Di online cukup ramai dijual Set top box (STB) bekas beberapa provider. Karena penguna sudah tidak langganan lagi, atau tidak mengambil paket TV digital.

STB Android TV
Ada yang menyebut Smart TV Box, Set Top Box, Android TV, beberapa produsen TV memasukan menjadi Smart TV.
STB dirancang sebagai dekoder TV digital mengunakan data internet.
Lebih tepatnya disebut IPTV, karena IP adalah nama untuk koneksi ke internet jadi perangkat harus terhubung ke internet.
Koneksi dapat mengunakan WIFI atau LAN Ethernet, rata rata mengunakan power adaptor 12V 1A.

STB DVB-T2 lain lagi.
Alat DVB-T2 bentuknya seperti Android TV tapi mengunakan sinyal frekuensi seperti TV analog
Perangkat decoder TV DVB-T menerima frekuensi UHF digital atau TV Digital. Tidak memerlukan internet, karena sinyal bebas yang di pancarkan stasiun digital TV. Satu lagi DVB-S2 S adalah penerima sinyal TV Satelit.


Perangkat lain dapat disatukan antara Android TV dan penerima sinyal DVB-T2, tentu harganya berlipat dengan fungsi 2 in 1.


Android TV yang kita kenal berbasis OS Android, sama seperti smartphone atau lebih mirip tablet. Perbedaan tidak ada layar,  keyboard, sedangkan di smartphone, pada layar disatukan dengan keyboard.
Fungsi Set Top Box atau Android TV Box, dirancang untuk video streaming atau menonton TV, nonton Film memory card / flash drive, bisa chatting seperti di smartphone.
Terdapat port USB, dapat ditambah mouse dan keyboard.
Koneksi perangkat STB terhubung ke TV, Monitor LCD yang memiliki port HDMI.
Untuk suara tersedia port digital, atau analog. Atau langsung di kirim via data HDMI

Apa fungsti STB. STB adalah Set Top Box, tidak lain perangkat berbasis Android, seperti mini PC berbasis Windows / Linux . Chrome OS.
STB seperti smartphone, tapi bentuknya hanya kotak, tapi tidak memiliki tombol layar sentuh dan menganti power baterai dengan adaptor.
Koneksi dengan WIFI atau LAN. OS yang sama seperti Android tapi dirancang untuk layar TV yang terhubung dengan kabel HDMI.
Ciri utama, model Android TV yang hemat hanya memiliki 4 core kelas hemat power.

Cara kerjanya sama, seperti kita nonton Youtube di smartphone. Demikian juga nonton dari STB ke monitor atau TV.
Selain perangkat STB bekas, ada juga produk lebih canggih seperti Mini Smart TV atau nama lain.
Jangan heran bila harganya mencapai satu smartphone kelas pemula.


Apakah STB bekas layak kita gunakan.
Salah satu model STB model lama yang banyak di pasaran adalah ZTE B760H.
Dibawah ini ZTE Indihome generasi 1 hanya memiliki 1GB RAM dan 4GB storage internal
Port pendukung ZTE B760H cukup lengkap, dari kiri atas, port power adaptor 12V, port HDMI, output Audio digital dan analog, port LAN, slot microSD, 2 port USB dan koneksi WIFI.

Unlock STB ZTE B760H

Unlock Root STB

Kata Unlock Root sama seperti smartphone Android. Ketika produsen smartphone tidak lagi memberikan update. Pemilik masih memiliki kesempatan mengupgrade OS dengan teknik Root ke smartphone mereka. Sederhananya, smartphone di install OS lebih baru tapi bukan OS dari produsen. Penguna dapat menghapus file yang tidak diperlukan.
Demikian juga STB model lama, beberapa tahun terakhir sudah dapat di Root dan di Unlock agar dapat mengunakan akses internet. Tapi hanya menganti OS versi yang sama, hanya lebih ringan dari OS bawaan.

Apa saja yang dibutuhkan untuk Root dan Unlock STB
Ada yang menyebut, untuk Root tidak memerlukan kabel. Data Firmware disimpan ke memory card dan langsung di upgrade dari unit tanpa bantuan computer.

