Di online cukup ramai dijual Set top box (STB) bekas beberapa provider. Karena penguna sudah tidak langganan lagi, atau tidak mengambil paket TV digital.
Ada yang menyebut Smart TV Box, Set Top Box, beberapa produsen TV memasukan menjadi Smart TV.
STB dirancang sebagai dekoder TV digital mengunakan data internet.
Lebih tepatnya disebut IPTV, karena IP adalah nama untuk koneksi ke internet jadi perangkat harus terhubung ke internet.
Koneksi dapat mengunakan WIFI atau LAN Ethernet, rata rata mengunakan power adaptor 12V 1A.

Sedangkan STB yang kita kenal berbasis OS Android, sama seperti smartphone atau lebih mirip tablet. Perbedaan tidak ada layar, dan keyboard, sedangkan di smartphone, pada layar disatukan dengan keyboard.
Dirancang untuk video streaming atau menonton TV, nonton Film memory card / flash drive, bisa chatting seperti di smartphone.
Terdapat port USB, dapat ditambah mouse dan keyboard.
Koneksi perangkat STB terhubung ke TV, Monitor LCD yang memiliki port HDMI.
Untuk suara tersedia port digital, atau analog. Atau langsung di kirim via data HDMI

Masalah ketika STB model lama tidak digunakan, menjadi barang sampah elektronik. Sekarang seri STB model lama dapat dibuka, sehingga dapat menayangkan siaran TV mengunakan jaringan internet. Dapat dimanfaatkan kembali menjadi IPTV.

Cara kerjanya sama, seperti kita nonton Youtube di smartphone. Demikian juga nonton dari STB ke monitor atau TV.
Selain perangkat STB bekas, ada juga produk lebih canggih seperti Mini Smart TV atau nama lain.
Jangan heran bila harganya mencapai satu smartphone kelas pemula.

Paketnya hampir mirip, terdapat remote untuk memilih menu dengan tanda panah. Dan nomor dibagian bawah, beberapa fungsi tombol diatur dari provider sesuai fungsi.

Sebagian besar STB mengunakan procesor Mediatek atau Amlogic yang dirancang khusus, miriplah dengan procesor smartphone.

STB yang canggih mencapai ratusan ribu, dengan RAM dan storage kapasitas besar serta OS Android 9 atau Android 10.
Tapi yang paling murah dengan 1GB RAM dan 4GB Storage mentok di OS Android 4.4.
Kalau dibilang, model 1GB RAM STB sangat minim, alias sangat terbatas. Bila di install, hanya menyisakan RAM kurang dari 200MB saja.
Storage harus ditambah dengan microSD.

Salah satu model STB model lama yang banyak di pasaran adalah ZTE B760H.
Dibawah ini ZTE Indihome generasi 1 hanya memiliki 1GB RAM dan 4GB storage internal
Port pendukung ZTE B760H cukup lengkap, dari kiri atas, port power adaptor 12V, port HDMI, output Audio digital dan analog, port LAN, slot microSD, 2 port USB dan koneksi WIFI.


Unlock STB ZTE B760H

Unlock Root STB

Kata Unlock Root sama seperti smartphone. Ketika produsen smartphone tidak lagi memberikan update. Pemilik masih memiliki kesempatan mengupgrade OS dengan teknik Root ke smartphone mereka. Sederhananya, smartphone di install OS lebih baru tapi bukan OS dari produsen.
Demikian juga STB, beberapa tahun terakhir sudah dapat di Root dan di Unlock agar dapat mengunakan akses internet.

Apa saja yang dibutuhkan untuk Root dan Unlock STB
Ada yang menyebut, untuk Root tidak memerlukan kabel. Data Firmware disimpan ke memory card dan langsung di upgrade dari unit tanpa bantuan computer.

