Umur SSD apakah lebih menguntungkan dari harddisk


Hardware | 26 June 2017

Daya tahan SSD bila sudah bekerja dan normal maka umurnya sangat lama

SSD mengunakan chip NAND Flash, memiliki usia pemakaian.


Chip SSD memiliki dampak dengan degradasi, semakin banyak di write maka chip akan lebih cepat menurun kemampuannya sampai sel chip rusak.

Umur SSD dihitung dengan menurun setelah beberapa kali menulis / write data. Bukan Read tapi Write data yang perlahan akan menurunkan umur pemakaian chip SSD.

Menjadi pertanyaan berapa lama dan berapa kali chip ditulis sampai melemah dan rusak.

Rata rata SSD mampu bertahan dengan angka MTBF TB kali di tulis. Walau data ini mewakili rata rata kemampuan SSD seluruhnya, Techreport melakukan test dengan menulis berulang kali ke 6 model SSD. Pada test semua berjalan baik sampai mencapai 600TB. Bahkan Samsung 840 di kelas budget SSD mampu bertahan sampai 900TB. Jadi tidak masalah untuk pemakaian selama anda mengunakan dengan wajar.

Ada bagian menarik dari test ini. Bila harddisk rusak, yang terjadi data hilang total. Dimulai kerusakan mekanik dan lengan harddisk gagal membaca piring platter. Akhirnya harddisk tidak dapat bekerja lagi.

Berbeda dengan SSD, sel di chip yang rusak akan permanen terjadi.

Tetapi tidak merusak semua data yang ada, kecuali kerusakan pada controller chip.

Kerusakan terjadi hanya di bagian tertentu dimana sel chip sudah mengalami kerusakaan. SSD akan mengalami kelambatan menuju akhir hidupnya. Sedangkan chip lain tetap berjalan untuk menyimpan data. Untuk sel chip yang rusak dapat ditandai oleh software dari produsen agar bagian sel yang rusak tidak digunakan lagi.






Komponen SSD

Terdiri dari 3 bagian.
1. Chip NAND, memory yang  menyimpan data tanpa memerlukan power.
2. Controller chip. Berfungsi sebagai procesor. Berisi Firmware dan mengelola penulisan dan pembaca data dari chip memory
3. Memory DDR. Di model SSD terdapat DRAM chip sebagai buffer. Berfungsi untuk mempersingkat waktu Write.

Chip terbagi beberapa generasi
SLC Single Level Cell. Satu bit untuk satu sel. Kinerja dan daya tahan paling tinggi, merupakan generasi pertama SSD. Disarankan untuk penyimpanan data penting, tetapi harganya sangat mahal. Sekarang model SLC tidak dijual langsung ke konsumen.

MLC Multi Level Cell. Menyimpan 2 bit per sel. Karena ada data tambahan, keandalan MLC masih dibawah SLC. Tetapi harga chip menjadi lebih murah, dan kapasitas lebih besar.

TLC Triple Level Cell. Paling murah, kapasitas chip menjadi lebih besar. Karena menyimpan 3 bit per sel.
TLC sudah biasa digunakan untuk operasi Read. Bahkan sekarang kinerjanya lebih efisien dan digunakan untuk penyimpanan data perusahaan.
TLC diperkenalkan pertama oleh Samsung pada tahun 2012.

QLC Quad Level Cell. Menyimpan 4 bit per sel.
Awalnya tidak cukup handal, dan memerlukan penyempurnaan.
Disk SSD QLC ditawarkan lebih murah, dan terus dikembangkan agar daya tahan dapat meningkat.
Sampai Samsung meluncurkan SSD 870 QVO, sebagai SSD kapasitas terbesar bagi konsumen dengan harg amurah.

Memadatkan bit per sel.


Produsen merancang satu chip untuk menampung data lebih banyak. Ketika dikemas saling berdekatan membuat daya tahan chip kehilangan kehandalannya.
Tetapi perkembangan teknologi dapat memperbaiki masalah tersebut.

Sekarang sudah dibuat dengan lapisan agar data semakin besar. Disebut VNAND atau Vertical NAND.
NAND 24 layer tahun 2013, 32 layer tahun 2014, 48 layer 2015, 64 layer tahun 2016.
Disusul VNAND 9x layer tahun 2016, dan mencapai 1xx layer pada tahun 2019.
Membuat kapasitas SSD meningkat sampai TeraByte atau setara harddisk.