Di artikel ini, mengunakan kabel USB. Perangkat yang digunakan untuk Unlock dan Root model contoh ZTE B760H.
Dibutuhkan 4 bagian dibawah ini

1 kabel USB male to male, nantinya terhubung ke computer (dapat dibuat sendiri).
Hardwarenya hanya satu ini saja, untuk tranfer data ke STB

Cara bikin kabel USB male to male untuk root ZTE B760H

Yang lain adalah 3 software, Driver Mediatek, Flash Tool dan Firmware ROM Android

Driver Mediatek versi Auto Installer, agar computer dapat mengenal unit STB (Download)
SP Flash Tool software untuk mengirim OS Android ke STB (Download)
Firmware model STB tepat untuk Root, mengantikan sistem OS dan aplikasi di STB lama 1GB (Download)

Artikel ini tidak menyediakan download Firmware, semua software dapat dicari dan tersedia di Google.



Beberapa STB bekas lain agak repot, membutuhkan perangkat tambahan untuk rancangan COM Port. Membutuhkan perangkat tranfer seperti USB Prolific (TTL USB to COM)

ZTE B760H model STB paling murah.

Unit STB sendiri mengikuti kebutuhan, ada yang disebut versi 1, 2 dan seterusnya. Perbaikan dan penambahan hardware di unit STB, berganti model dengan kebutuhan.

Set Top Box ZTE B760H, bila anda memiliki unit peninggalan si provider internet, masih ada kesempatan untuk menghidupkan kembali. Silakan dicari model STB yang ada dengan Firmware yang tersedia di internet.

ZTE B760H memiliki procesor 4 core kecepatan 1,3Ghz, tetapi disain procesor generasi 32bit tahun 2016, atau hanya bekerja di OS Android 4. Kemampuannya sangat terbatas, kinerja lambat dari model diatasnya dan beberapa aplikasi favorit tidak dapat bekerja dengan STB ini.

Percobaan dari 2 versi OS Firmware untuk ZTE B760H cukup menarik. Walau ditemukan total 3 tampilan OS untuk Root versi ZTE B760H
Satu Firmware sudah dilengkapi aplikasi Play Store, tampil seperti menu UI smartphone atau tablet Android.
Satu Firmware disebut Firmware Lite, lebih ringan, tanpa PlayStore, dirancang seperti menu HomeScreen TV agar memudahkan memilih menu dari dari remote.
Kedua Firmware ZTE B760H memiliki tampilan berbeda tapi fiturnya sama.

Firmware kiri model full Play Store, Firmware kanan versi Lite, baris kedua tampilan. Catatan tampilan dapat kita ganti dengan Launcher yang kita inginkan.

Unlock STB ZTE B760H Firmware




Proses Root dengan Firmware STB ZTE B760H hanya 5 menit.
Selesai di tranfer, lepas kabel USB.
Pasang power, HDMI ke TV, ditambahkan keyboard atau mouse atau diganti dengan remote control.
STB ZTE B760H dalam posisi fresh ketika start awal
Memasukan password WIFI, atau langsung di pasang ke kabel LAN. STB otomatis menditeksi koneksi internet.
Tinggal memasukan user login dengan nama email anda untuk registrasi ke Google seperti di smartphone, dan proses selesai.
Anda harus memiliki koneksi antara WIFI atau LAN Ethernet dan nonaktifkan bila tidak perlu. Bila keduanya aktif, koneksi akan putus sambung.

Satu yang unik dari disain STB ZTE B760H. Menu setting koneksi untuk LAN dan WIFI juga ada di sisi kanan bawah untuk Firmware Lite.
Di menu tersebut dapat mengaktifkan setting SSID WIFI, dan LAN termasuk setting IP (seperti setting TCP/IP Ethernet di Windows).
Dan Display ada di menu tersebut, termasuk untuk mengetahui kapasitas storage yang terpakai.



ZTE B760H setting IP LAN Ethernet dan WIFI SSID Password

Ingat STB B760H kemampuan terbatas karena OS Android 4.