Di artikel ini, mengunakan kabel USB. Perangkat yang digunakan untuk Unlock dan Root model contoh ZTE B760H.
Dibutuhkan 4 bagian dibawah ini

1 kabel USB male to male, nantinya terhubung ke computer (dapat dibuat sendiri).
Hardwarenya hanya satu ini saja, untuk tranfer data ke STB

Cara bikin kabel USB male to male untuk root ZTE B760H

Yang lain adalah 3 software, Driver Mediatek, Flash Tool dan Firmware ROM Android

Driver Mediatek versi Auto Installer, agar computer dapat mengenal unit STB (Download)
SP Flash Tool software untuk mengirim OS Android ke STB (Download)
Firmware model STB tepat untuk Root, mengantikan sistem OS dan aplikasi di STB lama 1GB (Download)

Artikel ini tidak menyediakan download Firmware, semua software dapat dicari dan tersedia di Google.

Beberapa STB bekas lain agak repot, membutuhkan perangkat tambahan untuk rancangan COM Port. Membutuhkan perangkat tranfer seperti USB Prolific (TTL USB to COM)

ZTE B760H model STB paling murah.

Unit STB sendiri mengikuti kebutuhan, ada yang disebut versi 1, 2 dan seterusnya. Perbaikan dan penambahan hardware di unit STB, berganti model dan ada lagi produk yang lebih bagus tapi lebih mahal.

Generasi ZTE B760H adalah model paling lama, paling rendah, dijual unit dan adaptor saja dibawah 50-100 ribu.
Atau bila anda memiliki unit peninggalan si provider internet, masih ada kesempatan untuk menghidupkan kembali. Silakan dicari model STB yang ada dengan Firmware yang tersedia di internet.



ZTE B760H memiliki procesor cukup dengan 4 core kecepatan 1,3Ghz, tetapi disain procesor generasi 32bit tahun 2016, atau hanya bekerja di OS Android 4.
Dirancang sampai FHD display, mendukung WIFI dan LAN. Karena setelah OS Android 5 lebih tinggi, dirancang untuk procesor 64bit.

Percobaan dari 2 versi OS Firmware untuk ZTE B760H cukup menarik. Walau ditemukan total 3 tampilan OS untuk Root versi ZTE B760H
Satu Firmware sudah dilengkapi aplikasi Play Store, tampil seperti menu UI smartphone atau tablet Android.
Satu Firmware disebut Firmware Lite, lebih ringan, tanpa PlayStore, dirancang seperti menu HomeScreen TV agar memudahkan memilih menu dari dari remote.
Kedua Firmware ZTE B760H memiliki tampilan berbeda tapi fiturnya sama.

Firmware kiri model full Play Store, Firmware kanan versi Lite

Unlock STB ZTE B760H Firmware




Proses Root dengan Firmware STB ZTE B760H hanya 5 menit.
Selesai di tranfer, lepas kabel USB.
Pasang power, HDMI ke TV, ditambahkan keyboard atau mouse atau diganti dengan remote control.
STB ZTE B760H dalam posisi fresh ketika start awal
Memasukan password WIFI, atau langsung di pasang ke kabel LAN. STB otomatis menditeksi koneksi internet.
Tinggal memasukan user login dengan nama email anda untuk registrasi ke Google seperti di smartphone, dan proses selesai.

Satu yang unik dari disain STB ZTE B760H. Menu setting koneksi untuk LAN dan WIFI juga ada di sisi kanan bawah untuk Firmware Lite.
Di menu tersebut dapat mengaktifkan setting SSID WIFI, dan LAN termasuk setting IP (seperti setting TCP/IP Ethernet di Windows).
Dan Display ada di menu tersebut, termasuk untuk mengetahui kapasitas storage yang terpakai.

ZTE B760H setting IP LAN Ethernet dan WIFI SSID Password

STB murah atau bekas kemampuan juga terbatas.

Model STB ZTE B760H dengan 1GB RAM dan 4GB storage, hanya mendapatkan sisi RAM sangat kecil. Karena sebagian besar sudah dipakai untuk OS dan aplikasi.
OS Android yang sudah tertinggal dengan Android 4.4, mungkin tidak banyak aplikasi Android dapat bekerja.


