Dibawah ini fitur dari software ControlMyNikon. Setting camera dapat diatur dari software ControlMyNikon.
Seperti kecepatan bukaan lensa, Aperture, ISO, sampai histogram dapat dilihat melalui fitur Live View



Dibawah ini adalah tampilan Live View yang langsung ditampilkan pada computer.



Ketika setting Live View aktif, ControlMyNikon dapat menampilkan histogram dalam bentuk grafik. Walau fitur Histogram tidak dimiliki pada camera DSLR kelas menengah.



Salah satu keunikan ControlMyNikon adalah fitur Zoom dari Live View. Fitur ini dapat memperbesar gambar langsung dari computer. Sehingga sang fotographer dapat mengeser fokus agar gambar benar benar fokus pada bagian yang di inginkan.



Setting ControlMyNikon mengikuti setting camera. Misalnya setting camera diatur dengan Manual, maka semua setting akan terbuka layaknya camera di setting manual pada software. Setting dibawah ini mengunakan setting Shutter auto, artinya shutter diatur oleh camera. Dan software tidak dapat mengatur Shutter kecuali setting ISO.



Focus Stacking, Bracketing dan Timelapse dengan Auto Timer / Intervalometer
ControlMyNikon dapat diatur untuk mengambil gambar dalam periode tertentu. Misalnya mengambil 10 gambar dengan waktu setiap 5 detik. Nantinya 10 gambar digabung melalui software lain yaitu Zerene Stacker.



Fitur Bracketing langsung dari software.



Software ControlMyNikon dapat dimanfaatkan untuk pembuatan foto Time Lapse. Camera akan mengambil gambar sesuai jedah waktu yang ditentukan. Serta perhitungan durasi dan jumlah frame yang harus diambil untuk pembuatan foto Time Lapse.



Pemanfaatan dari ControlMyNikon

  • Dengan pengaturan pengambilan gambar pada camera dari software computer, seorang fotographer dapat lebih terkosentrasi untukmemfokus pada objek dengan melihat hasil gambar pada computer. Sehingga camera dapat ditempatkan pada sudut tertentu atau di sebuah tripod. Sementara si fotographer bisa duduk melihat hasil foto dan mengaturnya dari computer.
  • Fotographer tidak perlu mengatur ulang setting pada camera, seperti melakukan setting ulang rana lensa. Misalnya sebuah foto sebuah produk sudah diambil dengan sudut dan fokus yang baik. Tetapi gambar terlihat kurang terang. Fotographer dapat menambah waktu bukaan rana lensa sedikit lebih lambat agar cahaya yang diterima lebih baik.
  • File yang ditranfer dapat dipilih antara ke memory card, ke computer , atau keduanya. Bila hasil foto langsung di tranfer ke computer, maka file dapat langsung dilihat tanpa memindahkan file ke computer.
  • Bila camera memiliki fitur merekam video, setting recording dapat diaktifkan melalui software.


Kekurangan software ini adalah tidak memiliki setting manual fokus, dan harus diatur dari camera. Kecuali setting Auto Focus dapat diaktifkan langsung dari camera.

Software ControlMyNikon bisa di download untuk versi Trail via www.controlmynikon.com

Tentunya informasi diatas hanya sebagian informasi dasar dari pemanfaatkan software ControlMyNikon. Pengembangan dari aplikasi software ini dapat dikembangkan sendiri oleh para fotographer.

ControlMyNikon 5, fitur baru bisa dilihat pada video dibawah ini