Jangan terjebak dengan kata murah.
Model STB ZTE B760H dengan 1GB RAM dan 4GB storage, hanya mendapatkan RAM kecil. Karena sebagian besar sudah dipakai untuk OS dan storage aplikasi.
OS Android yang sudah tertinggal dengan Android 4.4, mungkin tidak banyak aplikasi Android dapat bekerja.
Netflix, IQIYI, VIU, Novie TV App terbaru membutuhkan OS Android 5+, dan Android TV yang ter-register (versi Root tidak dapat di install langsung).
Untuk percobaan tidak masalah, atau sekedar memiliki unit STB nonton TV dari monitor atau TV kecil.
Perangkat ini dibeli Rp.70.000, dan remot Rp.20.000 belum ongkos kirim.

Ke depan model STB ZTE B760H 1GB RAM dengan procesor 32 bit, mungkin tidak banyak yang kita harapkan.
Untuk aplikasi yang sudah terinstall dari Firmware saja, software auto clean (booster) dari Firmware sering bekerja menghapus residu RAM dan Cache di internal storage STB.

Bila tertarik dengan unit STB yang baik. Disarankan mengunakan model dengan OS Android 9
Termasuk model RAM 2GB - 4GB dan internal memory lebih besar. Dengan Android 9, dapat mendukung App terbaru, termasuk fitur Storage ke microSD
Tapi untuk STB TV sederhana saja, unit ZTE B760H masih cukup. Siapa tahu ingin mengutak utik sendiri perangkat tersebut di rumah.
Membeli unit, sebaiknya "jangan".

Seperti biasa, artikel ini untuk informasi. Selebihnya ada di tangan anda

Apa saja yang dapat dilakukan dengan ZTE B760H STB

Anda dapat nonton TV dari aplikasi
Chatting mengunakan layar TV atau monitor, bila dilengkapi keyboard dan mouse
Mengirim dan mendownload file, bila anda menambahkan microSD.
Bila Browser mendukung, dapat chatting kirim file dari Whatsapp, atau download film Telegram
Lainnya, tergantung aplikasi yang masih dapat di install dengan keterbatasan di STB model ini.

Bila anda tertarik mengunakan Android TV tapi tidak ingin mengunakan remote control atau remote anda hilang / rusak.
Dapat memanfaatkan smartphone anda sebagai remote.



STB ZTE B860H V5

Model ZTE B860H V1 dan V2 sudah dibuka alias ada Firmware untuk Root. Sementara hanya OS Android 6.
Model ZTE B860H V5 masih bertahan, bisa di Unlock dengan mudah dan dukungan OS Android 9.
Kita hanya butuh Unlock saja tanpa perlu Root OS, tidak perlu kabel seperti teknik Root, ingat kita hanya butuh Unlock saja.

Menariknya, lebih mudah menonaktifkan Launcher yang ada dan menganti dengan Launcher baru yang lebih ringan dengan teknik Unlock.
Sekaligus menghentikan Pop yang meminta registrasi. Sialnya, aplikasi bawaan tidak dapat dibuang begitu saja dan remote Bluetooth yang mahal bila dibeli terpisah

Teknik singkat Unlock STB ZTE B860 V5
  • Karena semua menu di kunci. Perlu menginstall WIFI melalui / di install aplikasi Dev Tool untuk membuka menu Setting dan mengaktifkan USB Debug. Fungsinya agar bisa dirubah dari luar perangkat STB.
  • Mengunakan Remote ADB Shell adalah teknik paling mudah untuk Unlock dari Smartphone ke STB. Cukup menghubungkan unit STB dan smartphone ke jaringan WIFI yang sama. "Harus" menginstall Launcher baru / penganti sebelum disable Launcher bawaan yang ada, bagian ini tidak boleh dilewati atau Blank.
  • Lalu gunakan perintah dari Remote ADB Shell untuk menonaktifkan Launcher lama dan reboot
  • Proses sudah selesai, itu saja, tanpa kabel tanpa tranfer file, hanya STB, Smartphone dan download App. Tapi tahap urutannya tidak boleh dilewati
  • Bila ZTE B860H V5 salah unlock dan Blank, anda harus mengaktifkan dengan bantuan Google Assistant. Cukup tekan tombol remote di bagian paling bawah, sebut Setting. Nanti muncul tampilan setting di layar. Masuk ke Play Store, Open / Buka, Download dan Install Launcher penganti.