Untuk percobaan tidak masalah, atau sekedar memiliki unit STB untuk nonton TV dari monitor computer atau TV kecil.
Chatting berbasis WEB seperti Telegram dan Whatsapp, atau Zoom sebenarnya sudah tersedia.
Ke depan model STB 1GB RAM dengan procesor 32 bit, mungkin tidak banyak yang anda harapkan.
Untuk aplikasi yang sudah terinstall dari Firmware saja, software auto clean (booster) dari Firmware sering bekerja menghapus residu RAM dan Cache di internal storage STB.

Bila tertarik dengan unit STB yang baik. Disarankan mengunakan model dengan OS Android 9 atau versi lebih tinggi.
Termasuk model RAM 2GB bahkan 4GB dan internal memory lebih besar.
Fitur Voice Command, procesor lebih baik serta lebih cepat, audio jack untuk microphone, mendukung 4K 60fps, dan lainnya.
Tapi untuk STB TV sederhana saja, unit ZTE B760H masih cukup. Siapa tahu ingin mengutak utik sendiri di rumah.

Seperti biasa, artikel ini untuk informasi. Selebihnya ada di tangan anda

Apa saja yang dapat dilakukan dengan ZTE B760H STB

Anda dapat nonton TV dari aplikasi
Chatting mengunakan layar TV atau monitor, bila dilengkapi keyboard dan mouse
Mengirim dan mendownload file, bila anda menambahkan microSD.
Bila Browser mendukung, dapat chatting kirim file dari Whatsapp, atau download film Telegram
Lainnya, tergantung aplikasi yang masih dapat di install dengan kemampuan terbatas di STB.

Bila anda tertarik mengunakan Android TV tapi tidak ingin mengunakan remote control atau remote anda hilang / rusak.
Dapat memanfaatkan smartphone anda sebagai remote.



Apa yang anda hindari dengan STB murah setingkat ZTE B760H.
OS Android 4.4 sudah selesai, pengembang aplikasi Android mulai meninggalkan versi tersebut.
RAM 1GB sangat mepet alias terlalu rendah, membuat aplikasi berdesakan keluar masuk.
4GB ROM juga terlalu kecil, sistem OS saja sudah menghabiskan lebih dari separuh storage. Jadi bersiap memindahkan data aplikasi ke microSD, akhirnya anda harus menambah dana lagi.

Beberapa model STB di Indonesia

Model Procesor OS
ZTE ZXV10 B760H 1GB RAM 4 core ARMv7 32bit Android 4.4
ZTE B860H 1 / 2 GB RAM / 8GB ROM 4 core AmLogic S905x Cortex A53 Android 9 V5
Huawei EC6108V9 2GB RAM    
HG680P 4 core A53 Android 6
M96-W S905W 2GB RAM 16GB ROM S904 4 core A54 Android 7.1
MXQ Pro 4K UHD 1GB RAM Rockchip 4 core Android 9
M960 4GB RAM 4K 4GB RAM 8GB ROM RK3318 Quad-core Cortex-A53 Android 10
XZ96 Mini 1GB RAM 8GB ROM AmLogic S905W 4 core A53 Android 9
Q Plus 4GB RAM 32-64GB ROM H.265 6K H6 4 core A53 Android 9
X3 Pro S905x3 2GB RAM 4 core 64 bit Android 9
TX6 2GB RAM 16GB ROM Allwinner 4 core Android 9
MX10 Pro 4GB RAM 32GB ROM Allwinner 4 core A53 Android 9
X88 Pro 2 - 4GB RAM, 16 - 128GB ROM RK3318 4 core A54 Android 10
H96 Max 4GB RAM 64GB ROM RK3328 4 core A53 Android 8.1
X3 Pro S905x3 2GB RAM 4 core 64 bit Android 9