Science


    (Page 1 of 36)   
    « Prev
      
    1
      2  3  4  5  Next »
    Galaksi yang sedang mengalami ledakan pembentukan bintang ketika usia alam semesta baru 1 persen, terlihat galaksi menyalakan gas yang mengelilingi galaksi. Awan tebal debu mengaburkan sebagian besar cahaya, menyebabkan galaksi tampak redup bahkan bentuknya tidak teratur. Mirip menemukan mahluk mitos Yeti di hutan belantara. Teknologi saat ini hanya mampu melihat benda kabur dengan teleskop sinyal radio
    Apa yang terlihat ketika sebuah lubang hitam aktif mengkonsumsi sesuatu yang besar. Peneliti mengolah data ketika lubang hitam aktif dan memakan bintang. Yang terlempar dari lubang hitam MAXI J1820 + 070 yang tertangkap. Radiasi sinar X-ray yang kuat, disusul hitungan mili detik muncul plasma keluar dari kutub lubang hitam.Data pertama aktivitas Black Hole yang aktif diolah sebagai gambar visual.
    Komet C 2019 Q4 ditemukan dengan orbit bukan berasal dari tata surya kita. DIperkirakan asal komet dari antar bintang yang kebetulan melewati di lingkaran antar planet di tata surya kita. Peneliti Polandia menghitung Komet 2I / Borisov / C2019 Q4 tersebut. Berasal dari bintang Kruger 60. Sudah 1 juta tahun lalu berangkat, baru sampai September 2019 ke dekat Bumi.
    Bumi mengitari matahari 365 hari, apakah matahari juga mengitari benda lain. Matahari mengitari galaksi atau titik tengah galaksi. Posisi matahari berada agak ke pinggir galaksi. Lalu sudah berapa kali matahari mengorbit ke inti galaksi. Bagaimana bila melihat kecepatan dari asal alam semesta ke Bumi, seberapa cepat semuanya bergerak termasuk isi tata surya.
    Beberapt tahun ini dibangun beberapa teleskop radio. Tapi bukan mencari sinyal alien, melainkan mendapatkan adanya sinyal frekuensi 21cm. Yang berasal dari sinyal sebelum pembentukan galaksi pertama, sinyal bersumber dari 13 miliar tahun lalu jauhnya dari Bumi. Mendapatkan sinyal dari bintang generasi pertama dimana benda Black Hole sebagai materi padat belum ada di awal alam semesta. Lalu untuk apa
    Planet 51 Pegasi b penemuan planet yang mengorbit ke sebuah bintang seukuran matahari. Planet hanya memiliki waktu mengitari bintang induk dalam 4 hari saja. Keunikan planet, posisi sebagai planet ukuran gas, memiliki posisi paling depan atau dekat ke bintang.
    Seberapa besar alam semesta, dapat dilihat dengan membagi beberapa bentuk struktur raksasa. Dari planet yang dikira sebuah bintang, kumpulan galaksi yang bergabung menjadi kluster galaksi, cahaya ditengah galaksi yang disebut Fermi Bubble, sampai Supervoid atau wilayah dingin yang berada di tengah alam semesta tapi ilmuwan tidak tahu mengapa tempat tersebut relatif kosong.
    Pertama tim astronom menemukan terbentuknya 2 bintang kembar terkuunci dengan gravitasi di sebuah tata surya. Masing masing bintang terus tumbuh membesar. Bintang BHB2007 11 menjadi pengamatan penting ketika sebuah tata surya mulai terbentuk. Tapi masih jauh dari waktu pembentukan planet, kali ini berbicara tentang bintang dahulu
    Planet NGTS-10b begitu dekat ke bintang, hanya 18 jam saja setahun. Planet seperti ini mudah ditemukan juga planet langka karena orbitnya terlalu dekat ke bintang yang panas. Perlahan planet akan mendekat sampai suatu hari nanti akan ditelan dan masuk ke dalam. Kapan, tergantug kekuatan gravitasi keduanya