Firmware B860H V5 dapat di cari di internet - Coffee4STB B860H V5.0.zip

Firmware tidak lagi membutuhkan remote pairing di awal Start. Firmware Coffee4STB B860H V5.0.zip adalah versi Root, jadi hati hati untuk mereka yang membutuhkan aplikasi dan tidak mengijinkan bekerja di Android Root.




ZTE B860H itu cukup panas CPU Amlogic S905x
Hasil test dengan ZTE B860H, ternyata CPU lumayan panas. Bahkan melewati panas procesor kelas desktop.
Temperatur dapat mencapaia 60 derajat lebih di suhu ruang 30 derajat Celcius, walau peningkatan suhu terjadi ketika menayangkan video FHD.
Apakah merusak CPU, tentu tidak karena batas panas CPU berada di limit 70 derajat Celcius.

Yang masalah bagaimana komponen lain, mungkin akan terkena dampak.



Menambah memory storage ZTE di Android TV
Karena Android TV memiliki internal memory terbatas. Kita dapat menambah kapasitas memory, ke memory ekternal seperti microSD

Misalnya anda mememiliki 32GB microSD, dapat dipasang dan memindahkan aplikasi Android dan download ke storage tersebut
Tapi kekurangannya, karena microSD memiliki kecepatan tranfer lebih lambat dibanding internal memory

Dengan menambah 32GB microSD sebagai storage, setidaknya kita dapat menyimpan file seperti film sementara di microSD

Khususnya aplikasi Telegram, melakukan download, serta cache file sementara. Membuat sebuah file video akan dibuat 2 copy, satu untuk cache satu file yang di download

Tipnya dibawah ini.



Tombol Remote Control langsung ke aplikasi
Mirip seperti smartphone, tombol Android TV dapat di konfigurasi sebagai tombol fungsi atau tombol cepat

Dibawah ini contoh remote standar dan remote bluetooh dapat di setting dengan aplikasi.

Penguna dapat mengatur nomor 1 untuk membuka aplikasi IPTV tanpa memilih , mencari aplikasi di daftar.
Mirip seperti fungsi makro di computer, di Android dengan menambah aplikasi Button Mapper

 

Ukuran file lebih besar dari 4GB
Ingin memindahkan file dengan ukuran lebih besar dari 4GB dan dan ke flash drive atau memory card dari perangkat Android
Misalnya mendownload file game, film resolusi tinggi, atau apa saja.

Ketika anda ingin memindahkan dari Android TV berbasis Android 5+.
Sementara salah memformat memory card atau flash drive dengan FAT32. Akan muncul pesan "Error Too Large for the destination file system If copy a big file"

Gunakan format exFAT untuk Android TV seperti teknik dibawah ini.
 


Kontrol Android TV dari PC
Membuat mirror layar Android ke PC, dapat dilakukan untuk Android TV.
Layar Android TV dapat tampil di computer atau notebook, serta mouse dan keyboard bekerja untuk kontrol Android TV.
Fungsinya tentu berbeda, misal mengunakan Android TV untuk pekerjaan download, mengirim file dan lainnya.
Melakukan click dan mengetik lebih mudah, seperti copy paste.
Dibawah ini contoh mengendalikan Android TV model B860H V5 ke computer.