SSD adalah performa storage
Bila mengunakan SSD akan terasa performa computer menjadi stabil.
Membuka Windows lebih cepat, aplikasi lebih cepat. Karena membaca data dalam hitungan konstan
Harddisk hanya mencapai 250MB/s tapi menurun ketika membaca di sisi piring harddisk. Semakin jauh data perlu diambil dan timbul kelambatan.
SSD secara konstan memiliki kecepatan 500MB/s, karena semua di kemas dalam jalur elektronik.

Drive SSD modern rata rata mampu menangani kerusakan data dengan Firmware. Dan memberitahu ke pemakai bila ada data yang tidak bisa di simpan kedalam SSD. Bila terjadi kerusakan sel pada chip SSD, penguna akan mendapatkan peringatan.

Daya tahan SSD sudah berubah dari tahun ke tahun, semakin handal untuk usia pemakaian

Menurut pengujian Tech Report, dari 6 sampel SSD yang diuji coba.

Corsair Neutron GTX SSD mampu bertahan melewati 1000TB.
Samsung 840 Pro dan Kingston HyperX 3K di posisi kedua dan ketiga dan masih mampu bekerja setelah melewati test 700TB dari pengujian 256GB SSD.

Kapasitas pengujian disamakan dengan menulis 28000x dari seluruh kapasitas SSD. Bila SSD dibuat untuk menulis sampai penuh setiap hari, dan tidak memerlukan untuk di defrag. Umur SSD sangat lama bekerja, walau dibeberapa bagian terjadi kerusakan sel chip dan sampai semua sel benar benar mati dan SSD tidak bisa digunakan lagi.
Anda bayangkan 28000 kali, bila mengisi data setiap hari sampai penuh. Maka tinggal dibagi 28000 / 365 hari = setara 76 tahun (teori)

Intel 335 menjadi pertama mulai mengalami kerusakan sesuai batas yang ditentukan.
Sedangkan Kingston HyperX 3K terus bertahan sampai perlahan rusak.

Kedua SSD memberikan peringatan adanya sel yang rusak di dalam SSD dan meminta penguna menyiapkan data cadangan.

Samsung 840 mati mendadak dengan kesalahan Uncorrectable.

Test dari Techreport hanya mengulas kemampuan SSD dalam penulisan data, termasuk model MLC dan TLC (Samsung).

Juni 2017
Sebuah merek SSD murah mampu memiliki umur panjang. Sampai 9.1PetaByte melampaui spesifikasi Samsung 8540 Pro.
Ternyata SSD murah bukan hanya murah, tapi daya tahan yang tidak kalah kuat kata sebuah review media dari Jerman.

Pada tanggal 23 Juni 2016 mulai di uji, dan pengujian mengunakan beberapa model SSD, termasuk Crucial BX200, OCZ Triton 150, Samsung 750 EVO, Samsung 850 Pro, Sandisk Extreme Pro dan Sandisk Ultra II.
Unit yang di test mengunakan rata rata kapasitas 250GB.
Setelah satu tahun berjalan, SSD kelas pro dan terakhir yang bertahan menulis sampai 9PB
Sebelumnya satu SSD Samsung 850 Pro yang diuji tapi dijual lebih mahal, memiliki 3D MLC NAND akhirnya rusak sebelum menyentuh angka 9.1PB. Spesifikasi daya tahan SSD Samsung 850 Pro hanya tertulis 150TB write, tapi hasil pengujian membuktikan daya tahannya puluhan kali lebih lama.
Sandisk Extreme Pro mencapai 2.2PB.

Seperti perkiraan sebelumnya SSD TLC yang dibuat dengan chip lebih ekonomis, murah tapi terkendala dengan daya tahan lebih lemah dibanding MLC. SSD 3D TLC memang lebih cepat rusak, walau memiliki daya tahan diatas rata rata dari test pabrikan.

