Apakah hasil rendering video dengan perbedaan Bit Rate memiliki kualitas berbda, berapa besar file yang dibuat

Test kualitas gambar video dengan beberapa setting Bit Rate dan Multipass.

Setting output video untuk MP4 dan bit rate dibawah ini

  • Setting low : Minimum 2 Mbps - Maximum 20 Mbps
  • Setting Medium : Minimum 4 Mbps -  Maximum 10Mbps
  • Setting High : Minimum 10 Mbps - Maximum 20Mbps

Untuk proses rendering video MP4 dengan CPU vs OpenCL
Paling singkat mengunakan sistem sistem OpenCL dibanding CPU.

Dibawah ini angka adalah waktu yang dibutuhkan untuk proses rendering dari video asli durasi 1:36 detik video berukuran 233MB. Kecepatan proses render berbeda beda antara bit rate dan 1 pass atau 2 pass. Pengertiannya 2 pass akan melakukan pemeriksaan ulang dari tingkat detil gambar yang diproses sebelumnya, lalu membandingkan kembali.

Waktu yang dibutuhkan untuk render video (dalam detik)

Hasil output dari 3 parameter berbeeda Avg dan Max bit rate


Bila mengunakan rendering maksimal dengan Max Bit 20Mbps dan Average 10Mbps.
Video paling bagus, karena Avg sudah tinggi, hanya video output video cukup besar (separuh dari video asli)

Hasil output video dari software editing (satuan KB)



Mengunakan Avg 4Mbps dengan batas maksimum 10Mbps. Output render dapat dipangkas sampai 1/4 dari video aslinya



Bila mengunakan setting atas dibuka lebih besar sampai 20MBps tetapi bit rate rata rata diperkecil lagi sampai 2MBps. Output render video menjadi sangat kecil, hanya di kisaran 25MB sampai 35MB saja. Dan proses render paling cepat.


Bila video di render dengan minimal, apakah kualitas gambarnya sama bagus. Bisa dijawab yah dan tidak. Tetapi output file yang terlalu kecil umumnya memiliki kualitas gambar lebih rendah.

Untuk membandingkan kualitas dari perbedaan bit rate diatas, akan ditampilkan contoh apakah bit rendah memang memberikan kualitas video lebih rendah.