Akari AX512
Model STB Akari AX512 lebih menjanjikan, karena internal memory lebih besar 16GB dibanding B860H V5 8GB tersisa hanya 4GB sebagai storage utama.
Ruang storage besar lebih memudahkan aplikasi di perangkat Akari AX512.
STB Android TV Akari AX512 digunakan provider MNC, Indihome dan XL
Sementara harga Akari AX512 relatif lebih mahal. Bila memerlukan storage internal akan mendapat lebih besar. Bila menambah storage microSD di B860H, fitur storage intinya sama saja. Kecuali kecepatan tranfer, internal memory tentu jauh lebih cepat

Spesifikasi Akari AX512
- Procesor AmLogic S905X seperti B860H
- 2GB RAM
- Internal storage 8GB atau 16GB
- Android 9
- USB 2.0, microSD

Memutar layar di Android TV tetap Horizontal

Tip tambahan bila anda sudah memiliki Android TV dan ingin menginstall aplikasi Smartphone di Android TV
Mengingat disain Android TV untuk tampil di layar datar di TV. Ketika mengunakan aplikasi Android Mobile.
Layar pertama tampil vertikal, jadi akan terlihat terbalik di layar TV

Aplikasi untuk mengunci tampilan di layar TV tetap horizontal. Siapa tahu anda ingin menginstall aplikasi seperti VIU Android.
Ternyata layarnya menjadi vertikal / portrait seperti melihat smartphone. Di STB dapat di kunci agar layar tetap terlihat mendatar.



Nonton DVD di Android Box

Android TV dapat digunakan untuk memutar video dari DVD, misal ditambah dengan DVD reader.
Bila Android TV tidak memiliki player, file DVD dapat di copy ke flash drive atau ke internal storage.
Ada tip untuk memutar file DVD seperti file VOB.



Bila tertarik mengunakan Set Top Box / Android TV pastikan "kebutuhan" anda dengan perangkat.

Tertarik dengan STB resmi atau memilih STB bekas
1. Lihat harga yang sesuai dengan kantong anda.
2. Lihat tipe / model dari CPU / procesor. Nama boleh STB, Android Box, Android TV. Tetapi procesor, RAM, OS fitur perangkat Bluetooth berbeda.
3. RAM yang anda butuhkan, setidaknya 2GB lebih nyaman. Kapasitas storage dengan slot microSD, setidaknya 2 port USB
4. Tipe OS , karena penting untuk permintaan aplikasi di masa mendatang. Saran Android 9 atau Android 10
5. Apakah dapat ter-registrasi dengan Play Store, memudahkan menginstall aplikasi.
6. Bandingkan harga STB, baik bekas dan baru. Jeli melihat spesifikasi, karena banyak varian di tipe serupa.
7. Baca komentar dari pembeli yang "kecewa atau pengalaman" dan yang baik, karena pengalaman penguna lain menjadi referensi kita.
8. Beberapa STB murah kadang panas, biasanya dikeluhkan penguna. Mengapa  "panas" karena heatsink yang tidak memadai, tipe arsitek procesor yang dipakai berbeda. Beberapa STB terlihat ngebut tapi panas, aplikasi yang aktif terlalu banyak biasanya sering crash (lelet).
9. Pastikan STB mampu bekerja untuk aplikasi yang dibutuhkan, periksa aplikasi apa saja dan versi Android berapa kebutuhan App tersebut. Android 4.4 mungkin tidak akan kemana-mana, di tahun 2021 beberapa app Android meminta minimum Android 5 atau langsung ke Android 9 yang lebih aman.
10. STB kelas menengah atau lebih tinggi, memiliki USB versi 3.0, Gigabit LAN, procesor terbaru. Tentu anda yang mempertimbangkan.
11. Setelah mendekati 300 ribu, pertimbangkan STB baru dengan chip CPU model terbaru khususnya AmLogic CPU.

12. Membaca spesifikasi - bandingkan model dari penjual lain. Kadang keterangan salah di gambar produk dan berbeda dengan spesifikasi yang tertera.
13. Pastikan perangkat Android TV Box mendapat koneksi yang baik dari Provider Internet (ISP).

Jadi
Cobalah bandingkan seri STB bekas dengan STB model baru. Mungkin harga hampir sama bahkan lebih murah dengan spesifikasi yang sama. Terbaik mendengar rekan lain yang sudah mencoba.