2 unit Crucial BX200 mulai rusak setelah mencapai 187TB dan 280TB
Samsung 750 Evo paket hemat mencapai 1,2PB atau setara 1.200TB
Kingston HyperX 3K 240GB bertahan sampai 850TB write sebelum memindahkan sel yang rusak dan bertahan sampai 2,1PB


Samsung 850 Pro bertahan sampai 600TB dan memindahkan sektor yang rusak dan tetap bekerja sampai 2,4PB
Samsung 840 Pro 256GB, bertahan normal sampai 400-800TB, dan memindahkan sektor yang rusak sampai 2,4PB

SSD memang lebih mahal dari harddisk. Tapi lebih aman, karena tidak mengunakan komponen mekanik. Bila harddisk bekerja terlalu panas, atau jatuh, bisa saja harddisk rusak total. Seperti kerusakan dibagian lengan / arm harddisk atau bagian head harddisk. SSD tidak memiliki 2 komponen yang penting seperti harddisk. Bekerja mengunakan chip, dari controller chip dan storage dalam bentuk chip NAND Flash.

Seandainya seseorang mengunakan penulisan data sebanyak 40GB setiap hari, maka kerusakan SSD sampai kapasitas 187TB dari hasil test terburuk untuk daya tahan SSD.

187TB setara 187.000GB. Dengan membagi 40GB write setiap hari. Hasilnya 4675 hari, tinggal di bagi 365 hari maka SSD dapat bertahan sampai 12,8 tahun minimum. Artinya SSD baru rusak setelah 13 tahun

Tidak paranoid dengan batas kekuatan SSD

Ciri SSD mengalami kerusakan.

SSD memiliki daya untuk mempertahankan data di dalam chip. Rentan terhadap lonjakan daya. Tapi tidak perlu khawatir, kita berbicara pemakaian tahunan.

Bila SSD mulai tidak normal. Gejalanya kerusakan memang berbeda dengan harddisk.

Harddisk akan berbunyi tidak menentu, baik ketika di boot. Atau ketika bekerja dan sering terdengar bunyi berulang kali.
SSD tidak bersuara ketika mengalami kegagalan. Disini diperlukan perangkat software untuk memeriksa. Biasanya bagian sel pada chip yang usang.

Software CystalDiskMark dapat memeriksa kondisi blok SSD yang mengalami masalah.
Akan ditunjukan dengan Bad Blocks. Sebelum memeriksa sebaiknya membackup data yang ada.

Data di SSD hanya di Read Only tapi tidak dapat di Write. Salah satu gejala masalah SSD. Tapi gejala ini amat-sangat-jarang terjadi.
Dalam praktek, keping sel yang rusak dapat dilompati dan tidak digunakan untuk sementara waktu

Ini masalah terbesar ketika mendapat kabar buruk dari SSD.
SSD dapat saja total berhenti bekerja, tidak terditeki, bahkan tidak memberi peringatan dini sebelum kerusakan fatal. Dibawah ini beberapa ciri yang harus di waspadai

Bad block errors: Data tida dapat ditulis ke SSD, secara acak SSD macet atau secara acak crash
Cannot write to disk: Pesan tersebut menandakan SSD sudah bermasalah
File system repair: Sistem repair sering diminta oleh Windows
Boot crashes: OS Windows tidak dapat melakukan Boot
Read-only: SSD mendadak hanya dapat menulis data.

Bila tanda tanda tersebut sering muncul, ada baiknya melakukan backup sedini mungkin.

Merawat SSD

Tidak banyak yang harus di lakukan dengan SSD karena tidak perlu.

Tipe storage Harddisk SSD
Pengerak mekanik VSchip Mengunakan lengan penyimpan data. Platter harddisk untuk menyimpan Tidak ada pengerak mekanik
Tahan benturan Ada resiko rusak ketika jatuh Tidak ada kerusakan bila terjatuh
Defrag Perlu di defrag untuk merapihkan tata letak data di platter / piring harddisk Tidak perlu bahkan tidak boleh di defrag
Usia dengan pemakaian Relatif tidak ada kecuali platter mengalami kerusakaan seperti Bad Sector, kerusakan lengan pengambil data dan kondisi fisik mekanik. Dihitung berdasarkan Write data ke setiap chip. Setiap kali chip di tulis, dihitung satu kali umur pakai di sel chip SSD
Kecepatan tranfer Dihitung berdasarkan letak data di platter. Semakin ke tepi, pengambilan dan penulisan data semakin lambat. Kecepatan teori maksimum tertera pada spesifikasi, prakteknya tergantung dimana letak data di simpan. Tidak di pengaruhi penempatan data, karena semua chip dapat di alamatkan oleh controller chip Kecepatan tranfer stabil dan maksimum sesuai spesifikasi pabrikan
Kecepatan pengambilan data Dihitung dari letak data, dan kecepatan SATA Dihitung dari kecepatan IOPS atau Input Output tranfer jumlah data.
Batas kecepatan SSD Mengunakan SATA 6Gbps, prakteknya antara 250MB perdetik maksimum atau lebih rendah Mengunakan beberapa interface. SATA mencapai 500MB/s model ukuran seperti harddisk 2,5 inci, dengan PCIe mencapai 4GB/s untuk media card yang terpasang langsung ke board computer
Harga Relatif lebih ekonomis Relatif 2x lebih mahal dari harddisk. SSD performa lebih mahal dari standar SSD. Tetapi kecepatan akan lebih cepat dibanding mekanik seperti harddisk. Kapan turun, mungkin tidak lama lagi (2020)

