskon, tanpa dikenakan sewa perangkat modem. Paket Xtraspeed akan berakhir 8 Juni 2021 untuk pelanggan 60Mbps atau lebih rendah

Siaran TV luar negeri dapat ditonton dengan mencari kanal IPTV dari M3U file. Nonton TV siaran langsung dari smartphone. Dapat mengunakan browser tanpa perlu menginstall aplikasi. Atau mengunakan aplikasi TV, termasuk VLC Player dapat nonton siaran dalam dan luar negeri

Internet fiber murah seratus ribuan atau yang paling mahal yang lebih baik. Mengapa provider internet rumah menawarkan paket berbeda. Bagaimana pasang internet murah, bisa dikenali kabel fiber optik yang lewat di depan rumah. Bagaimana menghitung biaya internet bulanan, internet promo, tarif internet, biaya sewa modem, set-top box harus diperhitungkan.

Perangkat paling boros listrik adalah AC dan dampak psikologi udara panas. Di pasaran AC murah mengkonsumsi 50% energi listrik. Indonesia masuk daftar, sekitar 9% rumah memiliki AC. Dunia membutuhkan invoasi. Jika saya bisa bekerja dengan suhu 30C, Anda juga bisa - percayalah pada saya."

Dahulu seseorang yang berpergian harus memesan tikat jauh hari. Hari ini tinggal tekan dan tiket akan muncul. Salah satu kecepatan teknologi ternyata membuat efek negatif dengan perasaan kesal. Sisi buruknya hampir terjadi di sebuah aktivitas masyarakat. Untuk itu dapat kita pelajari, mengapa orang menjadi tidak sabaran.



Tidak perlu repot memerangi pemanasan global, suhu panas dan perubahan iklim. Yang tersedia saat ini, cukup menanam pohon di permukaan bumi. Tidak perlu seluruhnya di tanam pohon, karena Bumi cukup mendukung untuk menanam 1 miliar pohon baru. Tidak menganggu kota atau lahan pertanian, hanya menanam pohon baru saja.

Banyak alat untuk penyemprot tanaman untuk kebun. Bagaimana bila kita membuat sistem penyiram tanaman di rumah. Disebut Sprinkle dapat menyebarkan air untuk menyiram tanaman. Dengan biaya murah, installasi mudah dan ketahui berapa banyak komponen yang dibutuhkan.

Kopi memiliki kandungan fosfor, potasium, magnesium dan tembaga tinggi. Bubuk kopi dapat menambah nutrisi bagi kebun dan menjadi pupuk sayuran, bunga bahkan rumput di kebun rumah. Ampas kopi dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami. Atau sampah kulit pisang dan kulit telur sangat berguna bagi tanaman.

Memanfaatkan botol plstik atau daur ulang botol plastik untuk pancuran, tempat majalah, pot kecil tanaman, tempat sampah dan menaruh adaptor. Cara memanfaatkan botol bekas tinggal digunting, ditempel atau dibuat pola. Satu ide lagi memanfaatkan botol plastik pengantu botol semprotan air yang rusak.

Daur ulang kaleng bekas, talang air atau batako bekas yang tersisa. Dapat dimanfaatkan untuk pot tamanan. Tidak perlu banyak dirubah, batako yang memiliki lubang tinggal diisi dengan tanah dan tanaman diatasnya. Talang tabung plastik juga dapat dimanfaatkan untuk pot tanaman

Modalnya dari tabung bekas Pringles (Marhable). Lalu dipotong agar speaker smartphone bisa disisipan ke tabung. Masukan kertas tissue untuk peredam suara. Tambahkan clip penjepit kertas. Suaranya, wah belum dicoba.




No popular articles found.