Daur ulang ban bekas untuk pengikat kabel adaptor charger


Green | 3 July 2018

Bagaimana membuat barang lebih berguna dari ban bekas sepeda.

Apa yang akan dilakukan ketika memiliki ban sepeda bekas karena bocor dan sudah tidak terpakai lagi.

Ban bekas sepeda dapat dimanfaatkan, tapi menjadi apa.
Penguna sepeda umumnya memanfaatkan ban bekas menjadi penjaga rantai di bagian roda belakang. Agar rantai tidak merusak cat ketika sepeda terguncang. Atau ban bekas dijadikan tali.

Ide lain memanfaatkan ban dalam bekas sepeda, juga dapat dijadikan pengikat kabel. Sebagai penganti Velcro dari bahan plastik.

Fungsinya untuk mengikat kabel agar tidak terurai. Daya ikat ban bekas tidak sebaik Velcro, tapi kita dapat membuatnya sendiri. Setidaknya tidak perlu membeli hanya untuk membuat pengikat kabel adaptor.

Cara membuat tali untuk kabel adaptor, tidak memerlukan bahan yang rumit.

Gunting dan sebuah ban dalam bekas sepeda. Akan sangat baik kalau ban bekas sepeda berukuran kecil, seperti ban sepeda Fixie, atau ban sepeda gunung ukuran 1,5 - 2 inci. Tetapi bukan ukuran ban motor, karena terlalu tebal dan besar.

Caranya, dengan mengunting menjadi karet gelang. Jangan terlalu tipis, buat dengan lebar 5-4 mm agar dapat terjepit setelah kita menarik dan  mengunci sendiri.

Membuat pengikat dari barang bekas ban dalam sepeda penganti 
Velcro

Gunting sesuai kebutuhan, untuk pengikat kabel adaptor kecil, dapat langsung dipotong lurus.



Bila gulungan kabel cukup besar, potong sedikit miring agar mendapatkan panjang karet yang cukup. Ukuran terserah anda, sesuai kebutuhan, sesuai kreasi anda, sesuai ide kreatif yang anda miliki.

Daur ulang ban dalam bekas sepeda untuk pengikat kabel charger

Dengan melilitkan dan mengunci karet, maka gulungan kabel tidak akan mudah lepas. Untuk membuka cukup dilepas dengan melonggarkan karet yang menjepit.

Setidaknya kita tidak perlu repot membeli pengikat kabel khusus seperti Velcro. Dibawah ini cara pembuatan dan pengunaan dari ban bekas untuk pengikat kabel adaptor dan kabel USB power.


Berita terkait
Lalat hitam ternyata bermanfaat dan diternak di Singapura oleh Insectta. Menghasilkan kepompong yang dapat di ekstrak menjadi produk sampingan bahan baku kosmetik. Sekaligus sebagai daur ulang sampah yang berkelanjutan.

Dari Nairobi pemuda insinyur material membuat batu bata dari bahan plastik. Secara teknik sangat mudah, hanya mencampur komposisi bata dan plastik lalu dipanaskan. Sampah plastik seperti botol plastik memiliki kekuatan tersendiri, Bata tidak mudah pecah bahkan 5-7x lebih kuat dari bata biasa.



Perlahan polusi Jakarta kembali meningkat. Sementara menduduki kota dengan tingkat polusi ke 11 pada 22 April 2021. Tingkat polusi tercatat dari Aqicn pada hari Jumat konstan naik di garis merah dengan nilai teratas 182 untuk PM2.5.

Awal pengunaan Vape untuk menghindari kebiasaan buruk dengan rokok. Di tahun 2015 nama rokok elektronik kurang menarik. Tapi terus meningkat. Vitamin E diduga menganggu pernapasan akut. Pencernaan tubuh manusia berbeda, dapat memecah. Paru paru hanya menangani bentuk gas

Bila anda ingin mengukur kebugaran, cobalah menaiki 4 anak tangga kurang dari 1 menit. Lihat saja, apakah anda dapat menaiki 4 anak tangga dengan cepat dan kurang dari 1 menit tanpa harus berhenti. Teknik lain bagi orang dewasa untuk mengukur ke seimbangan.

Bagaimana memanfaatkan baju bekas. Mungkin sudah sedikit sobek atau terkena kotoran tinta. Dan tidak layak di pakai lagi. Satu tip daur ulang baju bekas dapat di jadikan sarung bantal. Mengunakan baju bekas orang dewasa menjadi baju baru anak anak.

Memanfaatkan botol plstik atau daur ulang botol plastik untuk pancuran, tempat majalah, pot kecil tanaman, tempat sampah dan menaruh adaptor. Cara memanfaatkan botol bekas tinggal digunting, ditempel atau dibuat pola. Satu ide lagi memanfaatkan botol plastik pengantu botol semprotan air yang rusak.



Ada ide menarik untuk daur ulang atau membuat dudukan smartphone sendiri. Bisa dibuat dari kayu yang dibuat pola menjadi sandaran untuk smartphone, atau kardus bekas dan di percantik dengan kertas kado.

Disebut Docking Station untuk smartphone dan smartwatch. Dibuat dari papan kayu dan diletakan di meja. Docking Station ini terbuat dari kayu berukuran 11x8x5 inch. Dapat ditempatkan untuk ponsel, jam, bolpen, kunci, clip atau kertas catatan.

Barang bekas seperti botol dapat dibuat menjadi sendok plastik, kotak permen bekas tic tac bisa untuk wadah penyimpan, membuat kompor kecil untuk camping dari kaleng minuman, atau botol susu untuk diffuser. Atau anda tertarik memanfaatkan botol bekas menjadi penyiram tanaman.

Mendaur ulang barang bekas mungkin menghasilkan barang lain yang lebih menarik. Frame foto atau bingkai tempat foto. Membuat papan pengumuman atau bulletin board. Bekas botol plastik, dapat dijadikan tempat penyimpan




No popular articles found.