Usia SSD terkait dengan berapa banyak data di Write Cycle.

Dari masalah kerusakan yang tidak umum.
Untuk pemperpanjang usia pemakaian SSD. Ada cara mudah untuk merubah OS Windows agar tidak terlalu mengunakan storage SSD untuk menulis data yang sebenarnya tidak perlu.

Tip merawat SSD pada link ini yang harus dilakukan bila mengunakan OS Windows

Berita terkait
CBN menyediakan jaringan internet fiber optik tersedia 20, 50, 100, 300 Mbps dan 1Gbps dengan CBN Internet Fiber. Paket CBN Xstream Combo dari Silver, Gold, Platinum dan Diamond. Bonus Speed Booster, pembayaran dimuka, paket diskon, tanpa dikenakan sewa perangkat modem. Paket Xtraspeed akan berakhir 8 Juni 2021 untuk pelanggan 60Mbps atau lebih rendah

Internet fiber murah seratus ribuan atau yang paling mahal yang lebih baik. Mengapa provider internet rumah menawarkan paket berbeda. Bagaimana pasang internet murah, bisa dikenali kabel fiber optik yang lewat di depan rumah. Bagaimana menghitung biaya internet bulanan, internet promo, tarif internet, biaya sewa modem, set-top box harus diperhitungkan.



Tren harga SSD turun sejak pertengahan tahun, Sandisk SSD keluar dari daftar. Tetap dikelas budget untuk SSD harga hemat adalah Crucial MX500 kapasitas 500GB, 1TB menembus dibawah 100 dollar. Adata XPG SX8200 Pro 1TB tampil di semua kelas. Dengan kapasitas 1TB harga lebih hemat dan bentuk modul Add on Card.

SSD tidak perlu dilakukan defrag, karena sistem kerjanya dengan harddisk. SSD mengunakan sistem TRIM agar SSD lebih awet dan didukung Windows 7 atau versi lebih tinggi. Windows 10 bug masih bermasalah sampai November 2020.

Berapa banyak harddisk gagal bekerja setelah lama dipakai. Pabrikan menyebut 600 ribu jam, tapi ada saja yang gagal sebelum waktunya. Apakah SSD lebih baik. Keduanya memiliki resiko yang sama, dan berbeda dengan data yang diberikan oleh produsen. SSD atau Harddisk lebih baik.

Data dari American Customer Satisfaction, penguna perangkat elektronik lebih puas mengunakan computer desktop yang besar, walau mereka sudah memiliki tablet dan notebook. Penguna notebook hanya memiliki kepuasan score 76, tablet lebih tinggi dengan 80.

Windows 7 Home Premium hanya menampilkan 16GB walau dipasang sampai 20GB. Tidak semua OS Windows 64bit mendapatkan akses RAM diatas 4GB. Salah install atau Windows yang membatasi, masing masing OS memiliki lisensi tersendiri



Samsung masih memiliki 2 model SSD baru, Samsung SSD 845DC EVO dan 845DC Pro. Keduanya berbeda dalam disain chip. Samsung 845DC Pro memiliki kapasitas 400 dan 800G, mengunakan chip 3DV NAND 24 layer tech untuk intesitas write.

Kapasitas 256GB hanya $109, tampil di Amazon.com. Memiliki kecepatan tranfer antara 550MB dan 300 atau 500MB untuk read dan write. Kapasitas 256GB dan 512GB mengunakan chip 16nm 128GB Nand.

Tidak, tetapi bisa membuat komponen bekerja terlalu panas. Debu menghalangi proses pendinginan dari fan computer. Apa alasannya debu yang menempel di komponen computer belum tentu merusak langsung




No popular articles found.