Beberapa model STB di Indonesia

Model Procesor OS
ZTE ZXV10 B760H 1GB 32bit ARMv7 Mediatek Android 4.4
ZTE HG680P A53 Android 6
ZTE B860H 1 / 2 GB RAM / 8GB ROM AmLogic S905x A53 Android 9 V5
Transvision Box XStream 2nd AmLogic S905xs A53 Android 9
MX10 Pro 4GB RAM 32GB
Allwinner
Android 9
TX6 2/4 GB 16 - 64GB
Allwinner H4 Android 9
Tanix H1 1GB 8GB
Hisilicon Hi3798M
Android 9
TANIX H2 2GB 16GB Hisilicon Hi3798M  Android 9
TANIX TX6S 4GB 32GB
Allwinner H616 A53 Android 10
Wechip V10 4GB 128GB Allwinner H616 A53 Android 10
X96Q MAX 4GB 32GB Allwinner H616 A53 Android 10
X96 MATE 2GB 4GB 16 - 64
Allwinner H616 A53 Android 10
H10 Max Allwinner H616 A53 Android 10
X96 Mini 2GB 16GB
AmLogic 905W A53 Android 7 /9
T96 MARS 2GB 16GB AmLogic 905W A53 Android 7.1
X9 Mini 2GB 16GB AmLogic S905W A53 Android 7.1
XZ96 Mini 1GB 8GB
AmLogic S905W A53 Android 9
Tanix TX3 Mini 2GB 16GB
AmLogic S905W A53 Android 8
V9 4GB 32GB
AmLogic S905X2 A53 Android 9
X96S Amlogic S905Y2 A53
Android 8.1
Mecool KD1 (dongle)
Amlogic S905Y2 A53 Android 10
Mecool KM0 Pro
Amlogic S905X2 A53 Android 9
X96 Max Plus / Air 2-4GB 16-32GB Amlogic S905X3 A55 Android 9
Hiplay V9 4GB 32GB
Amlogic S905X3 A55 Android 9
Wechip V9 2GB 16GB Amlogic S905X3 A55 Android 9
A95X F3 2GB 16GB Amlogic S905X3 A55 Android 9
H96 Max X 4GB 64GB
Amlogic S905X3 A55 Android 9
T95 Max+ 4GB 64GB
Amlogic S905X3 A55 Android 9
TX3 Mini 2GB 16GB
Amlogic S912 A53 4+4 Android 8
Scishion V99 2GB 16GB
Amlogic S912 A53 4+4 Android 6
S10 3GB 16GB
Amlogic S912 A53 4+4 Android 7
M8S Pro 2GB 16GB Amlogic S912 A53 4+4
Android 7
MINIX NEO U9-H 2GB 16GB Amlogic S912A53 4+4 Android 6
X92 3GB 32GB
Amlogic S912A53 4+4 Android 7
T95Z Plus
Amlogic S912 A53 4+4 Android 7
TX9S  2GB 8GB
Amlogic S912 A53 4+4 Android 7
Beelink GT1 2GB 16GB
Amlogic S912 A53 4+4 Android 6
MINIX NEO U22-XJ 4GB 32GB Amlogic S922XJ 4xA73 2xA53 Android 9
Beelink GT King Smart 4GB 64GB
Amlogic S922XJ 4xA73 2xA53 Android 9
TX3 Amlogic S905X3
Android 9
Q Plus 4GB RAM 32-64GB
All Winner H6 A53 4+4 Android 9
Huawei EC6109V8 HiSilicon Hi3719C 2 core Android 4
Huawei EC6108V9 2GB
HiSilicon HI3798 Android 4
Zidoo Z9S 2GB 16GB Realtek RTD1296 A53  
X88 Pro 2 - 4GB , 16 - 128GB
Rockchip RK3318 A9 (2013)
Android 10
M960 4GB 8GB Rockchip RK3318 A53 Android 10
H96 Max 4GB 64GB

Rockchip RK3328 A53 Android 8.1
T9 4GB 32GB Rockchip RK3328 A53 Android 10
MXQ Pro 1GB
Rockchip Android 7.1
HX1 Max 4GB 32GB Rockchip RK3318 A53 Android 10
M96-W 2GB 16GB
Rockchip RK3229 Android 9