    Sebuah tata surya Planet  Planet  GJ 3512 ditemukan sebuah planet gas raksas. Teorinya planet tersebut seharusnya tidak ada atau tidak terbentuk disana. Karena tata surya Planet  GJ 3512 hanya sebuah bintang ukuran kecil Katai Merah. Teori umum, bintang ukuran kecil hanya melahirkan planet berbatu seukuran bumi dan berada dekat ke bintang induk.
    Sebuah lubang hitam  ASASSN-19bt telah menghancurkan sebuah bintang. Tertangkap pengamatan teleskop TESS selama 70 hari, nyaris sebelum bintang tersebut hancur disedot oleh Black Hole. Kejadian langka di alam semesta, yang hanya terjadi 10.000-100.000 tahun sekali untuk ditemukan dengan kondisi khusus.
    Ketika awal alam semesta terbentuk, tidak ada yang melihat adanya kelompok galaksi sudah terbentuk. Sekarang ditemukan galaksi purba sudah terbentuk sejak 800 juta tahun setelah dimulainya pembentukan alam semesta.Beberapa galaksi sudah mulai berkelompok, sebagai bukti protocluster.
    Awalnya peneliti sedang mencari galaksi dengan 2 lubang hitam dalam proses merger. Tetapi di galaksi SDSS J084905.51 + 111447.2 malahan ditemukan 3 lubang hitam dari 3 galaksi yang bergabung. Mengunakan beberapa instrumen baik teleskop darat dan ruang angkasa. Ditemukan kejadian langkah dan berada 10 juta tahun cahaya dari Bumi.
    Inlah penyebab mengapa bintang sedang menjadi ukuran raksasa. Ketika gugus bintang dapat mencapai jumlah 1 juta bintang. Sebagian besar bintang lahir dalam periode yang sama. Uniknya bintang di  Large Megallanic Cluster muncul bintang besar dan usianya muda. Mengapa bintang tersebut ada disana. Peneliti memberi 2 pendapat.
    Bagaimana pembentukan bintang neutron. Apa yang ekstrim dari bintang ini. Disebut juga bola besi raksasa yang berputar cepat. Luciano ahli astrofisika, benda ini hanya memiliki ukuran 12km untuk menjadi bintang neutron. Bintang pulsar J0740+6620 paling masif ditemukan setara kepadatan 2.14x  matahari
    Pertama kali percobaan manusia mengaduk semen di ruang tanpa gravitasi. Dilakukan dalam misi MICS sebagai percobaan untuk membangun tempat perlindungan di ruang angkasa. Bila berhasil, memungkinkan manusia membangun tempat tinggal dengan campuran debu di bulan atau di planet Mars.
    13 September 2019, bulan purnama terlihat di wilayah Pasifik. Disebut bulan mikro dengan jarak terjauh dari Bumi 242.100 mil, dibanding jarak rata rata 240 ribu mil. Jarak terdekat akan dicapai pada jam 4:07 AM waktu EST, atau jam 4:07 sore tanggal 19 Februari 2019 waktu WIB.
    Planet K2-18b ditemukan tahun 2015, memiliki orbit di zona habitat. Ditemukan oleh teleskop Kepler ketika planet transit di depan bintang. Mengorbit ke bintang kerdil merah atau Red Dwarf Star setiap 33 hari. Awalnya planet terlihat cocok untuk manusia. Tetapi penelitian lebih lanjut. Itu adalah Water World.
    Jumlah satu tata surya seperti matahari di dampingi 9 planet, sedangkan jumlah bintang di galaksi Bima Sakti saja mencapai 2-3 ratus milliar bintang. Berapa banyak planet di galaksi kita. Tinggal dikalikan dengan 9 dari angka rata rata.Sampai tahun 1992 baru 2 planet, tahun 2019 sudah 4000 planet lebih ditemukan. Video Nasa
    Teleskop Jamess Web selesai dan masuk tahap pengujian. Teleskop yang mampu melihat 13,5 miliar tahun ke belakang. Proses pembuatan mencapai 20 tahun. Sekarang teleskop ini hanya diam di bumi, masih dilakukan pengujian dan pertama dirakit menjadi satu teleskop lengkap. Kesalahan rancangan, bila gagal bekerja di ruang angkasa dan tidak bekerja.
    (Page 1 of 36)   
    « Prev
      
    1
      2  3  4  5  Next »

    No popular articles found.