Amlogic S905 – Quad-core ARM Cortex-A53 Mali-450 MP3 GPU 750 MHz 4K@60fps H.265 10-bit, H.264, AVS+ (2015)
Amlogic S905X – Mirip S905 4K@60fps VP9 profile-2, HDR, HDMI 2.0a Up , DAC (28nm 2016)
Amlogic S905W – Low cost varian S905X,  4K@30fps
Amlogic S912 – Cortex-A53 (Big.LITTLE 4x1.5 GHz dan 4x1.0 GHz) Mali-T820 MP3 GPU 600 MHz (28nm 2016)
Amlogic S905X2 – Cortex-A53 Mali-G31 MP2 "Dvalin" HDMI 2.1 4k60 HDR Dolby vision TCH Prime (12nm 2019)
Amlogic S905Y2 - Mirip 905X2, Tidak memiliki Ethrenet, DVP - digital video port, CVBS composite video dan dirancang untuk dongle (12nm 2019).
Amlogic S922X – Cortex-A73 +  2 Core Cortex-A53 Mali-G52 MP4 GPU (12nm 2019)
Amlogic S905X3 – Cortex-A55 (12nm Gen3)
Amlogic S922D – Cortex-A73+Dual-Core ARM Cortex-A53 (12nm Gen3)
Amlogic S905X4 (Q4 2019) Mid 4k 120fps AV1 decoding (12nm Gen4)
Amlogic S908X (Q3 2020) High-end 8K 60fps AV1 , AVS3 , HDMI 2.1 (Gen4)

Catatan
Informasi artikel ini untuk referensi, bila memiliki STB yang tidak terpakai.
Secara teknik merubah OS original tidak terlalu sulit. Tetapi bila ada yang ingin memiliki STB, sebaiknya membeli unit siap pakai / siap digunakan.
Dibanding menambah biaya, membuang waktu kita, menghadapi kegagalan dari unit untuk mengutak atik STB, tapi belum tentu mendapatkan apa yang diharapkan.
Bandingkan dengan STB model terbaru, tentunya harga lebih mahal tapi kemampuan lebih baik.

Sertifkat Widevine DRM di Android adalah lisensi dari Google untuk memproteksi hardware Android TV.
Ketika di Root seperti upgrade Firmware, kadang Widevine DRM untuk identifikasi hardware hilang.
Beberapa media konten seperti layanan video streaming membutuhkan lisensi tersebut untuk mencegah pengunaan konten dan penyebaran konten.
Dibagi dengan 3 tingkat, L1 adalah tingkat tertinggi bila sebuah perangkat Android TV mendapat lisensi dari Google. Tayangan video dari video streaming akan diolah melalui hardware, dan video resolusi tinggi. DRM digunakan layanan video streaming seperti Netflix, HBO, Amazon Prime dan lainnya.
Ketika Widevine terhapus, kemungkinan turun menjadi tingkat L2 dan L3 (via software). Artinya perangkat hanya dapat menayangkan video dengan resolusi rendah dibawah HD video.
Jadi harus tahu dampak dengan Bootloader, dan mengembalikan lisensi.

Beberapa pertimbangan
STB / TV Box Android murah. Tentu saja terbatas, bahkan merepotkan. Kepanasan, aplikasi yang menurut penguna tidak lengkap, koneksi WIFI lemah, remote lambat, sampai hang setelah durasi pakai beberapa jam. Itu kata apesnya membeli barang bekas. Walau sebagian besar mendapatkan produk yang baik.
Perangkat Android TV yang mahal sudah tertera keterangan seperti Netflix, Amazon dan lainnya. Artinya perangkat telah mendukung layanan video streaming tersebut.

OS Android terbaru bukan pertimbangan utama, selama aplikasi dapat bekerja di TV Box. Tapi kedepan kita tidak tahu.
Seperti tabel diatas, procesor dirancang untuk TV Box, beberapa CPU digunakan untuk TV Box yang dijual di Indonesia. AmLogic posisi pertama masih menjadi CPU terbaik, RockChip model Low End sering panas mungkin masalah disain dari beberapa produsen berbeda, Allwinner belum menjadi pilihan utama karena model yang dirilis masih terbatas.